
"Seo!"
Suara lantangnya memenuhi lobi IM Entertainment pagi hari. Semua orang yang tergesa - gesa masuk kantor berhenti sejenak dan menoleh ke aras sumber suara. Suaranya berasal dari arah berlawanan dengan meja resepsionis, tempat tunggu lobi tepatnya.
Seorang wanita muda sekitar 30 tahun bertubuh langsing dan tinggi tersenyum dengan manisnya. Kira - kira 172cm tingginya. Memakai rok pendek hitam mengkilap dipadukan dengan kaos putih polos dan jaket kulit warna hitam senada dengan bawahannya. Rambutnya panjang terurai melewati bahunya yang mungil. Sepatu boot hak tinggi berwarna hitam yang dia pakai menambah jenjang kakinya. Disekitarnya tampak binar - binar cahaya. Rambut panjangnya yang diwarna kecoklatan seperti mengkilap di terpa sinar matahari yang lolos menembus atap kaca lobi perusahaan. Kecantikannya bak dewi memancar terang.
Bukan hanya Seo Won, Yasha juga ikut menoleh saking kerasnya teriakannya.
"Min Soyou?" Suara Seo Won lirih. Tapi bagi Yasha itu terdengar agak keras karena ada disampingnya.
Yasha memandang Seo Won dan orang yang bernama Min Soyou itu bergantian.
"Seo! Seo!" Teriak sekali lagi Min Soyou sambil berlari ke arah Seo Won.
"Seo!"
Tangan rampingnya memeluk leher Seo Won. Dengan terus memanggil nama Seo beberapa kali.
Yasha yang tak faham dengan apa yang terjadi berdiri mematung di samping Seo Won yang dipeluk erat Min Soyou. Samar Yasha mendengar bisik - bisik orang di sekitarnya.
"*Bukankah dia model Min Soyou yang debut di hollywood?"
"Wah.. cantik sekali.."
"Aku tidak menyangka bisa melihatnya disini*.."
Yasha mundur selangkah. Kekasihnya sedang dipeluk wanita yang tidak dia kenal di depan matanya. Tiba - tiba. Hati Yasha berdesir. Dia memilih diam untuk memahami situasi. Marah? Tentu saja Yasha marah.
"Apa yang kamu lakukan disini?" Suara Seo Won terbata.
Min Soyou melepaskan pelukannya. Dia menjauh sedikit untuk menjangkau pandangan Seo Won.
"Tentu saja aku merindukanmu.. Kamu pasti kaget kan? Aku kembali beberapa hari yang lalu, maaf baru menemuimu. Jadwalku padat sekali.."
"Aku tidak butuh penjelasanmu.." Jawab Seo Won singkat.
Yasha bisa melihat pandangan Seo Won pada Min Soyou dan sebaliknya. "Ada sesuatu diantara mereka.."
"Kamu pasti marah padaku kan?"
"Tidak. Untuk apa aku marah?"
"Aku kemari untuk menjelaskan semuanya dan meminta maaf padamu.."
"Maaf aku sibuk.."
__ADS_1
Seo Won berpaling dan berjalan menuju lift tanpa mempedulikan Min Soyou.
"Seo! Kamu keterlaluan!" Teriak Min Soyou. Air mata terurai dari sudut matanya. Pipi putihnya basah oleh air mata.
Yasha yang mematung tertugun melihat mereka. Hatinya seperti diremas - remas. Pernah terjadi sesuatu pada mereka. Pandangan Seo Won pada wanita itu sendu. Kekasihnya itu tak mempedulikannya sekalipun, padahal dia ada disampinya. Siapa wanita itu? Apa hubungan mereka?
Kaki Yasha lemas, pusat gravitasi seperti menarik tubuhnya dengan kuat. Tidak sampai jatuh, tapi hati Yasha lah yang jatuh. Ada yang belum selesai diantara mereka.
"Apa yang pernah terjadi? Bagaimana dengan aku?"
Seo Won tetap diam sampai sekarang. Pandangannya kosong.
"Oppa.. siapa wanita yang di lobi tadi?"
Yasha anak tengah di keluarganya memiliki sifat yang berbeda dengan kakaknya, Yana. Dia gadis yang sangat kuat dan pemberani. Satu keunggulannya, dia sangat realistis. Tipe gadis yang tak bisa dipermainkan.
"Hah? Dia temanku.." Jawab Seo Won singkat.
"Tadi dia menangis di lobi, apa hubungan kalian?"
Seperti ditarik dari alam mimpi, Seo Won tersentak mendengar pertanyaan Yasha. Dia lupa ada Yasha di sampingnya tadi, dia telah mengabaikan Yasha sejak tadi.
"Ah maafkan aku.. kamu pasti terkejut ya.." Seo Won bangkit kemudian mendekati Yasha yang berdiri tak jauh dari meja kerjanya.
"Maafkan aku.." Seo Won memeluk Yasha sambil memgelus rambut Yasha pelan.
"Tidak.."
"Lalu siapa dia?"
"Masa lalu.. kami pernah berhubungan tapi itu dulu sekali, mungkin lima tahun yang lalu. Hubungan kita sudah selesai, orang yang aku cintai sekarang adalah kamu, Yasha, belahan hatiku.. cintaku.."
"Aku percaya oppa.."
