
Setelah berjalan beberapa menit akhirnya mereka sampai juga di pantai. Pantai itu sangat bersih dan tertata rapi, ada banyak penginapan di sekitar pantai itu. Nampak juga sebuah bangunan megah yang belum jadi.
Penjual sovenir dari bahan kerang juga banyak.
Mira senang sekali bisa ke pantai, dia baru sekali ke pantai waktu Ayah dan ibunya masih ada dan dia masih kecil.
"Sus, kenapa kamu baru mengajakku kesini? tidak kasih tau lagi kalau disini ada pantai!" kata Mira.
"Baru tau ya kak Mira? kalau kak Susi pelit haha...Leny tertawa.
"Kan kamu gak tanya,Mir! Kenapa ketawa dek?" kakak bukan pelit tapi Mira gak pernah tanya," terang Susi.
"Kamu gak pernah cerita sih!" kata Mira lagi.
"Ayo kak! temani Leny main air!" Leny mengajak mereka bermain air.
Ketiga gadis itu berjalan menuju bibir pantai, mereka sangat senang bermain ombak, hingga basah baju mereka.
🌷🌷🌷
Pagi tadi di kantor Aldo.
Lina memberitahu kalau Lisa mengajak Aldo untuk mengunjungi proyek kerja sama mereka. Aldo menyetujui ajakan Susi. Mereka berangkat dengan kendaraan mereka masing-masing dan ketemu di tempat tujuan.
Aldo orang yang sangat serius jika menyangkut pekerjaan.
Kalau soal hati tentu saja dia sangat bangga karena ada Mira yang sangat dia sayang.
Dia juga tidak lupa untuk memberi tahu Mira, ada pekerjaan yang harus dia selesaikan.
Aldo berangkat menggunakan mobilnya sendiri, di perjalanan dia memberi tahu Mira. Hari mulai petang sampai juga Aldo di pantai itu.
Dia menunggu Lisa di sebuah restoran, setelah beberapa menit datanglah Lisa yang di temani sekertaris.
''Pak, maaf saya terlambat!" ucap Lisa.
''Mari kita mulai bu Lisa, keburu malam!" jawab Aldo.
''Kita tidak makan dulu pak?" tanya Lisa.
''Maaf Bu, saya buru-buru banyak yang harus saya selesaikan!" jawab Aldo.
''Oke Pak! Kita langsung ke lokasi proyek saja kalau begitu," kata Lisa.
Mereka meninggalkan restoran itu dan segera menuju ke proyek pembangunan resort yang mereka kerjakan
Jalan resort itu melewati pinggir pantai, di tengah perjalanan mereka bertemu dengan Mira.
''Lisa, Aldo! kalian....... ucapan Mira terpotong.
__ADS_1
''Mira, apa kabar?" Lisa langsung memeluk Mira.
''Aku baik Lis! kamu sudah sembuh?" tanya Mira.
Lisa melepas pelukan itu, aku sudah sembuh! Mira, ini Aldo yang aku ceritain di taman itu.
Mira terdiam membisu di tempat itu, dia di kenalkan dengan kekasihnya oleh sahabatnya sendiri.
''Aldo.....dengan lirih Mira menyebut nama itu.
Aldo langsung memeluk Mira dengan erat, tapi Mira memberontak.
''Lepas Do!" ucap Mira.
''Mir! aku kesini ada...... belum selesai bicara Lisa sudah nyamber.
''Kalian sudah mengenal, kebetulan sekali kita bisa berteman!" sahut Lisa.
Mira langsung pergi dari tempat itu, dia berlari sekuat tenaga sambil menangis. Aldo berusaha mau mengejar Mira tapi lengan Aldo di cekal Lisa.
''Mau kemana pak? urusan kita lebih penting!" ucap Lisa.
''Ibu tidak tau? Mira itu kekasih ku?" tanya Aldo.
''Urusan kerja yang profesional pak! jangan di campur aduk dengan urusan pribadi! bapak bisa selesaikan nanti!" tegas Lisa.
Aldo mengikuti apa kata Lisa, mereka berjalan menuju tempat itu. Setelah selesai mengecek Aldo pamit untuk mencari Mira.
🌷🌷🌷
''Kak bagus sekali ya senja itu?" kata Leny.
