
Halo jumpa lagi π€π€
Happy Reading π
πΉ
πΉ
Aldo pulang dari kantor tidak mendapati istrinya di rumah, bahkan ponselnya juga tidak bisa di hubungi. Dia merasa kebingungan untuk mencari Lisa di mana, mencoba menghubungi mertuanya untuk menanyakan di mana Lisa tetapi tidak ada di sana.
"Tok... tok... tok...
Suara ketukan pintu rumah Mira, Lian bergegas membuka pintu rumahnya, ternyata Aldo yang datang.
"Aldo, ayo silahkan masuk!" ucap Lian, lalu Aldo mengikuti Lian duduk di ruang tamu.
"Lian, apa Lisa tadi datang kesini?" tanya Aldo.
"Tidak, aku dan Mira juga baru pulang. Ada apa, Do?" ucap Lian, bingung kenapa tiba-tiba Aldo mencari Lisa ke rumahnya.
"Sebenarnya tadi pagi kita bertengkar, aku benar-benar belum bisa membuka hati untuk Lisa," ucap Aldo, menjelaskan pada Lian.
"Do, kamu harus berubah! jangan ke makan omongan Sandra yang selalu minta kamu untuk menemaninya," kata Lian.
"Aku dan Sandra tidak ada hubungan apa-apa, kamu jangan salah paham," ucap Aldo, masih saja mengelak.
__ADS_1
Lian masih menasehati Aldo, dia tidak percaya dengan kata-kata Aldo. Dia juga menyuruh untuk mencari Lisa secepatnya, sebelum dia menyesal. Aldo segera pulang ke rumahnya, dia berencana ke tempat nenek untuk mencari keberadaan Lisa.
Di rumah nenek Lisa juga tidak ada, nenek marah kepada Aldo.
"Sekarang cepat kamu cari Lisa!" suruh nenek, yang begitu kesal dengan Aldo.
"Nek, ini sudah malam. Besok Lisa juga pulang," jawab Aldo, menolak perintah neneknya.
"Kamu jadi laki-laki tidak bertanggung jawab! harusnya kamu segera mencari istrimu!" bentak nenek.
Aldo semakin pusing, dia memutuskan untuk pulang ke rumah dan beristirahat.
Keesokan harinya Lisa berada di pinggir jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dia ditemukan oleh seseorang dan di bawa ke rumah sakit. Orang itu meninggalkan Lisa tanpa tau keadaan Lisa sudah sadar atau belum. Lalu dia mengirimkan sebuah pesan kepada Aldo untuk memberi tahu kalau istrinya berada di rumah sakit.
Sesampainya di kantor Tio menceritakan kepada Lian, agar tidak ada salah paham dengan Aldo.
"Kenapa kamu tidak menunggu keluarganya datang?" tanya Lian.
"Tidak, aku takut dikira membawa kabur istri orang," jawab Tio, membuat Lian terkekeh mendengar jawabannya.
"Ini beda lagi, kamu menemukan dia dalam keadaan tak sadarkan diri. Tidak mungkin keluarganya akan menyalahkan kamu," ucap Lian.
"Pokoknya aku tidak mau terlibat urusan mereka, apalagi mamahnya itu," kata Tio.
Lian lalu menyuruh Tio untuk segera melanjutkan pekerjaannya, karena siang nanti mereka akan meeting di luar bersama rekan kerjanya.
__ADS_1
Aldo yang mendapat pesan segera datang ke rumah sakit tersebut, dia mencari keberadaan Lisa. Tubuh Lisa terbaring di ranjang pasien dengan terpasangnya selang infus di tangan kirinya. Dia lalu mendekat ke arah Lisa, lalu meminta maaf. Lisa juga belum ada tanda-tanda sadar diri.
Aldo kemudian bertanya kepada dokter yang menangani Lisa, dia bertanya istrinya sakit apa, kenapa bisa pingsan. Dokter juga sudah menjelaskan kalau Lisa hanya kelelahan dan butuh istirahat.
"Bapak tenang saja, istrinya nanti juga sadar," ucap Dokter.
"Iya, Dok! kalau begitu saya pamit keluar dulu!" kata Aldo, kemudian dia masuk ke dalam ruangan di mana Lisa sedang di rawat.
Aldo juga sudah menghubungi mamah Lisa, mamah Lisa sangat marah kepada Aldo.
"Aldo, kenapa Lisa bisa seperti ini? kamu ini bagaimana jadi suaminya!" marah mamah Lisa.
"Mah, maafkan saya," ucap Aldo, dengan rasa penyesalan.
"Awas saja kalau terjadi apa-apa sama Lisa!" ucapnya, lalu masuk ke ruangan di mana Lisa berada.
Sementara Aldo segera menghubungi nenek dan mamahnya, dia tidak mau neneknya ikut khawatir memikirkan Lisa.
Bersambung.....
Maaf ya di part ini hanya sedikit karena sedang tidak enak badan. Semoga besok bisa lanjut lagiππ€
Terimakasih semuanya atas dukungannya π₯°π₯°
...β€β€β€β€β€...
__ADS_1