Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
Pemalsuan data


__ADS_3

14 hari kemudian setelah pesta yang digelar dirumah zaffran.


"Mana berkasnya Bu?" tanya zaffran menadahkan tangannya pada Bu Rani yang sedang duduk di kursinya


"Ini pak tanda tangan dulu" ucap Bu Rani memberikan map merah


Zaffran pun menandatangani nya dan langsung berjalan cepat ke keluar disusul dengan Bu Rani yang mengejar dengan beberapa map dan buku tebal


"Antar saya ke kantor revlan" zaffran memberikan kunci mobil pada supir yang sedang berdiri didekat sekuriti dengan segera ia berlari ke parkiran dan kembali ke revlan


"Silahkan tuan" supir itu membukakan pintu untuk zaffran dan Bu Rani


Setelah sekitar setengah jam mereka sampai dikantor zaffran terlihat seperti kantor mati yang sama sekali tak ada aktivitas bahkan yang biasanya sekuriti ada kali ini tak ada


"Bruk...bruk...."


Zaffran menggedor pintu kaca dengan tenaga nya dengan rasa amarah yang sedang melandanya


"Tenang pak, sebaiknya bapak duduk dahulu biar saya yang email perusahaan ini" ucap Bu Rani menenangkan zaffran


"Emang bakal diliat sama dia, Anji**" zaffran menendang keras kursi disamping pintu sampe terbanting jauh


"Pak tolong tanyakan pada Satpam-satpam ruko sini tentang perusahaan ini, sejak kapan kosong. minta tolong ya pak" Bu Rani menyuruh supir yang sedang berdiri dengan ketakutan nya melihat zaffran


Bu Rani pun duduk dan meng-email perusahaan revlan namun tak ada balasan padahal email sudah dikirim sejak lama


"Permisi Bu" supir itu kembali sambil membungkukkan badannya


"Bagaimana pak?"


"Kata sekuriti diruko sana, katanya sudah hampir satu Minggu kantor ini sepi bu dan ruko ini pun sudah di ambil alih lagi setaunya oleh pemilik yang asli" jawab pak supir


"Satu Minggu? ini sewaan? bukan dibeli?" tanya Bu Rani bangun dari duduk nya


"Iya Bu katanya sih begitu"


"Mau main-main dia sama saya" ucap zaffran bangun dan menepuk pundak supir "Kunci mobil" tanpa berpikir lama supir pun memberikan kunci mobil


"Kamu telepon supir lain untuk menjemput mu dan Bu Rani, saya tinggal Bu" ucap zaffran berjalan ke arah mobil


"Pak pak... jangan gegabah" ucap Bu Rani menghadang zaffran


"Tenang saja bu, ini bukan hanya masalah uang tapi kepercayaan" jawab zaffran yang meninggal Bu Rani dan supir

__ADS_1


Zaffran Semarah ini karena revlan telah memalsukan data dengan barang yang ada di lapangan


• Flashback


Semua kantor zaffran sibuk begitu pun kantor revlan


"Bu rani saya ada rapat jam satu ini? bukannya pengiriman barang dari perusahaan pak revlan juga jam satu?"


"Betul pak zaffran, bapak tenang saja. saya yang akan kesana"


"Baiklah, jangan sampai lupa untuk cek semua barang bilang sama revlan" Bu Rani pun mengangguk dan pergi karena ini tepat jam dua belas


Setelah pukul 13.05 Bu Rani datang dengan salah seorang pegawai juga terlihat revlan sedang berdiri memasukan tangannya ke kantong dengan gaya cool nya


"Selamat siang pak revlan" Bu Rani menjabat tangan revlan


"Siang Bu, ada apa?" tanya revlan Santi sambil tersenyum penuh arti


"Saya mau mengecek barang pak" ucap Bu rani


"Tak usah repot-repot Bu, kapal sudah berangkat" ucap revlan tenang


"Loh bukannya jam satu, ini bahkan baru lewat beberapa menit masa sudah berangkat biasanya menunggu sampai lima belas menit dari waktu"


"Oh baiklah lah pak maaf jika saya tak tepat waktu" ucap Bu Rani membukukan diri


"Tak apa, saya pergi dulu" ucap revlan meninggalkan Bu Rani dengan rekan nya


Bu Rani pun kembali ke kantor dan langsung menyuruh orang keuangan untuk men- transfer ke keuangan perusahaan revlan sebesar 1,3 milyar


