Mira

Mira
Bab 125


__ADS_3

Mira, Lian, Susi dan Tio sudah sampai di rumah, mereka langsung ke rumah masing-masing untuk beristirahat.


Keesokan harinya mereka sudah beraktivitas seperti sedia kala, Mira dan Susi sudah bekerja lagi di cafe.


Mamah Lisa datang ke cafe untuk mencari Mira, dia menyalahkan Mira karena Aldo mau menceraikan Lisa.


"Mira!" teriak Ane.


"Iya, ada apa tante?" tanya Mira, beruntung cafe masih sepi pelanggan.


"Gara-gara Aldo masih suka sama kamu dia mau menceraikan Lisa. Lebih baik kamu tinggalkan kota ini," kata Ane.


"Perasaan tidak bisa dipaksakan tante, Mira sudah berusaha menjauhi Aldo tetapi Aldo yang masih mengharapkan Mira," sahut Susi.


"Gak usah ikut campur kamu!" bentak Ane.


"Ayo kita ke dalam, Mira! tidak usah di tanggepin ini orang," ucap Susi, saking kesalnya dengan Mamah Lisa.


Karena merasa diabaikan Ane akhirnya pergi juga dari cafe, setiap ada masalah dengan Lisa pasti nama Mira selalu terseret.


"Mbak, tante itu sudah pergi. Bisa kita buka cafe nya belum?" tanya Siska.


"Dari tadi kita juga sudah buka, Siska," jawab Mira, tersenyum ke arah Siska.

__ADS_1


"Kenapa aku jadi lupa begini, Mbak," ucap Siska, membuat Mira dan Susi tertawa.


Bagaimana Mira dan Susi tidak kesepian kalau berada di rumah, di cafe mereka bisa bercanda dengan Siska dan lainnya. Kerja mereka juga sangat santai, karena Mira dan Lian tau bagaimana jadi karyawan.


Sebelum pulang dari cafe Mira dan Susi membagikan oleh-oleh dari Paris yang dibelinya, untuk semua karyawan cafe dan taman bunga.


Mereka sangat senang sekali menerima oleh-oleh itu, setiap Mira dan Susi pergi pasti mereka dibawakan oleh-oleh.


🌾🌾🌾


Aldo saat ini berada di rumah Nenek, dia sangat kesal melihat Lisa yang berada di sana. Bahkan Lisa menceritakan tetang Aldo dan Sandra pada Nenek.


"Lisa, kamu tidak perlu cemburu dengan Sandra. Aldo hanya membantu dia," kata Nenek.


"Kalian tidak perlu membahas aku dengan Sandra," sahut Aldo.


Nenek dan Lisa diam, mereka takut Aldo marah dan langsung menceraikan Lisa. Setelah Aldo pergi mereka membahas masalah itu lagi.


Nenek menceritakan pada Lisa soal Sandra, bagi Nenek Sandra itu sosok wanita yang sempurna dan cantik. Makanya dulu dia ingin menjodohkan Sandra dengan Aldo.


"Lisa, lebih baik kamu kasih perhatian lagi ke Aldo. Kembalilah ke rumah kalian!" kata Nenek.


"Tidak, Nek! Aldo sudah mengantarkan aku pulang. Biar dia yang datang menjemput," ucap Lisa.

__ADS_1


Nenek masih memikirkan cara bagaimana agar Lisa dan Aldo tidak bercerai, padahal di antara keduanya sudah tidak ada kecocokan sama sekali.


"Ayo kita jalan-jalan, Nek!" ajak Lisa.


"Lisa, kamu ada masalah seperti ini malah ngajak jalan-jalan," ucap Nenek.


"Lisa tidak mau memikirkan Aldo lagi, capek," kata Lisa.


"Pantas saja Aldo ingin cepat cerai," sahut Clara yang tiba-tiba datang.


"Clara, kamu diam!" bentak Nenek.


"Mami, tidak perlu membela wanita itu lagi! biarkan Aldo bercerai malah lebih bagus," kata Clara.


"Mah, kenapa Mamah begitu membenci Lisa? apa salah Lisa?" tanya Lisa.


"Harusnya kamu sudah tau kesalahan mu, Lisa," jawab Clara.


Tiba-tiba Nenek pingsan dan membuat mereka panik, Clara segera memanggil sopirnya untuk membantunya membawa Nenek ke rumah sakit.


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2