Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
Detektif jadi jadian


__ADS_3

"Ada apa sih dil?" tanya ghea sambil memasang wajah kebingungan


"Kamu mau kan bantuin aku?" tanya adila dengan serius


"Kalo ada duitnya sih mau" goda ghea


"Yeh..." adila mendorong bahu ghea


"Demi apapun pertama kalinya aku duduk di mobil mahal kaya gini" kata ghea melihat sekeliling nya


"Kalo bukan zaffran yang kaya mana mungkin juga aku bawa mobil ini" celetuk adila


"Dan mana mungkin juga kalau aku bukan temen seorang adila bisa ngerasa naik ini" balas ghea


"Hahaha keuntungan yang tak terduga"


"Yang penting kan sekarang udah jadi nyonya zaffran aliyad" goda ghea


"Jadi nyonya sih nyonya tapi nya diboongin terus kaya perempuan bego aja" eluh adila


"Kenapa lagi sih dil? ada apa lagi sama kamu dan zaffran?" tanya ghea


"Bantu aku cari tau tentang aldi teman nya zaffran ya ghe, aku muak di bohongi terus sama suami yang munafik" maki adila


"Setuju.. aku bantu kamu" ghea memberikan ibu jarinya


Mereka saling berpandangan dan tersenyum


"Tempat pertama yang harus kita datangin dimana?" tanya ghea


"Kiiiikkkkkkk" adila mengerem mendadak


"Aduh" ghea menatap kesal pada adila


"Iya ya, kita kemana?" adila kebingungan dengan tujuannya sendiri


"Kamu gak tau di mana rumah aldi?" tanya ghea


Adila menggeleng


"Tempat bar yang katanya punya aldi" tanya lagi ghea


Adila menggeleng lagi


"Ya ampun terus kita mau kemana nyonyaaaaaa?" gerutu ghea


"Aku bingung jadinya" sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


"Gimana kalo kita jajal ke bar yang ada dekat rumah kamu?" usul ghea


"Pinter, nanti kita tanya sama mereka yang ada disana" jawab adila


"Emang yakin mereka ngasih tau?" tanya ghea


"Pake uang, kita suap mereka" kata adila sambil tersenyum lebar


"Serem banget, maenan nya suap" adila hanya terkekeh kecil


"Tapi dil, bar emang jam segini buka? masing siang loh ini" tanya lagi ghea


"Haduh ghea...kamu tuh ngasih harapan tapi kamu sendiri yang matahin harapannya. buat aku jadi makin pusing" adila memegang kepalanya


"Coba aja dulu lah, ayo meluncurrr"


Mereka mencari di internet dan berjalan dengan arahan Google maps, setelah setengah jam muter-muter dan nyasar walaupun dibimbing google maps akhirnya mereka berhenti disebuah klub malam yang sepi.

__ADS_1


"Kayanya tutup" kata ghea melihat keadaan yang sepi-sepi saja


"Apa libur ya? ini kan senin" kata adila bingung


"Emang dia ada libur ya dil?" bingung juga ghea


"Haduh... jadi pusing sendiri nyari si brengsek ini"


Mereka berdua turun dari mobil


"Satpam dil...satpam..." Ghea menunjuk seorang satpam sedang ngopi santai


Mereka berdua lari mendekat


"Ada apa ini?" tanya bingung seorang satpam itu


"Maaf pak ganggu, ini saya mau tanya kok sepi si emang libur?" tanya adila


"Enggak mba, buka nya nanti jam lima sore" jawab satpam itu


"Ohh jam lima" ghea dan adila mengangguk


"Ada apa emang nya mba?"


"Gini pak saya mau tanya bapak kenal lelaki yang namanya aldi gak? sering kesini"


"Aldi...ada fotonya?"


"Ada gak dil?"


"Gak ada" jawab adila lemas


"Saya kayanya belum pernah dengar bu" beritahu satpam tadi


"Kalo bar deket sini masih ada gak ya?" tanya ghea


"Yaudah pak kita kesana , makasih ya" jawab adila dan terburu-buru kembali ke mobil, ghea berlari mengikuti langkah kaki adila.


