Mira

Mira
Bab 104


__ADS_3

"Aldo!" Lisa kaget saat melihat Aldo datang ke rumah Neneknya.


"Kenapa kamu pergi kesini tidak pamit dulu?" tanya Aldo.


"Lisa datang kesini menemani Nenek, kenapa harus pamit. Lagian kamu juga tidak ada di rumah," ucap Nenek membela Lisa.


"Nek, jangan belain dia terus! Lisa bukan anak kecil lagi yang harus di kasih tau," kata Aldo.


"Iya, sekarang kamu duduk. Biar Lisa membuatkan minum untuk mu," kata Nenek.


Aldo kemudian duduk di dekat Neneknya, kemudian Lisa membuatkan minuman untuk Aldo.


"Kenapa Aldo malah ke sini, aku jadi gak bisa minta duit sama Nenek," ucap Lisa dalam hati.


Lisa menyuruh asisten rumah tangga Neneknya untuk membuatkan minum Aldo, dia hanya menunggu setelah jadi baru dia yang membawa keluar.


"Ini minum dulu, Do! mumpung masih anget," kata Lisa.


"Tumben minuman buatan mu pas," kata Aldo, setelah selesai minum.


"Kebetulan saja," kata Lisa, padahal dia selalu kurang pas ketika membuat minuman.

__ADS_1


"Lisa, kita jadi ke mall tidak?" tanya Nenek.


"Tidak, Nek. Aldo mana mau di ajak ke mall," jawab Lisa.


"Aku sudah peringatkan kamu berapa kali?" tanya Aldo ke Lisa.


"Aldo, bukan Lisa yang mengajak Nenek. Tapi Nenek sendiri yang ingin ke mall," kata Nenek Aldo. Sebenarnya Nenek telah berbohong dengan Aldo, Lisa tadi datang ke rumah Nenek karena mengajak Nenek untuk jalan-jalan. Beruntung Aldo segera datang, kalau tidak uang Nenek kemungkinan sudah habis.


"Ayo kita pulang saja, Do!" ajak Lisa, yang langsung mendapatkan penolakan dari Aldo.


"Kamu pulang dulu saja, aku nunggu Mamah datang," kata Aldo.


Lisa merasa malas untuk bertemu dengan mertuanya, dia kemudian akan pulang lebih dulu.


"Iya, masa mertuanya mau datang tidak di sambut dulu," sahut Aldo.


"Mamah masih lama tidak?" tanya Lisa.


"Clara mungkin lagi di jalan, kamu tunggu sebentar," jawab Nenek.


Tak lama kemudian Clara datang membawa makanan untuk Maminya.

__ADS_1


"Mami, Aldo, lihat aku bawa apa!" tanya Clara sembari menaruh oleh-oleh di meja.


"Mah, ini makanan kesukaan ku," kata Aldo.


"Clara, kenapa kamu beli makanan seperti ini? pasti beli di pinggir jalan," ucap Nenek.


"Mami, kebiasaan selalu seperti itu. Ini juga makanan Mam, mau beli di mana saja," ucap Clara.


"Lisa, kamu jangan ikut makan! Clara kebiasaan kalau beli makanan di pinggir jalan," kata Nenek.


"Kebetulan Lisa tidak pernah makan jajanan di pinggir jalan, Nek," ucap Lisa.


"Aku saja yang makan, kalau Lisa sama Nenek tidak mau," sahut Aldo, dengan lahap dia makan makanan dari Clara.


Clara masih kesal dengan kelakuan Lisa saat berada di rumah Mira, dia memilih tidak menyapa menantunya itu.


"Clara, kamu jadi mertua yang perhatian sama menantu. Kamu ajak belanja Lisa dan penuhi kebutuhannya," kata Nenek, membuat Clara bertambah kesal.


"Mami, dia istri Aldo dan Mami sendiri yang meminta Aldo untuk menikahinya. Sekarang kalau dia membutuhkan sesuatu biar suaminya yang membelikan," ucap Clara.


"Nek, Lisa sudah aku kasih uang bulanan. Jadi tidak perlu minta ke Mamah," kata Aldo, sebenarnya dia malu dengan kelakuan istrinya yang seakan-akan kekurangan.

__ADS_1


Aldo selalu memenuhi kewajibannya menafkahi Lisa, kecuali nafkah batin yang belum bisa dia berikan. Hanya saja Lisa yang sering mengadu dan merayu Nenek Aldo.


__ADS_2