
MC :
Hai masih bersama dengan saya Amber di acara Idol Talkshow. Hari ini kita kedatangan boygroup asal Korea yaitu DAMN! yang baru saja menyelesaikan konsernya di Amerika. Kita sambut tiga cowok ganteng DAMN!
Plok plok plok
Suara tepuk tangan mengisi seluruh ruangan. Masuklah Max, diikuti oleh Gongmin dan Antony yang terakhir.
Max Gongmin Antony :
Anyeonghaseyo, kami DAMN!
MC :
Selamat datang, silahkan datang! Baik para penonton, hari ini kita akan mengobrol tentang keseharian para member DAMN! Kalian penasaran kan? Jangan kemana-kemana ya.. pastikan kalian mengikuti acara ini sampai selesai!
Jeda iklan------
MC :
Baiklah kita mulai dari pertanyaan sehari-hari para member. Apa warna yang kalian sukai?
Max :
Warna gelap!
Sebagai seorang leader sudah sepantasnya Max yang menjawab duluan. Dua anggota yang lain pun tak mempermasalahkan itu.
Gongmin :
Putih.
Antony :
Biru.
MC :
Wah kalian bertiga punya selera yang berbeda ya.. Warna gelap yang Max sukai apakah termasuk warna hitam?
Max :
Ya bisa dibilang begitu. Hitam memang warna kesuakaanku.
Bincang-bincang berlangsung dengan lancar dan hangat. MC melemparkan pertanyaan dan member DAMN! menjawabnya dengan baik. Game-game kecil juga dimainkan. Tak terasa perbincangan ringan itu telah berlangsung selama tiga puluh menit. Sampailah dipenghujung acara, MC melemparkan pertanyaan yang tidak terduga.
MC :
Sebelum mengakhiri perbincangan kita hari ini. Bolehkah saya bertanya sesuatu yang sensitif?
Para member kompak mengangguk.
MC :
Terima kasih atas respon kalian. Kami semua ingin tahu kriteria wanita yang kalian sukai? Tidak perlu menjawab dengan detail, kami hanya sedikit penasaran.
__ADS_1
Walaupun sedikit terkejut, para member DAMN! mampu menguasai emosinya. Membicarakan wanita di depan umum, bahkan siaran langsung sungguh berbahaya. Jika mereka sampai salah menjawab bisa berakibat pada karir masing-masing. Dunia hiburan di Korea memang seperti itu. Meskipun acara ini diselenggarakan di Amerika tapi acara ini disiarkan langsung ke Korea. Tak banyak artis yang meredup karirnya karena tertangkap sedang berkencan. Agensi dari DAMN! pun tak mengizinkan para artisnya terlibat skandal sekecil apapun.
Antony :
Bolehkah saya menjawab duluan Max hyung?
Suara lembut Antony memecah keheningan di studio acara. Mereka bertiga sempat tertegun mendengar pertanyaan si MC. Mereka memang sudah memprediksi akan ada pertanyaan seperti itu ketika talkshow namun tetap saja mereka gugup ketika mendengar pertanyaan itu.
Antony sang maknae* atau member paling muda mendobrak kebuntuan Max dan Gongmin.
MC :
Wah.. Antony antusias sekali! Silahkan menjawab!
Antony :
Mmmm... aku meyukai tipe gadis yang imut dan manja.
Antony tertawa kecil setelah menjawab pertanyaan dari MC, dia memang terkenal dengan image polos.
MC :
Apakah sekarang Antony sudah menemukannya?
Antony :
Belum. Tapi aku yakin suatu saat nanti aku akan bertemu dengannya. Mohon dukungannya para DAMN!it.
Jawaban Antony terdengar tegas. Jawaban itu juga mematahkan pertanyaan MC yang mengarah pada apa kalian sudah punya pacar? Kurang lebih mereka ingin bertanya seperti itu.
MC :
Gongmin :
Aku lebih suka jika dia lebih dewasa dan mengerti aku. Dia harus bisa mengerti pekerjaanku sebagai artis.
Gongmin mendahului Max menjawab, memang Max sedari tadi diam dan tidak memberi sinyal jika dia akan menjawab. Maka dari itu Gongmin berinsiatif menjawab duluan.
MC :
Aku bisa mengerti perasaan Gongmin, dunia hiburan memang sulit untuk difahami. Memiliki seseorang yang bisa mengerti perasaan kita merupakan suatu kebahagiaan. Bagaimana dengan tipe sang leader Max?
Max :
Dia harus bisa membuatku berdebar.
Jawaban Max membuat suasana studio hening sesaat. Max menjawab dengan senyuman khasnya. Senyuman manis yang lebih manis dari pada gula dan madu. Tak ayal jika Max mempunyai fans lebih banyak dibanding dua member lain. Mereka tertegun hanya dengan mendengar suara Max. Aura Max memang luar biasaaaaa!!!!
MC :
Wah wah.. Aku sampai tak sanggup berkata-berkata mendengar jawaban Max. Aku rasa itu yang disebut dengan cinta sejati.
Penonton bertepuk tangan ria, mereka setuju dengan ucapan MC.
MC :
__ADS_1
Aku dengar model blesteran Amerika-Korea Swanlov Ruby dekat dengan Max? Sejauh mana hubungan kalian?
Max menyipitkan matanya. Max tak mengira si MC berani-beraninya bertanya seperti itu. Swanlov Ruby? Tentu Max sangat mengenalnya, dia adalah teman kecil Max. Hubungan mereka memang dekat, tapi Max tak mengira jika kedekatan mereka berbuah gosip yang sama sekali tidak dia ketahui.
Max :
Lovy maksud anda?
Max menjawab spontan.
MC :
Max sampai tahu nama panggilan Swanlov.. hubungan kalian pasti sangat dekat ya?
Max :
Kami berteman sejak kecil. Ayahnya adalah teman ayahku. Nama panggilannya Lovy.
Max jujur.
MC :
Max pasti sangat populer ya di kalangan para gadis. Aku sampai iri.
Amber sang MC tertawa kecil.
MC :
Tidak adakah yang dekat dengan Max saat ini?
Max meresa perlu menyudahi perbincangan kali ini. Jika diterus-teruskan akan timbul gosip yang tidak diinginkan.
Max :
Dekat? Aku rasa tidak. Aku tidak pernah menganggap penting para wanita yang dekat denganku, mereka aku anggap sama. Aku hanya milik para DAMN!it. Aku cinta kalian semua DAMN!it...
DAMN!it adalah nama fans dari DAMN!, tanpa mereka DAMN! tak mungkin sebesar ini. Wajar saja jika Max mengatakan cintanya hanya untuk para fans DAMN!.
-----
Dibelahan dunia lain ada seorang gadis yang melihat semuanya di layar televisi. Kerinduaannya akan sosok yang hanya bisa dia lihat lewat layar besar itu hancur tak bersisa. Mendengar orang yang dia rindukan mengatakan jika semua wanita yang dekat dengannya tak pernah dianggap membuat hatinya tertusuk sembilu.
Pernah tersambar petir tapi tak ada hujan?
Yana menangis tersedu-sedu di depan tv. Kenyataan pahit baru saja dia dengar dari mulut pria yang selama ini telah mencuri hatinya. Kenyataan jika Max tak menganggap penting wanita yang ada didekatnya membuat hati Yana terkoyak.
Jadi selama ini aku tidak penting?
Kamu anggap aku apa?
Batin Yana berperang dengan pikirannya sendiri.
Bersambung...
Keterangan
__ADS_1
Maknae : Anggota termuda dari suatu kelompok