
Setelah seminggu di kota Paris Mira, Susi, Lian dan Tio akan kembali ke rumah. Mereka masih berbelanja oleh-oleh saat ini.
"Sayang, aku masih ingin di sini. Seminggu lagi boleh tidak?" tanya Mira.
"Lain kali kita ke sini lagi, pekerjaan aku sudah menumpuk, sayang," kata Lian.
Mira mengerucutkan bibirnya, membuat Lian mengaruk rambutnya yang tidak gatal.
"Sayang, seminggu lagi ya?" tanya Mira lagi.
"Tidak bisa, apa kamu mau perusahaan kita bangkrut?" ucap Lian.
Mira kemudian kembali ke tempat Susi memilih oleh-oleh. Dia juga membeli dengan jumlah yang banyak.
"Tio, bagaimana kalau kamu pulang lebih dulu?" tanya Lian. Mira masih mau di sini seminggu lagi," Lanjutnya.
"Dasar perempuan ternyata merepotkan," gerutu Tio.
"Kamu bilang apa?" tanya Susi yang tak sengaja mendengar ucapan Tio.
"Tidak, ayo kita kembali ke hotel! jangan sampai kita ketinggalan pesawat," ajak Tio.
Mereka kemudian kembali ke hotel untuk beres-beres barang bawaannya.
****
__ADS_1
Saat ini keluarga Lisa sedang berkumpul untuk membicarakan soal perceraian Lisa dan Aldo. Aldo datang bersama Clara. Sebelum datang ke sana Aldo memberitahu Nenek terlebih dahulu.
"Nek, Aldo akan menceraikan Lisa," ucap Aldo.
"Apa? kenapa harus bercerai, Aldo?" tanya Nenek.
"Sudah sekian lama kita hidup bersama tetapi tidak ada kecocokan sama sekali, apa masih pantas kita bertahan," kata Aldo.
"Nenek tidak ingin kalian bercerai," ucap Nenek.
"Tidak bisa! Aldo sudah berusaha untuk membuka hati untuk Lisa, tetapi tidak bisa," kata Aldo.
"Apa karena wanita miskin itu?" ucap Nenek, Mira selalu terbawa dalam masalah Aldo.
"Sudahlah Mam, Aldo sama Lisa tidak cocok. Biarkan mereka bercerai," sahut Clara.
"Semua ini salah Mami, selalu memaksa Aldo untuk mencintai Lisa," ucap Clara.
"Mah, ayo kita berangkat ke rumah Lisa!" ajak Aldo.
Nenek masih mematung di tempat itu, dia tidak ingin Aldo dan Lisa bercerai. Kemudian dia memanggil sopirnya, meminta agar diantarkan ke rumah Lisa.
Di rumah Lisa.
"Kenapa Aldo belum datang juga, Lisa?" tanya Ane.
__ADS_1
"Mungkin lagi di jalan, Mah," ucap Papah Lisa.
Tak lama kemudian Aldo dan Clara datang, mereka memulai membicarakan perceraian Aldo dan Lisa.
Aldo sudah mantap ingin menceraikan Lisa, sedangkan Lisa tidak terima.
"Apa alasan kamu menceraikan Lisa, Aldo?" tanya Ane.
"Di antara kita sebenarnya tidak ada kecocokan sama sekali," kata Aldo.
"Aldo masih mencintai Mira sebenarnya," sahut Lisa.
"Mira lagi! benar Aldo apa kata Lisa? kenapa dia selalu mengganggu kamu?" kata Ane lagi.
"Masalah ini tidak ada hubungannya dengan Mira, jangan bawa-bawa orang luar. Aldo memang tidak pernah mencintai Lisa, harusnya kamu sadar," kata Clara.
Pembicaraan kali ini berakhir dengan keributan, belum ada kepastian karena Lisa dan Ane belum terima. Apalagi di tambah Nenek Aldo yang datang dan membela Lisa.
Situasi seperti ini semakin menambah pusing Aldo, Papah Lisa sebenarnya sudah terima kalau Aldo menceraikan Lisa.
Aldo dan Clara kemudian pulang dengan hasil yang belum pasti. Nenek Aldo mengajak Lisa untuk tinggal di rumahnya untuk sementara waktu. Dia juga akan berusaha membantu Lisa agar tidak diceraikan oleh Aldo. Merasa ada yang membelanya Lisa mau untuk tinggal di rumah Nenek. Lisa sangat senang, selain Nenek baik sama dia apapun permintaannya pasti dibelikan.
...----------------...
...****************...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...