Mira

Mira
Bab 101


__ADS_3

Clara datang lagi ke rumah Mira, dia sangat khawatir dengan keadaan Mira. Mira mempersilakan Clara untuk masuk ke dalam rumah.


"Mira, bagaimana keadaan kamu?" tanya Clara.


"Sudah membaik kok, tante," ucap Mira.


"Ini ada oleh-oleh buat kamu," kata Clara, sembari menyerahkan bingkisan oleh-oleh pada Mira.


"Terimakasih, tante. Kenapa tante repot-repot begini?" ucap Mira.


"Rumah tante dekat dengan pusat oleh-oleh, jadi gak repot," kata Clara, tersenyum ke arah Mira.


Kedatangan Clara membuatnya takut Lian marah lagi, Mira mengirimkan pesan pada suaminya. Lian tau kalau Clara sangat baik dengan Mira, karena itu dia memperbolehkan untuk bertemu. Tetapi Lian tetap melarang Mira, agar tidak terlalu dekat.


Lisa yang berada di dalam rumahnya, tidak sengaja melihat mobil Clara yang terparkir di depan rumah Mira.


"Mamah Aldo kebangetan, sebenarnya menantu dan anaknya siapa? malah datang ke rumah Mira," gerutu Lisa.


Karena penasaran dengan apa yang dilakukan Clara di rumah Mira, dia datang ke rumah Mira.


"Lisa, ada apa?" tanya Mira, saat membuka pintu.


"Boleh aku masuk ke dalam?" tanya Lisa.


"Silahkan Lisa, tante Clara juga ada di dalam," jawab Mira, kemudian mereka duduk di ruang tamu.


"Mamah, ada disini juga?" tanya Lisa.

__ADS_1


"Gak usah basa-basi! mau apa kamu ke sini?" tanya Clara dengan ketus.


Mira hanya diam, karena tidak mau terlalu ikut campur urusan mereka. Dia juga sudah tau bagaimana perlakuan Clara pada Lisa.


"Mah, tadi Lisa tidak sengaja melihat mobil Mamah. Jadi Lisa datang kesini," jelas Lisa.


"Tante, kenapa tidak memberitahu Lisa tadi? Mira tidak enak sama Lisa," ucap Mira.


"Kamu pasti senang sekali Mira, kalau keluarga kami tidak akur," ucap Lisa.


"Justru kamu yang membuat keluarga ku tidak akur, kamu menghancurkan semua!" ucap Clara, sembari menatap Lisa.


"Mengapa Mamah selalu menyalahkan aku? selama ini aku sudah cukup diam," kata Lisa.


Mira memijat keningnya, dia pusing mendengar Lisa dan Clara berdebat. Ingin rasanya Mira mengusir mereka, tetapi tidak akan tega Mira melakukan.


"Sudah tidak usah mulai!" bentak Clara pada Lisa.


,


"Semua ini gara-gara kamu, Mira!" teriak Lisa.


"Lebih baik tante kejar Lisa, biar tidak ada kesalahpahaman," ucap Mira.


"Biarkan saja, paling juga ngadu ke nenek Aldo," kata Clara.


Mira takut kejadian seperti waktu itu terulang lagi, apalagi kalau Lian tau kejadian ini tadi.

__ADS_1


"Tante, aku tidak mau mereka selalu menyalahkan aku," kata Mira.


Clara kemudian berpamitan untuk ke rumah Lisa, dia ingin bicara dengan Lisa. Setelah sampai mereka kembali berdebat.


"Akhirnya Mamah mau juga kesini," ucap Lisa.


"Ini rumah anak saya! kenapa?" kata Clara.


"Mah, kenapa cara Mamah memperlakukan aku dan Mira berbeda? aku menantu Mamah," kata Lisa.


"Iya, memang kamu menantuku. Tapi, sikap kamu yang membuat Mamah tidak suka," kata Clara.


"Aku sudah mencoba berubah, tetapi Mamah tetap benci sama aku," kata Lisa.


"Ada apa ini?" tanya Aldo, yang baru saja datang.


"Aldo, akhirnya kamu sudah pulang. Mamah tadi dari rumah Mira," ucap Clara.


Aldo bertambah kesal dengan Mamahnya, karena dia tidak mau Mira dalam masalah.


"Kenapa keluarga kita selalu membuat masalah untuk Mira? lebih baik Mamah jangan mengganggu Mira lagi," kata Aldo.


"Itu semua karena istri kamu," kata Clara.


Aldo bertanya pada Lisa soal ucapan Mamahnya, tetapi Lisa tidak mau menjawab.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2