Mereka masuk ke dalam mobil dan berangkat mencari tempat hiburan yang tadi diberitahukan satpam


"Liat benar-benar ghe" kata adila


"Iya nyonya" jawab ghea sambil melihat kanan kiri jalan


"Kalo masih gak ada gimana ini ghe?" eluh adilaa


"Kalo ada gimana? fositif thinking dong"


Tak lama tempat hiburan itu pun ada didepan mata mereka, mereka turun namun adila sudah kelihatan putus asa.


"Permisi pak ini tempat hiburan malam kan?" tanya ghea mendahului adila


"Ada yang bisa saya bantu mba?"


"Saya cuma mau tanya, temen saya namanya aldi sering ke sini gak?"


"Aldi...? sering kesini? kayanya gak pernah denger deh"


"Yakin pak?"


"Yakin mba, soalnya saya kerja udah lama dan kalo emang temen mbanya sering kesini pasti saya tau"


"Yaudah pak makasih ya"


Adila makin membungkukkan badannya "Hhh" ia menghela nafas panjang

__ADS_1


Ghea menggandeng adila menuju mobil, adila menyenderkan tubuhnya dimobil "Kemana lagi ini ghe?"


"Cari lagi lah"


Ghea memainkan handphone nya mencari lagi bar terdekat dari ia berpijak


"Dil...ada sih nih bar nya satu jam dari sini jauh juga ya" kaya ghea memberitahu adila yang masih melemas


"Yang deket aja gak ada, apalagi ini yang bisa dua jam dari rumah ghe"


"Coba aja dulu, ayo" ghea menarik tangan adila


Akhirnya adila menuruti permintaan ghea ia mengemudi mencari tempat hiburan malam itu


"Kok jalannya ke gang gini" eluh adila


"Jangan-jangan nyasar dil"


"Tapi di maps bener"


"Semoga aja"


Tak lama maps nya menunjukkan arah kiri padahal arah kiri adalah panel beton besar sedang kan kanan adalah jalan gang lagi


"Nabrak ini jadinya nih" kesal adila


"Haduh, ada-ada aja lagi ini maps" eluh ghea


tak lama sepeda motor keluar dari gang, ghea dengan secepat kilat membuka pintu dan turun sambil melambaikan tangan nya


"Pak..pak.."


Pemotor itu berhenti "ada apa mba?"


"Saya mau tanya, kalo hiburan malem didaerah sini mana ya?"


"Ohh klub malem yang ada kamar sewa nya itu?"


"Kamar sewa? iya..iya" jawab ghea mengiyakan saja


"Ini lurus dulu mentok panel besar belok kiri langsung ada" jawab bapak-bapak itu


"Diujung jalan ini?"


"Iya belok kiri doang, yaudah mba saya buru-buru"


"Oh iya pak makasih"


Ghea kembali ke dalam mobil


"Gimana ghe?" tanya adila sambil menempelkan wajah nya ke stir


"Lurus terus belok kiri"


Adila tanpa banyak tanya langsung mengemudikan mobil nya mengikuti arahan ghea


"Dila, tapi kata bapak-bapak tadi yang aku tanya, katanya bar itu ada kamar sewa nya gitu?"


"Terserah deh, aku pusing..susah banget nyari pec*nd*ng satu ini!!" maki adila


Tak lama ia melihat sebuah bangunan luas, terdapat gerbang yang didalamnya ada sebuah kafe cantik lengkap dengan dalam ruangan yang tertutup rapi serta rumah yang berderet seperti kontrakan


"Mungkin ini kamar sewa nya" ucap ghea "kok bagus banget ya, tempatnya luas banget lagi" sambungnya


Mereka berdua turun dari mobil , kini seorang satpam malah yang menghampirinya

__ADS_1


Dari jauh satpam sudah tersenyum melihat adila dengan pakaian yang membentuk lekukan tubuh


"Mba mba perempuan yang diminta tuan zaffran datang ya? kata pak aldi bawa mobil putih baju hitam berdua?" tanya satpam itu yang langsung membuat adila dan ghea kaget bukan kepalang


__ADS_2