"Semua sudah selesai pak" ucap Bu Rani datang membawa map bukti pengiriman barang


"Alhamdulillah ya bu" jawab zaffran membaca map bukti dengan senyuman nya


Apartemen revlan


"Kenapa harus balik bang?" tanya Deri dengan wajah kesalnya


"Perjanjian kontrak kita dibatalkan oleh perusahaan zaffran" jawab revlan sambil memasukan seluruh pakaiannya ke koper


"Ha? jadi ini sebabnya sejak satu Minggu lalu kau melarangku ke kantor?" Deri mengerutkan keningnya


"Jangan banyak omong!!! cepat"

__ADS_1


"Aku masih mau disini"


"Kau ikut aku! atau kau aku keluarkan dari kantor" ancam revlan


Karena Deri memang orang yang sangat mencintai pekerjaan jadi ia pun ikut kembali ke Kalimantan bersama revlan padahal ia ingin sekali tetap disini agar bisa dengan Ghea


"Pegawai bagaimana? tiket memang kau sudah beli?" tanya Deri dengan wajah kesalnya


"Sudah, pegawai sudah aku pesankan tiket dari tadi pagi" jawab enteng revlan


Kini revlan dan Deri sudah ada dikalimantan.


Setelah satu Minggu kemudian perusahaan dichina memberi email bahwa barang yang dikirim mengalami kerusakan dan jumlah barang pun tak sesuainya bahkan barang yang dikirimkan bukan hanya setengah dari yang ada didata tapi seperempatnya


"Akh....sialan kenapa aku bisa tertipu oleh revlan" zaffran membanting semua yang ada dimeja ya termasuk laptop yang sedang dibukanya


"Pak" Bu Rani segera membuka pintu karena ruangan zaffran dan Bu Rani bersebelahan


"Bu Rani, perusahaan rugi besar!!!!" zaffran menggelengkan kepalanya


Namun Bu Rani masih bingung dengan yang dimaksud zaffran "Ada apa ya pak?"


"Revlan... dia ternyata mengirimkan barang rusak dengan jumlah sedikit jauh sekali dengan data yang ia bilang sanggup"


"Apa pak?" Bu Rani membelalakkan matanya


"Pantas saja tadi saya coba mengabari perusahaan pak revlan lewat pak Deri namun terlihat email perusahaan kita tidak pernah dibaca sama sekali malah saya minta orang admin tadi untuk mengecek email perusahaan pak revlan tadi katanya email dengan nama perusahaan pak revlan sudah tidak ada datanya seperti dihapus"


"Benar-benar kecolongan, bukannya waktu itu Bu Rani sendiri yang datang mengecek barang? kenapa bisa ada kesalahan?"


Bu Rani mengingatnya "Maaf pak saya salah, waktu saya datang barang sudah dikirim dan pak revlan sendiri yang bilang bahwa dia sudah menjamin semua barang lengkap"


"Hhhhh" zaffran menghela nafas panjangnya "bilang ke staf keuangan transfer uang 2,1 milyar untuk perusahaan China itu sekalian buatkan email tentang penggantian uang yang sudah ia kirimkan pada perusahaan kita dan permintaan maaf ini diluar kendali perusahaan"


"Baik pak, lalu bagaimana dengan perusahaan pak revlan"


"Kita tunggu satu Minggu lagi, kalau perusahaan itu masih tak ada kabar kita kesana. sejauh ini kita selesaikan masalah dengan perusahaan China dulu kita tidak boleh membiarkan perusahaan kita dinilai buruk"


"Baik pak , kalau begitu saya akan terus mencoba menghubungi perusahaan pak revlan" Bu Rani pun pergi


Namun revlan sudah memikirkan ini matang-matang ia sudah menghapus akses email perusahaan zaffran ke perusahaan nya bahkan nomor Bu Rani , perusahaan dan zaffran sudah ia blokir dihandphone nya begitu pun di handphone Deri saat Deri sedang keluar ia mencuri kesempatan, sebenarnya Deri tak tau menau tentang masalah yang terjadi


• Flashback off

__ADS_1


Kini zaffran melajukan mobilnya dan berhenti disebuah rumah besar dengan cepat ia turun sambil berlari kecil masuk ke halaman rumah


__ADS_2