
Hari ini Susi kembali ke kota, Tio akan mengajak ke rumahnya.
"Kita langsung ke rumahku saja, ya!" ucap Tio.
"Tetapi aku takut, Tio!" ucap Susi.
"Kenapa?" tanya Tio.
"Aku belum siap! tolong ya jangan sekarang!" ucap Susi, menolak ajakan Tio.
"Ya, sudah! kalau kamu sudah siap aku ajak ke rumah!" kata Tio, tersenyum ke arah Susi.
"Nanti sore kamu bisa antar aku tidak?" tanya Susi.
"Antar kemana? kebetulan nanti sore tidak ada acara!" ucap Tio.
"Ke rumah Mira, aku mau berikan oleh-oleh titipan ibu," jelas Susi.
Tio mau mengantarkan Susi ke tempat Mira, sekarang dia mengantarkan Susi pulang dulu ke kostnya.
Mereka belum mengetahui kalau Lisa menjadi tetangga Mira.
***
Mira saat ini sedang memasak kesukaan Lian, dia ingin mengantarkan bekal makan siang untuk suaminya.
Setelah selesai memasak dia bersiap-siap untuk pergi ke kantor Lian.
"Mira, kamu mau pergi ya?" tanya Lisa, kebetulan bertemu di depan rumah.
"Iya, aku mau ke kantor Lian! untuk mengantarkan makan siang!" jelas Mira.
"Oh... kamu bareng kita saja!" ajak Lisa, kebetulan dia dan Aldo akan pergi ke rumah nenek.
"Tidak, Lisa terimakasih," ucap Mira, tersenyum ke arah Lisa.
Saat itu Aldo baru keluar dari rumah, dia menatap Mira sejenak.
"Aldo, kalau Mira bareng kita bagaimana?" tanya Lisa.
"Boleh!" ucap Aldo singkat.
"Tidak! aku berangkat sendiri saja!" sahut Mira, menolak ajakan Lisa.
"Oke, kita duluan ya, Mir!" pamit Lisa.
Mira hanya menggangguk, setelah kepergian Aldo dan Lisa dia berjalan menuju jalan raya untuk naik angkot.
Di perjalanan Aldo masih tetap diam, Lisa sibuk dengan ponsel genggamnya.
"Aldo, nanti dari tempat nenek, aku keluar sebentar ya!" kata Lisa.
"Mau kemana? sama siapa?" tanya Aldo.
"Ada, teman ku dari luar kota," jawab Lisa.
"Terserah kamu saja!" ucap Aldo.
"Aldo, masa aku kalau pergi naik taksi! kamu tidak mau belikan aku mobil lagi?" tanya Lisa.
__ADS_1
"Bawa mobil kamu yang ada di rumah!" ucap Aldo.
"Sudah di jual mamah, Do! buat bayar arisan!" jelas Lisa.
Mamah Lisa memang sering berkumpul dengan teman sosialitanya, dia juga mengadakan arisan yang jumlahnya sangat besar. Padahal dia tidak berkerja sekarang, hanya mengandalkan papah Lisa dan terkadang minta kepada Lisa.
Aldo dan Lisa telah sampai di rumah nenek, nenek begitu bahagia menyambut Lisa sedangkan mamah Clara hanya biasa saja.
"Nenek, apa kabar?" tanya Lisa, memeluk nenek Aldo.
"Baik, Lisa! kamu bagaimana?" ucap Nenek.
"Lisa juga baik, Nek!" kata Lisa.
"Lisa, kamu menginap di sini saja ya!" kata Nenek.
"Kalau di boleh kan Aldo, Nek," jawab Lisa, melirik ke arah Aldo.
"Menginap saja di sini! aku pamit berangkat ke kantor dulu!" kata Aldo.
"Hati-hati, Do!" ucap Nenek. Aldo berlalu begitu saja meninggalkan rumah nenek.
"Nek, nanti Lisa keluar sebentar ya?" kata Lisa.
"Kemana, Lisa?" tanya nenek.
"Bertemu teman Lisa dari luar kotak, Nek," jelas Lisa.
"Lisa, kamu perhatikan dong suami kamu!" sahut Clara.
"Maksud mamah apa ya?" tanya Lisa.
"Lisa sudah minta izin ke Aldo, mah! dan Aldo boleh kok, Lisa keluar!" jelas Lisa.
