
Yana masih setia berkelana di alam mimpi ketika bel apartementnya meraung-raung. Matanya perlahan terbuka, kali ini suara gedoran pintu disusul dengan suara bel terdengar berkali-kali.
"Jam berapa sekarang?" Gumamnya.
Dia melirik jam meja di samping kasurnya. Pukul 7 pagi.
"Siapa yang datang pagi-pagi begini.."
Dengan menggerutu Yana bangkit dari tidurnya kemudian mengikat rambutnya seadanya.
"Jieun?"
Yana kaget Jieun datang. "Ada apa?"
Ini masih pagi dan Jieun datang ke apartementnya dengan wajah panik.
"Kita masuk dulu.." Jawab Jieun ngloyor masuk kamar.
"Ini masih pagi kamu tahu. Ada apa kemari? Kenapa tidak telpon dulu?" Yana mengekori Jieun.
"Aku sudah menelponmu puluhan kali Bilyana.. kamu kalau tidur seperti orang mati.." Suara Jieun meninggi.
"Ya maaf.. aku tidur dini hari menyelesaikan naskah majalah untuk bulan depan. Ada apa kemari? Ada masalah?"
"Ada. Ada masalah besar.."
Jieun mondar-mandir sedangkan Yana melihatnya dengan polos.
"Lihat ini.."
Jieun menyodorkan ponselnya. Yana mengamatinya dengan seksama. Beberapa saat kemudian dahinya mengernyit.
"Apa ini?"
__ADS_1
Teriakannya berhenti di tenggorokan.
-----
"Sudah bisa?"
"Nomornya tidak bisa dihubungi.."
Yana panik. Nomor Max dan nomor Seo Woon diluar jangkauan.
"Bagaimana ini?"
"Tenanglah.. mereka sepertinya belum tahu identitasmu.." Jawab Taejoon.
Kang Taejoon datang tak lama setelah kedatangan Jieun. Sama dengan Jieun, Taejoon datang dengan panik. Bedanya Taejoon membawa surat kabar cetak.
"Beritanya sudah tersebar.. pasti sebentar lagi akan ketahuan.."
KEKASIH RAHASIA MAX [EX MEMBER DAMN!]
SIAPA DIA?
Disertai dengan beberapa foto yang tidak jelas. Identitas si perempuan belum diketahui.
Foto 1
Max keluar dari pintu apartement memakai topi kemudian mencium pipi seorang gadis yang wajahnya tertutupi lengannya.
Foto 2
Max berdiri di depan pintu kedatangan. Dari kejauhan ada gadis yang berjalan di samping Seo Woon. Wajah gadis itu lagi-lagi tidak terlihat karena terhalang badan Seo Woon.
Foto 3
__ADS_1
Dua wanita sedang mengobrol. Seorang wanita separuh baya berhadapan dengan seorang wanita muda. Si wanita muda hanya terlihat punggungnya saja. Mereka berada di pusar perbelanjaan.
Foto gadis yang tidak jelas wajahnya serta terlihat punggungnya saja itu adalah Yana.
Berita kekasih rahasia Max telah menyebar luas dengan cepat secepat kecepatan cahaya. #siapakekasihMax jadi trending topik No. 1 situs pencarian seluruh dunia.
Para wartawan sedang berlomba-lomba mencari siapa sanh kekasih di foto tersebut. Banyak spekulasi yang muncul. Hingga nama Swanlove Ruby ikut terseret dan beberapa artis lain yang pernah bekerja sama dengan Max kena imbasnya. Namun nama Swan lah yang paling banyak dibicarakan.
Baik manajemen Max ataupun Swan belum memberi klarifikasi apapun atas mencuatnya berita ini.
"Tenanglah.. mereka belum tahu itu kamu Yana.." Celetuk Jieun.
Melihat Yana yang mondar mandir dengan gusar membuat kepalanya pusing.
"Itu jelas-jelas aku Jieun. Mereka dapar darimana foto itu. Bahkan saat aku bersama ibu Max di New York juga ada.."
"Bukan paparazzi kalau tidak bisa mendapatkan foto seperti itu Yana.."
"Kalau mereka tahu itu aku bagaimana ini? Karir Max bagaimana?" Suara Yana putus asa.
"Hei pikirkan dirimu sendiri.." Seloroh Taejoon mendahului Jieun yang sudah membuka suara.
"Taejoon benar. Kamu lah yang sangat penting saat ini. Kalai ada penggemar Max yang tidak terima dan mereka bertindak liar bagaimana? Keselamatanmulah taruhannya disini. Mereka tak akan menyerang Max. Kamu yang akan diserang.." Jelas Jieun panjang lebar.
Yana tak bisa berfikir jernih saat ini. Pikirannya kacau.
"Max tidak bisa dihubungi. Bagaimana ini?" Yana resah.
"Tunggu saja Max, Yana.. jangan bertindak gegabah.."
Yana menghela nafas dalam. Ada kabut di depan matanya sekarang.
Bersambung...
__ADS_1