
Sampai di depan rumah nya, Ara disuruh masuk kemobil sama Raka.
"Kita bicara didalam mobil saja ya Ra.. takut ada yg melihat " kata Raka
"Ya Ka, kalau begitu buruan bicara nanti orang tuaku bangun"kata Ara merasa takut
Raka tiba-tiba menggenggam dengan erat kedua tangan Ara.
"Aku ikhlas kalau kamu menikah dengan Arya.Semoga kamu bahagia dengannya. Kalau kamu bahagia, maka aku juga akan ikut bahagia , karena cinta tidak harus memiliki "jawab Raka
"Terima kasih ,karena kamu sudah mencintaiku. Carilah wanita yg lebih baik dari aku . Kamu pantas mendapatkan seorang wanita yg lebih baik dari aku"
"Aku tidak akan mencari wanita lain,aku akan tetap mencintaimu selamanya "kata Raka sambil melihat wajah Ara
"Jangan bicara seperti itu Ka! Cobalah mencintai wanita lain . Aku mohon sama kamu ! "
Raka begitu sedih dengan semuanya .Dari pertama mengikuti mobil Arya sampai di rumah Ara air matanya terus mengalir. Dia begitu mencintai wanita itu dari dulu .
"Aku akan mencoba,tapi aku tidak bisa berjanji sama kamu "
"Iya Ka,mudah-mudahan kamu bisa melupakan cintamu itu ke aku "
"Ara lihat aku "kata Raka menatap wajah Ara
Raka memegang kedua bahu Ara
"Ada apa Ka ? "jawab Ara sambil membalas menatap wajah Raka
"Jika suatu saat nanti ada masalah kamu bisa curhat ke aku , kalau dia menyakitimu katakanlah padaku ,karena aku akan melindungimu saat kamu susah "
"Iya Ka ,terimakasih"
"Berjanjilah padaku kalau kamu akan menepati janjimu itu, anggap saja kalau aku adalah teman dekat mu "
"Iya aku berjanji sama kamu "
Raka lalu memberi Ara sebuah kotak yg dibungkus begitu rapat.
__ADS_1
"Ini untukmu Ra, jangan dibuka sekarang kadoku . Kalau kamu nanti merasa dalam kesusahan kamu bisa membuka kadoku ini. Dan jangan beritahu siapa pun masalah kado ini ,terutama suami mu "
"Ini kado apa Ka ?" tanya Ara penasaran
"Anggap saja hadiah untuk pernikahanmu nanti"
"Kamu kan sudah memberiku hadiah sandal yg tadi" kata Ara
"Anggap saja aku memberi 2 kado. Sandal itu akan selalu menjagamu ,dan kotak ini akan membantumu saat kamu kesulitan nanti "
Ara yg mendengar itu langsung menangis.
"Tolong jangan menangis Ra! Kamu akan menikah jadi harus tunjukan wajah bahagiamu . Dan kamu juga harus mencoba menerima suamimu itu "
"Iya Ka"
"Apa aku boleh memelukmu untuk yg terakhir kalinya .."tanya Raka
"Boleh Ka "
"Ingat kata-kataku,anggaplah aku temanmu . Kalau ada masalah curhatlah padaku . Sekarang masuklah kerumah ,nanti Ibu dan Bapak tahu kamu keluar" kata Raka sambil mencium kening Ara
"Iya Ka,selamat malam " kata Ara dan langsung keluar dari mobil Raka
"Selamat malam juga Ra "
Setelah itu Ara masuk kedalam kamar secara diam-diam .Hati Ara begitu sakit dengan semuanya,dia menangis hingga ketiduran.
Besoknya Ibu membangunkan Ara untuk sarapan pagi tapi dia tidak mau bangun. Jam sudah menunjukan pukul 10:00 tapi Ara belum bangun. Hari ini dia tidak bekerja ,karena besok lusa dia akan menikah . Dan dia sudah ambil cuti 2 minggu.
"Nak ,ayo bangun. Ini sudah jam 10:00 "
"Bentar Bu"kata Ara dengan malas
"Kamu lusa sudah akan menikah jadi jangan bangun kesiangan begini "
"Iya Bu,aku bangun"
__ADS_1
"Kamu kenapa Ra..kok tumben jam 10:00 tidak mau bangun..Apa ada masalah..Kalau ada cerita ke Ibu "
"Kalau aku cerita apa Ibu tidak akan marah .."
"Iya,Ibu janji tidak akan marah "
Ara lalu duduk disamping Ibunya
"Bu ,kalau seandainya aku mempunyai seorang kekasih apa pernikahan itu bisa dibatalkan .."
"Ara ..kamu bicara apa nak . Walau kamu memiliki kekasih pernikahan itu akan tetap terjadi. Karena Bapakmu berhutang budi sama keluarga Arya terutama Arya "
"Berhutang budi apa Bu.."
"Dulu usaha bapakmu hampir kena tipu . Untung Arya dan Papanya membantu .Kalau tidak ada yg membantu, mungkin usaha bapakmu sudah bangkrut dan rumah ini mungkin sudah terjual kalau tidak ada mereka . Jangan bicara seperti itu Ra ,kalau kamu sudah memiliki kekasih maka lupakanlah dia. Belajarlah mencintai Arya ,Ibu yakin suatu saat nanti kamu akan bisa mencintai Arya. Apalagi dia sangat mencintaimu "
"Iya Bu ,aku akan mencobanya"kata Ara sedih
"Ya sudah kalau begitu ,kamu sebaiknya sekarang mandi ,habis itu baru makan "
"Ya Bu "
Hari ini Ara tidak bersemangat apa pun . Ponselnya berkali-kali berbunyi tetapi tidak dia pedulikan . Arya berkali-kali menelponnya tapi tidak dia hiraukan. Setelah mandi dia langsung makan lalu kembali lagi kekamarnya untuk mengambil ponsel .
"Maaf Kak ,aku tadi bangun kesiangan, jadi tidak tahu ada telepon" kata Ara mengirim pesan ke Arya
Tiba-tiba ponselnya sudah berbunyi lagi
"Hallo Ra,kamu sudah makan ? "
"Sudah Kak,baru saja aku makan"
"Aku cuma mau bertanya itu saja, tapi kamu lama sekali mengangkat telepon dari aku" kata Arya marah
"Maaf kak "kata Ara cemberut
Lalu telepon dimatikan sama Arya begitu saja.
__ADS_1