Mira

Mira
Bab 70


__ADS_3

Halo semua🤗


Kita lanjut baca lagi ya🥰🥰


Lisa terbangun dari tidurnya, badannya sudah mulai berangsur-angsur pulih. Saat membuka mata dia melihat pemandangan yang tidak seperti biasanya, Aldo masih terlelap tidur di sebelahnya. Dia mengucek matanya apa yang di lihat benar atau tidak, lalu mencubit tangannya ternyata dia sedang tidak bermimpi. Seulas senyum menghiasi bibirnya, perasaan bahagia bercampur haru yang dia rasakan saat ini.


Perlahan dia bangun dari tempat tidurnya, lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh. Setelah selesai dia pergi ke dapur menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya dan Aldo.


"Kamu sudah bangun? sini biar aku saja!" ucap Aldo, meminta sendok yang di pegang Lisa saat membuat kopi.


"Aku sudah sembuh, ini juga kewajiban aku, Do," ucap Lisa, meneruskan membuat kopi. Aldo lalu menunggu Lisa di meja makan.


"Maaf, aku semalam ketiduran tidak sempat pindah ke kamar," ucap Aldo.


"Iya, gak papa," kata Lisa, dengan malu-malu. Sebenarnya dia berharap Aldo sengaja tidur di kamarnya.


Aldo dan Lisa memulai sarapan pagi dengan masakan buatan Lisa, sekarang sudah lumayan enak masakan Lisa, tidak seperti saat awal menikah yang rasa masakan semua di wakilkan oleh garam.


"Aku harus ke kantor hari ini, karena proyek dari Sandra harus segera diselesaikan," ucap Aldo, dia akan mencoba mulai jujur dengan Lisa.


"Sandra? jadi selama ini kamu kerjasama dengan Sandra?" tanya Lisa.


Aldo menjelaskan dari awal dan sudah mengaku kalau dirinya bersalah, karena telah menerima proyek itu. Lisa tidak mempermasalahkan saat ini, dia justru senang Aldo sudah mulai terbuka dan mau jujur dengan dirinya.


###


Lian berpamitan kalau akan menyelesaikan pekerjaannya yang berada di luar kota, dengan berat hati Mira mengizinkan suaminya untuk pergi.


"Aku tidak akan lama, setelah selesai pasti langsung pulang," ucap Lian, lalu mencium kening Mira.


Mira masih memeluk tubuh suaminya, sebenarnya dia tidak mau tidak mau ditinggal.


"Kamu hati-hati di sana, cepat pulang kalau sudah selesai," ucap Mira. Lian segera berangkat dengan Tio yang sudah menunggu di depan rumah.


Mira merasa kesepian di rumah sendiri, dia tidak diperbolehkan ke cafe oleh Lian selama dirinya pergi. Susi yang menjadi penanggung jawab cafe saat ini, semuanya sudah di serahkan ke Susi.

__ADS_1


Karena di rumah sangat jenuh Mira meminta izin kepada Lian melalui telepon genggamnya, dia ingin berjalan-jalan di taman dekat cafe. Setelah mendapatkan izin dia segera berangkat ke taman.


Di taman bunga itu Mira merapikan dan ikut membantu pekerja taman yang sedang berkerja, Mira adalah orang yang baik dan rajin berkerja walaupun dia sekarang sudah menjadi pemilik taman, dia tak pernah sombong bahkan ada beberapa karyawan yang tidak tahu kalau Mira pemilik sebenarnya.


Bunga yang paling di sukai oleh almarhum ayahnya, yang menjadi ikon utama taman ini. Bunga anggrek putih dengan berbagai jenis itu sangat terawat dengan baik. Semua usahanya tak luput dari campur tangan suaminya.


Setelah dari taman, Mira langsung ke cafe. Kali ini dia tidak membantu berkerja karena sudah lelah, dia beristirahat dan membujuk Susi agar tinggal di rumahnya selama Lian pergi ke luar kota. Selain kesepian dia juga membutuhkan teman untuk bercerita dan berpendapat. Apalagi tetangga Mira adalah Aldo harus di waspadai hehehe....


"Susi, kamu nanti pulang ke rumah ku aja," ucap Mira dengan sedikit memaksa.


