
Lisa memikirkan lagi apa yang di bilang Mira dan Susi, mereka ada benarnya juga.
Aldo mungkin butuh waktu untuk menerima pernikahannya, Lisa memutuskan untuk kembali ke apartemen yang dia tempati bersama Aldo.
Dia akan menunjukkan kepada Aldo, kalau dia bisa menjadi seperti Mira.
"Iya, aku harus berubah seperti Mira, untuk mempertahankan pernikahan ini, aku harus tunjukkan pada Aldo," ucap Lisa dalam hati.
Setelah sampai di apartemen Lisa mulai belajar memasak, tetapi gagal makanan yang dia buat rasanya asin semua. Dia merasa putus asa ternyata memang tidak mudah menjadi Mira, sekarang dia mulai sadar kenapa Aldo sangat mencintai Mira. Walaupun terbilang bukan dari kalangan orang berada, tetapi Mira sangat rajin berkerja, pintar memasak dan sangat mandiri.
Lisa menyiapkan masakan tadi di meja makan, setelah selesai dia menunggu Aldo di ruang tamu sampai ketiduran.
Aldo saat ini sedang perjalanan pulang dari pantai, karena dia harus menemui rekan bisnisnya lebih dulu.
Setelah sampai di apartemen dia kaget melihat Lisa yang sedang tertidur di ruang tamu, dia tidak membangunkan Lisa. Aldo berjalan menuju kamarnya lalu mandi, selesai mandi dia ke dapur untuk mengambil minum di lihatnya di meja makan sudah tertata rapi masakan Lisa.
Aldo lalu membangunkan Lisa dan mengajaknya untuk makan bersama.
"Lisa, ini kamu yang masak?" tanya Aldo, sambil mengambil nasi.
"Iya, tadi aku belajar masak, buat kita makan, Do," jelas Lisa.
"Aku makan ya? kayaknya ini enak banget," ucap Aldo, lalu menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, betapa terkejut masakan Lisa sangat asin.
Aldo hendak memuntahkan isi mulutnya tetapi dia masih menghargai Lisa, lalu melanjutkan mengunyah dan meminum air putih.
"Bagaimana enak tidak?" tanya Lisa, padahal dia sudah mencicipi kalau masakan dia asin semua.
"Enak banget, ayo makan Lisa!" menyuruh Lisa untuk makan juga.
Dengan terpaksa Lisa mengambil makan yang dia buat lalu memakannya, karena tidak kuat dengan rasa asin dia pergi ke toilet untuk memuntahkan makanan itu.
"Kenapa Aldo berbohong, bilang kalau masakan aku enak, aku yang makan saja sampai muntah begini," ucap Lisa dalam hati.
Aldo mengetuk pintu toilet itu, untuk menanyakan keadaan Lisa.
__ADS_1
"Lisa, kamu kenapa?" tanya Aldo, khawatir dengan Lisa.
"Do, kenapa kamu bohong sama aku?" tanya Lisa.
"Bukannya kamu masak sudah di cicipi," ucap Aldo, sambil melangkah menuju dapur untuk mengambil minum buat Lisa.
Lisa terdiam membisu dengar jawaban Aldo, ternyata Aldo tak sebodoh yang dia pikir.
ππππ
Lian malam ini melamar Mira di sebuah restoran yang sangat mewah di kota itu, dia sudah menyiapkan semuanya dari sebulan yang lalu. Acara ini hanya di hadiri oleh kerabat terdekat dan teman Lian.
Hari ini adalah hari yang spesial buat Lian dan Mira, karena malam ini akan menjadi kenangan dalam hidup mereka.
Acara berjalan dengan lancar dan tidak ada halangan, para tamu undangan mengucapkan selamat kepada Lian dan Mira secara bergantian.
"Mira, apa kamu bahagia?" tanya Lian, jantungnya berdetak hebat menunggu jawaban Mira.
"Iya, aku sangat bahagia Lian, terimakasih sudah mewujudkan impian aku, untuk menjadi pendamping hidupmu..." ucap Mira lirih.
