Menderita Setelah Menikah

Menderita Setelah Menikah
Arya


__ADS_3

Viona begitu marah karena Ara menampar wajahnya.


" Kenapa ? Sakit ? Hati saya lebih sakit dari tamparan itu ! Kesalahan apa yang saya perbuat sama kamu? Kenapa kamu tidak pernah berhenti mengganggu hidup saya ?" Teriak Ara yang bicara dengan wajah berapai-api pada Viona .


"Viona, saya akan membawa masalah ini ke jalur hukum. Karena kamu sudah memfitnah istri saya dengan foto hasil editan seperti ini," ucap Bian dengan wajah yang telihat begitu marah.


Namun , Viona masih saja menyangkalnya.


" Jangan asal bicara,aku tidak sepicik itu!" sergah Viona tidak terima


" Kamu bisa lihat tanggal yang ada pada vidio itu. Pada hari dan waktu yang tertera di vidio itu saya kabur dari rumah ini karena ulah kamu. Harusnya kamu masih ingat kejadian itu," tutur Ara dengan tenang,meskipun hatinya sangat sakit atas apa yang di lakukan Viona.


' Sial ! Kenapa bisa seperti ini ? Dasar orang-orang bodoh ! Kenapa mereka tidak menghapus tanggal yang ada pada vidio itu ! Kalian lihat saja apa yang bisa aku lakukan setelah ini ! ' erang Viona di dalam hatinya.


Namun bukan Viona namanya jika dia langsung.


" Kalian boleh saja menganggap jika itu adalah hasih editan , tapi vidio itu beneran asli. Kalian bisa cek sendiri ke pakar telematika untuk mengetahui ke asliannya ," ucap Viona berbohong.


Viona masih berusaha meyakinkan semuanya agar percaya dengan apa yang dia tunjukkan, tapi sebenarnya dia merasa takut jika nanti Bian benar-benar membawanya ke jalur hukum.


"Bawa orang itu kemari," teriak Bian pada seseorang yang ada diluar.Dan orang itu kemudian masuk.


Viona berbalik badan menatap seseorang yang sedang berjalan ke arahnya. " Rio!" Ucapnya kaget saat melihat orang yang dia kenal datang.


Tidak hanya Rio yang datang menemuinya, tapi orang tuanya juga ikut bersamanya.


" Cepat kalian bersihan nama baik istriku, kalau tidak aku akan membuatmu mendekam di penjara selamanya," kata Bian berteriak marah


Sedangkan anak buah Bian sudah bersiap-siap ingin merekam semuanya.


" Kalian semua tidak usah percaya dengan apa yang ditunjukkan oleh Viona, semua ini hanya rekayasa dia saja. Untuk istrinya Pak Bian, saya minta maaf atas apa yang terjadi. Ini semua salah saya ,"ucap Rio. Dan semua orang jadi bingung dengan ucapannya.


" Apa maksudmu ? " tanya Aris

__ADS_1


"Viona menjebak saya , dia memaksa saya untuk mengikuti semua rencananya. Awalnya saya kira dia mencintai saya,tapi setelah mengetahui semuanya saya baru mengerti," tutur Rio dengan wajah tertunduk


"Rio ,tolong jelaskan apa maksud ucapan kamu!" Pinta Papa Viona


"Maaf Om, wanita yang ada di vidio itu memang bukan istri Pak Bian, tapi Viona dengan saya."Kata Rio


Rio merasa sangat malu karena harus  mengaku di depan banyak orang seperti saat ini, tapi dia juga tidak mau membuat wanita lain yang tidak tahu apa-apa mendapatkan masalah karena keegoisan seorang Viona.


"Apa ? ! " Semua orang tersentak dan tidak percaya dengan pengakuan Rio, terutama orang tua Viona.


"Iya ,Bu. Ini vidio aslinya, " ujar Rio sambil menyerahkan vidio aslinya.


Saat mereka membuka vidio yang di berikan Rio,mereka lalu mencocokkan dengan vidio yang ada di laptop Viona.


Papanya melempar laptop itu dengan sangat kuat, raut wajahnya seperti bara api yang menyala.Hatinya begitu sakit melihat anaknya seperti ini.


" Viona!" Pekiknya menggema memekakkan telinga.


