Mira

Mira
Bab 85


__ADS_3

"Aldo, tadi mamah kamu kesini. Dia ngajak aku ke cafe Mira dan ke mall," ucap Lisa.


"Kenapa tidak bilang dari tadi, aku kan bisa nyusul kalian," kata Aldo.


"Tadi hanya sebentar kok," ucap Lisa.


"Walaupun sebentar aku bisa menemani kamu sama mamah, Lisa," kata Aldo.


"Mamah ingin membelikan baju ini buat Mira, tetapi Mira menolak dan diberikan ke aku," ucap Lisa, menunjukkan baju yang dibelikan oleh mamah Aldo.


"Pakai saja, kalau memang Mira tidak mau," kata Aldo.


"Tentu saja aku pakai nanti walaupun sebenarnya bukan buat aku," ucap Lisa.


"Lisa, mamah ku sudah mengenal Mira sebelum aku memperkenalkannya," kata Aldo. Kamu harus sabar menghadapi mamah, jangan di ambil hati ucapannya," Lanjutnya.


Lisa tersenyum mendengar ucapan suaminya, dalam hati dia merasa iri dengan Mira. Banyak orang yang sayang dan teman yang baik berbeda dengan temannya, hidup dengan kemewahan dan hanya bersenang-senang.


Jarang teman Lisa yang mau membantu, mereka hanya butuh saat berkumpul. Lisa saat ini sudah mulai sadar dan bosan berkumpul dengan temannya.


"Lisa, ayo kita makan di luar!" ajak Aldo.


"Aku tidak ingin makan, Do," tolak Lisa. Dia sedang capek dan sedih saat ini.


Aldo tau perasaan Lisa saat ini, dia lalu pamit pada Lisa untuk pergi ke rumah neneknya. Lisa di ajak ke tempat neneknya juga tidak mau. Aldo berangkat sendiri menuju ke sana, di tengah perjalanan Sandra menghubunginya ingin bertemu dengan Aldo. Tidak ada penolakan dari Aldo. Dia segera memutar arah kendaraannya dan menuju ke apartemen Sandra.


"Sandra, kamu kenapa?" tanya Aldo, Sandra sedang terbaring lemas di atas tempat tidurnya.


"Tolong aku, Do..." ucapnya lirih.


Aldo tidak tega melihat keadaan Sandra dia juga tidak mungkin meninggalkan Sandra sendiri, lalu Aldo membawa Sandra ke rumah sakit terdekat.


"Kenapa jadi seperti ini, aku tidak tau harus menjelaskan apa ke Lisa nanti," ucap Aldo dalam hati. Saat ini dia sedang duduk di ruang tunggu di mana Sandra sedang di periksa oleh dokter.


Tak lama kemudian dokter memanggilnya dan menjelaskan tentang keadaan Sandra.


"Bagaimana dokter keadaan Sandra?" tanya Aldo.


"Bapak tenang saja, istri anda hanya kelelahan dan demam," jelas dokter.


"Dia teman saya, dok," ucap Aldo.


"Ini resepnya, silahkan bapak ambil obatnya di apotek rumah sakit," kata dokter.


"Terimakasih dokter," ucap Aldo, lalu keluar ruangan dokter itu dan menuju ke apotek.

__ADS_1


Setelah mengambil obat Aldo menemui Sandra yang masih terbaring lemas di ruang rawat. Aldo menyuapi Sandra dan membantunya untuk minum obat.


"Aldo, jangan tinggalkan aku... " ucapnya lirih.


"Iya, kamu istirahat dulu," jawab Aldo.


Terpaksa Aldo menunggu dan merawat Sandra saat ini, dia berusaha menghubungi Lisa agar datang ke rumah sakit untuk menemaninya.


Itu yang dia lakukan agar tidak terjadi ke salah pahaman.


Lisa kemudian datang ke rumah sakit, dia berusaha meyakinkan hatinya kalau Aldo sudah tidak menyembunyikan sesuatu lagi darinya. Karena dia yakin Aldo sudah mulai terbuka.


"Aldo, apa yang terjadi?" tanya Lisa saat sampai di rumah sakit.


"Sandra kelelahan dan demam, badannya masih lemas," jawab Aldo.


"Untung segera di bawa ke rumah sakit," ucap Lisa.


"Maafkan aku, Lisa. Tadi saat di perjalanan ke rumah nenek Sandra menghubungi aku," jelas Aldo.