"Tetap saja! lihat itu Mira belanja saja di antar suaminya!" kata Clara.
"Mah, beda Lisa sama Mira! suami Mira perhatian sedangkan Aldo!" ucap Lisa, membuat Clara semakin marah.
"Clara, jangan bandingkan wanita miskin itu dengan cucu mantu kesayangan ku!" sahut Nenek, tidak terima Lisa di bandingkan dengan Mira.
Clara tidak menjawab apa perkataan ibunya, dia langsung pergi ke kamar untuk berkemas-kemas pergi ke luar kota menyusul suaminya.
Lisa dan nenek masih mengobrol, mereka membicarakan soal harta nenek yang akan di berikan pada Aldo, tetapi dengan syarat Aldo dan Lisa harus memberikan dia cicit.
"Nek, harus itu syaratnya?" tanya Lisa.
"Iya, dan tidak ada yang lain!" ucap Nenek.
"Nanti Lisa bilang ke Aldo, Nek!" kata Lisa.
Ternyata Lisa masih mengharapkan harta dari keluarga Aldo, dia benar-benar tidak tulus.
Sekarang Lisa membuat rencana bagaimana biar bisa tidur dengan Aldo.
****
Susi sekarang sudah ada di rumah Mira, dia di antar oleh Tio. Susi memberikan oleh-oleh buat Mira titipan dari ibunya.
"Susi, bagaimana kabarnya ibu dan bapak?" tanya Mira.
__ADS_1
"Alhamdulillah, mereka baik-baik saja," kata Susi.
"Ibu masih ingat saja makanan kesukaan aku!" ucap Mira.
"Iya, dong! kamu anak kesayangan ibu!" ucap Susi.
"Susi, aku masak dulu buat makan malam kita!" kata Mira.
"Ayo, aku bantu masak!" sahut Susi.
Mira dan Susi lalu memasak bersama, untuk makan malam. Semenjak tidak ke toko bunga mereka jarang sekali untuk makan di luar.
Masakan mereka sudah matang dan di siapkan di meja makan, lalu Mira memanggil Lian dan Tio untuk makan malam.
"Boleh nambah tidak ini?" tanya Tio.
"Habiskan juga boleh, Tio!" kata Lian, memberikan nasi pada Tio.
"Masakan kalian enak!" ucap Tio.
"Itu tadi yang masak Mira," sahut Susi.
"Jangan percaya, Tio! itu semua Susi yang masak, aku hanya memotong sayuran!" sahut Mira.
"Udah jangan ribut! masakan kalian enak!" kata Tio.
"Ayo, kita lanjut makan dulu!" kata Lian.
Setelah selesai makan Tio dan Susi pamit pulang, karena sudah malam juga, takut mengganggu pengantin baru. Mira dan Lian mengantar mereka sampai di depan rumah.
****
Lisa malam ini juga belum kembali pulang ke rumah nenek, dia masih bersama-sama temanya itu di sebuah cafe.
Kebetulan Tio dan Susi mampir ke cafe itu dan melihat Lisa, mereka berdua melihat Lisa sedang bersama teman lelaki dan perempuan.
"Kita duduk di sini saja!" ajak Tio.
"Tio, lihatlah itu Lisa!" ucap Susi.
"Biarkan saja! dari dulu tidak pernah berubah!" kata Tio.
"Aldo tau tidak, ya!" kata Susi.
"Mungkin sudah tau! Aldo kan menikah dengan Lisa karena terpaksa!" ucap Tio.
"Aku juga tau! sudah jangan ngomongin mereka!sekarang mana teman kamu, Tio?" tanya Susi.
"Itu yang duduk di sebelah Lisa, pakai baju biru!" tunjuk Tio.
"Oh... yang itu! sudah panggil saja!" kata Susi.
Tio menghubungi temanya itu lewat telepon genggamnya, setelah di hubungi teman itu menuju ke tempat di mana Tio dan Susi duduk. Mereka bertanya kabar lalu temanya itu membahas bisnisnya dengan Tio, sementara Susi sebagai pendengar.
...🖤🖤🖤🖤...
Sampai di sini dulu ya , InsyaAllah lanjut besok🤗
Terimakasih buat yang sudah membaca dan mendukung karya receh ini🤭🤭
__ADS_1
Jangan lupa baca juga karya saya yang berjudul "Sahabat" Terimakasih 🙏🥰🥰❤❤