"Mulai deh, kalau Lian pergi pasti minta ditemani," ucap Susi yang sebenarnya dia tidak enak kalau harus selalu menginap di rumah Mira.


"Kalau tidak mau ya sudah, aku ajak yang lain aja," kata Mira, menggertak Susi agar mau tinggal di rumahnya.


Kalau Mira sudah seperti itu Susi pasti mau menemani, dia juga tidak tega dengan Mira. Lian dan Mira tidak keberatan jika Susi mau tinggal dengan mereka, tetapi Susi yang merasa tidak enak. Susi takut mengganggu kenyamanan dan kebebasan keluarga Mira apalagi mereka terbilang pengantin baru.


"Asal kamu traktir aku es krim nanti aku ikut kamu pulang," ucap Susi, bercanda dengan Mira.


"Iya, sekarang ayo beli!" ajak Mira.


Susi menolak ajakan Mira, karena belum waktunya pulang dari kerja. Padahal Mira sudah menyuruh Susi untuk menutup cafe lebih awal, Susi tidak mau mengecewakan pelanggan. Alasan Susi memang sangat tepat, memang sudah kewajiban Susi bertanggung jawab di cafe.


"Kontrakan ini masih sama, aku jadi ingin menginap di sini," kata Mira sambil melihat rumah yang dulu dia tempati.


"Jangan berkhayal lagi Mira, ayo kita ke rumah kamu!" ajak Susi, sebelum Mira berubah pikiran.


"Bentar lagi Susi, aku masih ingin di sini dulu," ucapnya menolak ajakan Susi.


"Ini sudah hampir gelap, nanti kita tidak ada angkutan," kata Susi.


Mira akhirnya keluar dari rumah itu dan mereka segera berangkat ke rumah Mira.


"Kenapa kontrakan sekarang sepi begitu?" tanya Mira, karena tidak bertemu dengan orang yang tinggal di sana.


"Sebenarnya aku sudah tidak betah tinggal di sana, suasana beda tidak seperti dulu," jelas Susi.

__ADS_1


Mira curiga ada yang tidak beres, tetapi Susi menutupi darinya.


"Jujur saja sebenarnya ada apa?" tanya Mira yang semakin penasaran dengan kontrakan itu.


Susi menjelaskan kepada Mira soal kejadian yang terjadi beberapa waktu terakhir ini. Mira menyarankan agar Susi segera pindah dari tempat itu.


"Akhirnya kita sampai di rumah, ayo masuk!" ajak Mira membuka pintu rumahnya.


Tiba-tiba Lisa datang ke rumah Mira, berbeda dengan biasanya kali ini Lisa datang dengan wajah yang terlihat sangat senang.


"Kalian baru pulang?" tanya Lisa, menghampiri Mira dan Susi.


"Lisa, ayo masuk!" ajak Mira.


Mereka bertiga duduk di ruang tamu rumah Mira, lalu Mira masuk ke dapur mengambil makanan ringan dan minuman.


"Lisa, tumben kamu ada di rumah?" tanya Susi.


"Semenjak kejadian itu aku belum pernah keluar rumah," jawab Lisa.


"Kejadian apa?" sahut Mira.


"Waktu aku berantem dengan Aldo, aku pergi dari rumah dan saat itu kelelahan terus pingsan di pinggir jalan," jelas Lisa.


"Untung Aldo segera mencari dan menemukan mu," ucap Susi.


"Tio yang menolong aku, dia membawaku ke rumah sakit tetapi aku sampai sekarang belum bertemu dengan dia. Aku ingin mengucapkan terimakasih," kata Lisa.


"Tio juga sudah cerita sama aku," kata Susi.


Belum selesai bercerita Lisa sudah berpamitan untuk pulang karena, Aldo terlihat sudah ada di rumah.


Karena Lisa sudah pulang Susi dan Mira segera membersihkan badan dan beristirahat.


Bersambung...

__ADS_1


Terimakasih buat yang sudah membaca dan mendukung 🙏


Jangan lupa baca juga karya saya yang berjudul "SAHABAT" menceritakan tentang kebersamaan ketiga orang sahabat yang selalu bersama-sama dalam keadaan suka maupun duka walaupun mereka bertiga berbeda sifat dan sikap 🤗❤


__ADS_2