
Aldo mengantarkan Lisa ke rumah Mamahnya, karena sudah tidak ada pilihan lain.
"Lisa, kenapa datang-datang kamu menangis?" tanya Mamah Lisa.
"Kita memutuskan untuk bercerai, tante," sahut Aldo, membuat kaget Ane.
"Apa!"
Mamah Lisa kaget mendengar ucapan Aldo, ada rasa tidak ikhlas anaknya di sakiti.
"Itu semua permintaan Lisa sendiri, tante," kata Aldo.
"Tanggung jawab kamu mana, Do!" teriak Mamah Lisa.
"Aku sudah berusaha memenuhi keinginan Lisa, jadi ini keputusan kita bersama," jelas Aldo.
Mamah Lisa bertambah marah dengan Aldo, dia tidak terima Lisa akan diceraikan.
"Aku ingin bertemu dengan orang tua kamu," ucap Ane.
"Silahkan saja, tante. Bicarakan dengan Mamah masalah ini," kata Aldo.
Aldo kemudian berpamitan untuk pulang, sedangkan Mamah Lisa mengajak Clara untuk bertemu dan membicarakan soal Aldo.
Di sebuah cafe mereka bertemu, sudah hampir tiga puluh menit Ane menunggu kedatangan Clara.
__ADS_1
"Maaf, terlambat," ucap Clara, mendudukkan diri di meja depan Ane duduk.
"Langsung saja, jujur aku tidak suka dengan keputusan Aldo. Seenaknya dia mau menceraikan Lisa," ucap Ane.
"Keputusan ada di tangan mereka, jadi semua terserah mereka mau cerai atau tidak," jawab Clara dengan enteng.
Ane marah dengan Clara, membuat mereka beradu mulut. Sehingga membuat mereka menjadi pusat perhatian pengunjung cafe lainnya.
"Kamu menyuruh aku datang jauh-jauh cuma ngajak bertengkar?" tanya Clara.
"Tujuanku hanya untuk menyelesaikan masalah anak kita," jawab Ane.
Di lihat dari orang tua Aldo dan Lisa tidak ada kecocokan sama sekali, jadi untuk apa dipertahankan juga percuma. Kalau kedua orang itu sama akurnya mungkin masih bisa berlanjut.
Aldo datang menemui Papah Lisa, untuk menanyakan soal perceraiannya.
"Aldo, ada apa? masalah pekerjaan bukan?" tanya Papah Lisa.
"Begini Pah, aku dan Lisa akan segera bercerai. Menurut Papah bagaimana?" tanya Aldo.
"Apa kamu sudah yakin dengan keputusan mu?" tanya Papah Lisa.
Aldo kemudian menjelaskan kalau sampai saat ini belum bisa membuka hati untuk Lisa, dia bertahan karena menuruti kemauan Neneknya.
Papah Lisa paham dengan posisi Aldo saat ini, menurut dia kalau memang sudah tidak bisa dipertahankan lebih baik berpisah secara baik-baik.
__ADS_1
"Mamah Lisa tidak akan tinggal diam Aldo, kamu harus siap menghadapinya," kata Papah Lisa.
"Maafkan Aldo, Pa," ucap Aldo dengan pelan.
Papah Lisa mengangguk, dia tau apa yang dirasakan oleh Aldo. Berat tentunya, tetapi juga demi kebaikan Lisa agar bisa berubah dan lebih mandiri lagi.
Aldo kemudian pamit untuk pulang, di depan pintu ruangan kerja Papah Lisa dia bertemu dengan Mamah Lisa.
"Ngapain kamu sini?" tanya Mamah Lisa.
"Ada perlu dengan Papah," jawab Aldo.
Papah Lisa keluar dari ruangannya, setelah mendengar suara Mamah Lisa.
"Lebih baik Mamah pulang! nanti malam kita bicarakan masalah ini di rumah," kata Papah Lisa.
Ane tidak berani membantah suaminya karena takut di ceraikan, dia tidak mau hidup menderita. Sama seperti Lisa yang mau enak saja, itu yang membuat Clara tidak menyukai Lisa.
Aldo pulang ke rumahnya untuk beristirahat, sedangkan Ane juga pulang untuk menghibur Lisa yang sedang bersedih.
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1