''Iya dek! kakak ingat dulu sering kesini waktu itu kamu masih kecil dek," ucap Susi.
Mira datang sambil menangis, Susi langsung berdiri dan langsung memeluk Mira.
''Mir! kamu kenapa kok nangis? ada yang nyakitin kamu?" tanya Susi.
''Kak Mira! ada yang nyakitin kakak?" Leny ikut bertanya.
''Duduk dulu Mir!" Susi mengajak Mira duduk.
"Aldo! dia jalan sama Lisa!" kata Mira.
"Mungkin mereka ada keperluan Mir! kamu harus berfikir positif apalagi mereka kan punya kerjasama. Susi mencoba menenangkan Mira.
"Kenapa hanya berdua dan di pantai lagi! Aldo juga sama sekali tidak mencari ku untuk menjelaskan semuanya! dia biasanya gak gitu Sus!" terang Mira.
''Mir! kamu harus berfikir positif jangan sampai salah langkah yang ujungnya menyakiti kalian berdua, menurut aku Aldo orang yang baik kok! Aldo juga bilang kan kalau ada kerjaan di dekat pantai, jadi belum tentu dia hanya sekedar jalan-jalan!" ucap Susi.
__ADS_1
''Iya juga Sus! mungkin aku yang terlalu curiga sama dia, tapi untuk saat ini aku gak mau terima penjelasan apapun dari dia, aku butuh waktu Sus! apalagi Lisa sahabat aku!" jelas Mira.
''Kak Mira, tapi seorang sahabat bisa menjadi musuh kita lho, tanpa kita sadari hanya karena keegoisan dan rasa iri!" sahut Leny.
''Adek! gak boleh begitu,kita harus mencari tahu kebenarannya dulu!" ucap Susi.
"Leny ada benarnya juga kok! karena hal itu sudah terjadi!" terang Mira.
''Mir,kamu gak boleh gitu! sekarang lebih baik kita pulang ya!" ajak Susi.
''Kalian duluan! aku mau sendiri dulu!" tolak Mira.
''Aku boleh menemani kak Mira?" sahut Leny.
''Kalian ya? masa aku pulang sendiri? nanti kalau di tanya bapak sama ibu jawab apa?" kata Susi.
''Kak Mira, ada baiknya kita pulang aja yuk! benar kata kak Susi, aku ingat sesuatu!" ucap Leny.
"Emang ada apa dek?" tanya Mira.
"Seminggu yang lalu ada orang hilang kak, di pantai ini, "Ayo kita pulang kak!" ajak Leny.
Mereka bertiga segera pergi dari tempat itu, karena hari juga sudah mulai gelap. Di tengah perjalanan mereka melihat Aldo, yang sedang duduk di pinggir jalan.
''Sus! kita jalan terus aja, biarkan Aldo!" kata Mira.
"Mir! biar aku yang ngomong nanti kalau Aldo tanya!" jawab Susi.
Aldo melihat mereka melewatinya tanpa menyapa, lalu Aldo berjalan ke arah mereka.
"Mir!" sapa Aldo.
Mira diam meneruskan jalanya, sementara Susi yang berhenti dan menjawab sapaan Aldo.
"Do! mungkin Mira butuh waktu kamu yang sabar ya?" kata Susi.
"Tapi,aku harus menjelaskan semuanya! ini gak seperti apa yang dia lihat Susi!" terang Aldo.
"Percuma do! kamu jelasin sekarang biar Mira tenang dulu ya?" kata Susi.
"Tolong jaga Mira ya Sus!" kata Aldo.
"Pasti itu do! kamu tenang aja," kata Susi lagi.
"Aku mau mencari penginapan dulu Sus! rumah kamu dekat sini kan?" tanya Aldo.
"Rumah aku dekat kok do! main aja kalau mau ketemu Mira, tapi besok aja ya?" jelas Susi.
Susi memberi tahu di mana alamat rumahnya pada Aldo, lalu meneruskan perjalanan pulang.
__ADS_1
Aldo saat ini sedang mencari penginapan karena sudah hampir malam tidak memungkinkan dirinya pulang.
Terimakasih sudah membaca dan tunggu kelanjutannya 🙏🥰🥰🥰