"Aku ngerti, kamu jujur saja sudah membuatku bahagia," ucap Lisa, tersenyum ke arah Aldo.


"Terimakasih atas pengertiannya," ucap Aldo.


Aldo dan Lisa masuk ke dalam ruangan di mana Sandra sedang di rawat. Lisa merasa kasihan dengan Sandra.


"Seperti yang kamu lihat, Lisa," jawabannya.


"Sandra, lebih baik kamu hubungi keluarga kamu!" ucap Aldo.


"Keluarga? mereka tidak akan peduli dengan ku," kata Sandra.


"Tapi, kita tidak mungkin menemani kamu terus," ucap Aldo.


"Pulanglah kalian! aku bisa sendiri," ucap Sandra.


"Kamu, keras kepala sekali," ucap Aldo lagi.


"Aldo, biar aku yang jaga Sandra," kata Lisa.


Sandra menyuruh Lisa dan Aldo untuk pulang, dia meminta seorang perawat menemaninya. Demi menjaga hati Lisa, Aldo mengajak Lisa untuk pulang dan meninggalkan Sandra. Walaupun sebenarnya dia tidak tega melihat Sandra terbaring di rumah sakit sendiri.


Keesokan harinya sebelum berangkat ke kantor Aldo mengunjungi Sandra terlebih dahulu, sambil membantunya untuk sarapan dan minum obat.


"Aldo, terimakasih kamu sudah merawat aku," ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya, sekarang kembalilah untuk istirahat. Aku harus ke kantor," pamit Aldo, lalu pergi meninggalkan Sandra lagi.


Sandra sangat senang karena mendapat perhatian dari Aldo, walaupun ada Lisa dia sama sekali tidak terpengaruh.


Siang hari saat istirahat Aldo juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Sandra ke rumah sakit. Seperti yang dilakukan tadi pagi, pikiran Aldo saat ini sedang fokus ke Sandra.


Lisa yang saat ini mengantarkan bekal makan siang harus merasakan kecewa, karena tidak nendapati Aldo di ruangannya.


"Pak Aldo sedang meeting di luar bu," kata Lina.


"Apa sudah lama?" tanya Lisa.


"Sekitar setengah jam yang lalu, tunggu saja bu," ucap Lina.


"Tidak, lebih baik aku pulang saja! ini buat kamu saja," ucap Lisa, memberikan bekal makanan Aldo untuk Lina.


"Tunggu bu!" teriak Lina.


"Iya, Lina ada apa?" tanya Lisa.


Lina hanya mengucapkan terimakasih kepada Lisa, kemudian Lisa melangkahkan kaki keluar dari kantor Aldo.


Lisa sekarang berada di rumah nenek Aldo, rasanya sudah lama dia tidak berkunjung ke rumah nenek Aldo.


"Lisa, kamu datang juga akhirnya," ucap Nenek, sembari memeluk Lisa.


"Nenek, sehat kan?" tanya Lisa.


"Sehat Lisa, nenek senang kamu datang kesini. Ayo kita masuk ke dalam!" ajak nenek.


Kemudian mereka saling bertukar cerita, rasa bahagia terlihat dari wajah mereka.


"Lisa, bagaimana kalau kita sekarang jalan-jalan?" tanya nenek.


Lisa menolak ajakan nenek, dia akan membuktikan pada Clara kalau sudah berubah.


"Tumben Lisa menolak ajakan mami," ucap Clara dalam hati, saat mendengar percakapan nenek dan Lisa.


Clara dari kemarin menginap di rumah maminya karena ada pekerjaan yang harus dia selesaikan.


Aldo juga belum mengetahui kalau mamahnya menginap di rumah neneknya.


Setelah dari rumah sakit Aldo kembali ke kantor, Lina mberitahukan kalau Lisa tadi datang membawa makanan.


Aldo nampak cuek dengan apa yang disampaikan oleh Lina, dia masuk ke dalam ruangannya lalu melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


Lina yang melihat respon Aldo seperti mengabaikan Lisa, menjadi curiga kalau ada yang sedang di sembunyikan oleh bosnya itu.


Karena sudah cukup lama berkerja dengan Aldo, Lina cukup faham dengan sikap Aldo. Tapi dia tidak mau terlalu ikut campur dengan urusan Aldo.


__ADS_2