Ayah Mira sangat bahagia, inilah yang dia nantikan selama ini. Kebahagiaan Lian dan Mira adalah cita-cita yang ingin segera dia wujudkan. Sekarang dia merasa sangat tenang tinggal selangkah lagi putra dan putri nya akan segera menuju hari paling istimewa dalam hidupnya.
"Lian, tolong jaga Mira ya!" ucap Ayah Mira, sambil memeluk Lian.
"Ayah, kenapa ngomong begitu? Lian pasti jaga Mira, karena Mira adalah belahan jiwa Lian, yah," ucap Lian, meyakinkan Ayah Mira.
"Mira, kamu juga harus bisa menghargai Lian, sebagai suami kamu nanti," ucap Ayah Mira, memeluk putri semata wayangnya itu.
Mira hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum. Mereka melanjutkan acaranya, dengan menyambut tamu yang masih berdatangan.
Susi datang sendiri ke acara Lian dan Mira, dia berusaha datang ke acara ini walaupun jarak yang di tempuh sangat jauh.
Saat akan mengambil minuman dia tidak sengaja menabrak seseorang, membuat baju keduanya basah terkena minuman yang dia pegang.
"Maaf, aku tidak sengaja, Pak," ucap Susi, sambil menundukkan kepala karena takut orang itu marah.
__ADS_1
"Jangan panggil pak! kenalkan nama saya, Tio," ucap orang itu sambil mengulurkan tangan ke Susi
"Susi," ucap Susi sambil menyambut uluran tangan Tio untuk berjabat tangan.
Tio adalah mantan pacar Lisa, yang dulu Lisa tinggalkan demi mengejar Aldo. Dia juga merupakan teman bisnis Lian, bisa di bilang mereka juga saling membantu jika salah satu mengalami kesulitan.
Susi dan Tio duduk di meja yang sama mereka saling bertukar cerita dan terlihat sangat serasi.
"Susi, kamu punya temen sekarang, kok aku tidak di kenalkan," ucap Mira, yang tiba-tiba menghampiri mereka.
"Kita baru juga kenal, Mira," jawab Susi.
"Tio, akhirnya kamu datang juga," sahut Lian yang baru saja datang.
Mira kaget ternyata Tio teman Lian juga, Lian menceritakan semua pada Mira kalau dia dan Tio sudah berteman sejak lama, mereka berempat asyik ngobrol sampai lupa waktu.
Susi bingung bagaimana dia pulangnya, Mira dan Lian tidak mungkin mengantarkannya. Tio akhirnya bersedia mengantarkan Susi untuk pulang.
βοΈβοΈβοΈ
Pagi ini Aldo mendapat kabar kalau Mira dan Lian sudah lamaran, hatinya berasa hancur.
Dia masih sangat mengharapkan Mira, ketika pernikahan kontraknya dengan Lisa selesai dia berencana akan kembali ke Mira. Tetapi kenyataan berkata lain sebentar lagi Mira milik orang lain, mungkin Mira lebih bahagia dengan orang ketimbang dirinya.
"Mira, aku pikir kamu masih mencintaiku dan masih menunggu ku, ternyata aku salah kamu sudah memiliki orang lain sebagai pengganti ku," ucap Aldo dalam hati.
"Aldo, makan dulu sarapan kamu!" kata Lisa yang membuyarkan lamunan Aldo. "Aku berangkat ke kantor dulu," ucap Aldo lalu pergi meninggalkan Lisa.
Lisa heran dengan sikap Aldo, yang tiba-tiba melamun dan tidak mau sarapan. Dia berencana akan ke kantor Aldo dan mencari tau apa sebenarnya yang terjadi.
Telepon genggam Lisa berdering ternyata Mamahnya yang menelpon dirinya.
Mamah Lisa memberi kabar kalau Lian sudah melamar Mira, Lisa sangat bahagia mendengar kabar itu karena sudah tidak akan ada lagi yang mengganggu hubungan dia dengan Aldo.
Sambung besok lagiβ€β€β€
__ADS_1
Terimakasih banyak atas dukungannya Semoga berkah π₯°π₯°