---
Musin semi yang diguyur hujan, pulang dari kantor Seo Won mengajak Yasha untuk makan malam diluar kemudian mengantarnya pulang. Hati Seo Won masih gelisah tapi dia coba untuk tenang di depan Yasha. Yasha mempercayainya dan dia bersyukur. Bersyukur karena Yasha jauh lebih mengerti dari apa yang dia bayangkan.
Kemunculan Min Soyou yang tiba - tiba takkan menggoyahkan hatinya. Ada Yasha, hatinya sudah milik Yasha.
Mobil sport hitam melaju pelan di basement apartement. Begitu Seo Won membuka pintu, angin dingin langsung menerpa. Dingin. Dengan langkah cepat Seo Won masuk lift dan menekan tombol 5 untuk lantai 5.
Ting
Pintu lift terbuka. Seo Won berjalan pelan dengan kepala penuh dengan rencana. Setelah ini dia ingin mandi kemudian istirahat sambail menelpon Yasha. Rutinitas seperti biasanya. Namun pikirannya buyar saat matanya menangkap sosok wanita sedang berdiri di depan pintu apartementnya seperti sedang menunggunya.
__ADS_1
"Soyou.." Gumam Seo Won
Seo Won berhenti sejenak. Jarak mereka tak terlalu jauh. Seo Won tetap diam hingga Min Soyou sadar kehadirannya.
"Seo!"
"Apa yang kamu lakukan disini?"
"Sandinya berubah, aku tidak bisa masuk.." Ucap Min Soyou menunjuk gagang pintu.
"Aku tanya apa yang kamu lakukan disini?" Suara Seo Won meninggi.
"Aku.. ada yang ingin aku bicarakan denganmu.."
"Kamu tidak mendengar apa yang aku katakan tadi pagi? Tidak ada yang perlu kita bicarakan.." Seo Won acuh. Tangannya memencet sandi untuk masuk.
"Aku akan menunggumu disini sampai kamu mau mendengarkanku.."
"Terserah.."
Klek
Pintu apartement tertutup.
Seo Won melonggarkan ikatan dasinya dan melempar jasnya dengan kasar. Tangannya memijit pelipisnya yang terasa nyeri.
Seo Won dengan Min Soyou saat kuliah di Inggris. Mereka teman satu kelas. Karena berasal dari negara yang sama, mereka cepat menjadi akrab. Won dan Soyou akhirnya sepakat untuk berkencan setelah saling mengakui perasaan. Dibandingkan dengan bisnis yang menjadi jurusan kuliah mereka, Soyou lebih tertarik ke dunia modeling. Soyou belajar bisnis karena tuntutan keluarganya. Keluarganya adalah pemilik perusahaan furniture besar di Korea, Elex Korea Furniture. Meskipun Soyou anak bungsu yang tidak akan mewarisi perusahaan keluarganya, dia harus mengikuti tradisi sekolah bisnis turun temurun keluarganya. Anak perempuan dikeluarganya harus bangga menjadi ibu rumah tangga untuk membuat koneksi bisni.
Setelah bertemu dengan Won, mimpi lama Soyou untuk menjadi model semakin menggebu. Won sendiri mendukung mimpi Soyou. Seo Won mengenalkan Soyou pada pamannya-ayah Max kemudian masuk agensi IM Intertainment. Seo Won bahkan rela bekerja disana dengan menjadi manajer Soyou.
Berkat kecantikan dan kemampuannya, Soyou langsung terkenal sejak awal debutnya. Karirnya langsung melejit. Ketenaran mengubah Soyou menjadi serakah. Dia haus akan popularitas.
Mereka memang berjanji merahasiakan hubungannya di depan publik. Tapi semakin hari sikap Soyou semakin menyimpang, ujungnya adalah kepergiannya ke Amerika Serikat untuk debut sebagau model di hollywood tanpa berdiskusi dengan Won. Soyou juga rela memutus kontrak dengan agensi yang telah membesarkan namanya, IM Entertainment.
Min Soyou menghilang begitu saja dari hidup Seo Won tanpa sepatah katapun. Air susu dibalas dengan air tuba. Min Soyou tak bisa dihubungi, Seo Won yang jauh - jauh datang ke Amerika untuk bertemu dengannya pun diusir tanpa sempat bertemu. Hingga Seo Won lelah dan berkat bantuan Max dia kembali bangkit dan bisa melupakan Min Soyou meskipun sendikit.
Cinta Seo Won pada Min Soyou sangat besar tanpa dia ketahui.
Lima tahun berlalu, setelah Seo Won telah membuka hatinya pada wanita lain, Min Soyou datang kembali. Hidupnya seperti kembali ke lima tahun yang lalu. Rasa sakit hatinya membuat dadanya sesak.
Setiap hari dia selalu membayangkan bagaimana jika bertemu lagi dengan Soyou, tak disangka hari itu datang saat Seo Won tak lagi memikirkannya.
Jika kita bertemu lagi aku akan mengabaikannya. Aku takkan sudi berbicara dengannya, maafku terlalu berharga untuk ku berikan begitu saja meskipum dia berlutut.
Kata itulah yang selalu tertanam di hati Seo Won kala memikirkan Soyou. Tapi kenyataannya kali ini, melihat Soyou lagi, nyata di depan matanya, dan kini wanita itu menangis di depan pintu apartementnya, menunggunya..
__ADS_1
Hati Seo Won goyah.
Bersambung..