My Idol Boyfriend

My Idol Boyfriend
66. Jemima's Secret


__ADS_3

"Kakak yakin mau ajak Jemy? Jemy tuh masih bayi loh kak.." Celetuk Yasha.


Yasha yang baru saja pulang kuliah langsung masuk kamar Yana begitu mendengar cerita ibunya jika Yana akan ke Korea dan mengajak Jemima.


"Belum tahu Sha.. kakak juga ragu. Tapi kalau tidak diajak nanti malah ngrepotin orang rumah.." Jawab Yana


Tangan Yana menepuk pantat Jemy yang menyumbal. Jemy adalag bayi yang montok. Orang-orang memanggilnya baby jumbo. Pipinya gembul dan badannya yang gemuk sehat sangat lucu. Bayi kecil itu punya kebiasaan unik kalau tidur. Dia suka tidur telungkup dengan pantat yang terangkat ke atas. Benar-benar menggemaskan.


"Aku bisa gantian jaga Jemy dengan Yoga atau ibu. Ada ayah juga kak.."


"Kalian kan punya kesibukan masing-masing. Jemy pasti akan merepotkan kalian.."


Inilah alasan Yana tidak bekerja di perusahaan. Setelah melahirkan Jemima, Yana ingin mencurahkan seluruh perhatiannya pada anaknya. Ya, anaknya dengan Max. Lagi-lagi dia harus menyimpan rahasianya dengan Max.


Hubungan mereka adalah hubungan yang tak diakui, hubungan gelap. Jadi kalau tiba-tiba ada yang tahu Yana melahirkan anak Max pasti tidak ada yang percaya. Yana memalsukan kelahiran Jemy sebagai anak adopsi. Tahun pertama kepulangan Yana dari Korea, dia tak pernah keluar rumah. Yana melahirkan Jemy di Bandung, di rumah paman dari ibunya.


Pulang dari luar negeri dan melahirkan seorang anak tanpa ayah, apa kata tetangga? Indonesia adalah negara yang masih menjaga nilai-nila tradisional mereka. Yana tak mau menggugurkan kandungannya yanh seperti mukjizat ini. Jadi dia dibantu keluarganya untuk menyembunyikannya.


Jemima adalah sebuah mukjizat. Yana hamil setelah dia pulang ke Indonesia. Dokter mengatakan positif hamil pada pemeriksaan awal. Padahal sebelum pulang Yana sempat mengalami kecelakaan. Kata dokter untung saja itu tidak berbahaya. Kandungannya terselamatkan. Usia Jemima di dalam kandungan cukup lama. Bayi montok itu lahir setelah Yana mengandungnya 10 bulan 12 hari. Di luar kebiasaan usia kandungan. Jemy adalah bayi spesial dikeluarga Yana.


Jemima mencuri hati semua orang. Mereka sedikit tahu soal ayah Jemy tapi tak ada yang membahasnya satupun. Cukup melihat Jemy kecil yang tertidur pulas atau tertawa, mereka tak peduli apapun. Mereka setulus hati menerima kehadiran Jemy. Dia bukan kesalahan. Dia adalah anugrah. Jemima telah memenuhi hati mereka dengan cinta dengan kehadiran.


Sejenak Yana lupa akan semua penderitaannya karena Jemy. Dia adalah seorang ibu sekarang. Yana bertekad akan kuat demi Jemima.

__ADS_1


Jemima. Jemima adalah prioritaa utama.


"Kalau kakak kesana.. kakak akan bertemu orang itu?"


Tangan Yana berhenti menepuk pantat Jemy. Tubuhnya menegang. Orang itu? Orang itu Max kan? Ya orang itu adalah ayah Jemy.


"Aku akan menghadiri pernikahan temanku Yasha. Kenapa jadi bertemu orang itu.." Yana memaksakan senyumnya.


Dia tidak baik-baik saja. Tubuhnya gemetar. Kecemasan langsung menguasai dirinya. Banyak pertanyaan berkelebat di kepala Yana.


Bagimana kalau bertemu Max?


Bagaimana kalau Max tahu Jemima?


Bagaimana.. Bagaimana..


"Kakak baik-baik saja?" Yasha melihat tatapan kosong Yana.


"Hah.. iya kakak baik-baik saja Sha.." Kesadaran Yana kembali.


"Dia ayah Jemy kak.. apa kakak berencana mengatakan itu padanya?" Suara Yasha pelan penuh kehati-hatian.


"Tidak. Dia tidak perlu tahu Yasha. Hubungan kita sudah berakhir sebelum aku mengandung Jemy.." Jawab Yana tegas.

__ADS_1


"Aku tidak akan lama di Korea. Hanya beberapa hari saja. Setelah acara selesai kakak akan segera kembali. Tak mungkin aku bertemu dia. Dia orang yang sibuk kan? Seperti katamu dia sekarang menajdi CEO perusahaan. Kemungkinan kita bertemu sangat tidak mungkin.."


Yasha mengangguk. Dialah yang sering memberikan informasi tentang Max pada Yana. Berita artis Korea tak sulit diakses. Anak muda saat ini sedang demam hiburan Korea. Salah satunya adalah adik Yana, Yashaya Aretha Queen.


"Kapan kakak akan berangkat? Ada yang bisa Yasha bantu?"


"Minggu depan.. terima kasih tante sudah mau bantu Jemima.." Yana tersenyum.


Yasha memeluk kakaknya. Pundak yang setegar karang ini selalu terasa hangat. Dia adalah saksi hidup perjuangan kakaknya. Kesulitan selama mengandung Jemima membuatnya iba. Dia tak ingin kakaknya sedih terus menerus.


Semoga Jemima bisa menjadi pelipur lara.


"Hampir dua tahun ya.. kakak telah pulang ke Indonesia hampir dua tahun. Jemy akan berumur satu tahun. Tidak terasa sudah hampir dua tahun. Bagaimana kabar orang itu ya? Ayah Jemy. Walupun bukan artis lagi tapi orang itu cukup terkenal disana. Dia pasti akan tahu sekali melihat wajah Jemy. Wajah ayah dan anak ini sangat mirip. Kakakku yang malang.. semoga semuanya baik-baik saja.." Batin Yasha.


"Kalau periksa ke dokter Yasha ikut ya kak.. Kapan kakak akan buat passpor buat Jemy? Yasha juga siap menemani.."


"Secepatnya.. terima kasih tante Yasha.."


-----


Dua passpor atas nama Bilyana Athena Queen dan Jemima Amoera Queen telah ditangan. Yana menghirup udara dalam-dalam kemudian menghembuskannya pelan-pelan. Besok adalah hari keberangkatannya ke Korea.


Tubuhnya selalu tegang ketika memikirkan keberangkatannya ke Korea. Satu hal dia takuti, bertemu Max.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2