PLAK


" Keterlaluan sekali kamu ! Kami selalu menuruti semua keinginanmu , tapi kamu selalu membuat masalah. Kamu sudah mempermalukan keluargamu sendiri, setelah ini mungkin kami tidak akan berani keluar rumah." Ucapnya dengan mata memerah dan berkaca-kaca.


" Papa,Mama , tolong maafkan aku! Aku sengaja melakukan ini karena tidak rela Aris menikah dengan wanita lain, karena aku sangat mencintainya." Kata Viona yang sudah meneteskan air mata.  Tetapi orang tuanya hanya diam saja , dan meninggalkannya begitu saja.


" Sangat memalukkan sekali ! " cibir salah satu tamu yang datang sambil menatap Viona dengan sinis.


"Ayo kita pulang!  Tidak ada gunanya meladeni orang tidak waras seperti dia," timpal yang lainnya sambil menatap Viona


" Sebenarnya saya kasihan sama kamu, sampai segitunya kamu ingin mempermalukanku. Tapi kamu lihat apa yang terjadi sekarang ? Senjata yang kamu gunakan justru berbalik ke tuannya sendiri," ujar Ara


" Viona , kamu keterlaluan sekali. Kamu seperti iblis. Mulai saat ini aku sudah tidak menganggapmu sebagai sahabatku lagi . Dan jangan pernah perlihatkan wajahmu di depanku lagi," teriak Aris dengan wajah merah padam


Viona sudah tidak bisa berkutik,niat ingin membuat Ara di benci oleh keluarganya malah dia sendiri yang di benci oleh keluarganya.

__ADS_1


" Ara ,aku mohon maafkan aku.Apa kamu tidak bisa cerai dari Bian dan kembali kepadaku ? Aku janji akan selalu percaya padamu , " ucap Aris sambil meneteskan air mata.


" Iya, nak. Maafkan kami yang begitu bodoh. Kami janji akan selalu percaya padamu . Tolong, ceraikan Bian dan kembalilah dengan Aris,Ibu mohon nak." Kata Ibunya menangis


" Kalian kira aku ini sebuah barang yang bisa di lempar kesana - sini ? Jujur aku kecewa dengan kalian , selama ini kalian tidak pernah percaya dengan ucapanku. Ibu Nining ,dan Bian yang baru aku kenal begitu yakin kalau aku tidak seperti itu, tapi kalian yang sudah merawatku dari kecil tidak pernah percaya dengan ucapanku sama sekali." Sahut Ara sambil menangis terisak-isak


" Sayang, sudah jangan menangis lagi. Lebih baik sekarang kita pergi dari sini." Ujar Bian.


Namun tiba-tiba Arya menghampiri mereka.


" Ara, maaf aku terlambat datang kemari. Semoga kamu dan Pak Bian selalu bahagia, dan sekalian aku ingin memberikan ini ," sambil menyerahkan kartu undangan pernikahan pada Ara.


" Dari mana Kakak tahu aku menikah ?" Tanya Ara dengan alis mata terangkat.


" Aku di undang sama Kak Aris," jawab Arya


"Jadi kamu akan menikah dengan gadis itu ? " tanya Bian sambil menatap kartu undangan itu


"Iya Pak, " jawab Arya menunduk


Arya ingin menikah lagi karena ingin memenuhi permintaan almarhum Ibunya. Dan dia akan menikah dengan seorang perawat yang ada di rumah sakit Bian.


" Apa kamu mengenal suamiku ? " tanya Ara bingung


" Tentu aku mengenalnya, suamimu ini adalah pemilik rumah sakit tempat almarhum Ibuku melakukan cuci darah. Dia sudah banyak membantuku selama ini. Di kota ini dia memiliki 2 rumah sakit . " tutur Arya sambil menatap Bian dan Ara


" Jadi kamu memiliki rumah sakit juga?" tanya Ara sambil menatap suaminya.


"Iya,memang kenapa ? " tanya Bian bingung


"Memangnya kamu bisa mengurus semuanya ? " tanya Ara heran


" Tenang saja,ada orang kepercayaanku yang mengurus semuanya. "Ucap Bian sambil tersenyum.

__ADS_1


Keluarga Ara tampak terkejut mendengar ucapan Arya.


Setelah itu mereka lalu pergi dari rumah itu, sedangkan Ibu Nining sudah pulang duluan bersama si kembar.


__ADS_2