Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
Salah sangka?


__ADS_3

Adila dengan segera lari naik ke kamarnya mengambil kunci mobil dan dua gardigan "pake ghe"


Ia mengeluarkan mobil dari garasi seorang supir menghampiri nya "mau kemana nyonya? mau di antar?"


"Gak usah pak, saya cuma mau cari makan aja" tolak adila sambil menginjak gas dan membunyikan klakson mobil nya


"Tid...tid...tid..."


Seorang satpam segera berlari membuka pintu gerbang saat melihat mobil hendak keluar


Ghea memegang kursi dengan kuat "Dila pelan pelan, gue gak mau mati karena kecelakaan"


Adila terus menginjak gas mencari mobil suaminya yang tak terlihat, adila percaya zaffran pasti pergi ke tempat yang tadi siang ia sambangi maka dari itu adila menyusur jalan berusaha menemukan zaffran.


"Mobil nya perhatiin ghe?" kata adila yang fokus menyetir


"Kaya gimana? tau juga engga"


"Mobil hitam flat nya gak tau lupa"


"Lah semuanya juga hitam, banyak yang kita lewatin warna nya item" jawan ghea dengan asal


"Dibagian belakang mobil ada tulisan putih gitu ALYD kaya stiker tapi bukan stiker, pokonya ALYD deh" ujar adila


Ghea mengangguk sambil melihat lihat, mobil adila melambatkan laju mobilnya.


"Dila, dil" ghea menepuk paha adila


"Apa?"


"Mobil ada corak putih ALYD huruf gede kesana" menunjuk arah jalan belok kiri sedangkan adila lurus


"Serius?"


"Iya kesana" ghea menunjuk belokan yang sudah terlewati


Adila memutar balik dan mengikuti jalan yang dibilang ghea "tapi ghe, ke bar sana kan lewat yang tadi ya?"


"Iya ya dil, jangan-jangan kita salah"


"Tapi lo beneran liat?" tanya adila memastikan


"Gak ngerti juga sih, tapi kalo gak salah ada tulisan putih gitu dimobil item"


"Tuh.. tuh .." ghe menunjuk suatu mobil yang terparkir didepan supermarket


Adila lalu memarkir mobilnya didepan ruko kosong sebrang supermarket


"Bener gak?" tanya ghea


"Iyah, itu mobil zaffran"


"Terus gimana?"


"Kita harus tau dia beli apa"


"Caranya?" tanya ghea bingung


Adila celingak celinguk mencari orang, tak lama dua orang wanita kurang lebih usia 15 tahun datang melewati mobil adila "dek...dek..." adila melambaikan tangan


Mereka berdua berhenti

__ADS_1


"Sini" adila menggupaikan tangannya membuat mereka mendekat


"Ada apa ka?" tanya salah seorang


"Mau gak bantuin kakak, kamu masuk ke supermarket itu terus cari orang ini, nanti kamu vidio" adila menunjukkan foto zaffran yang ada dihandphone nya


"Ihh gak mau ka" tolak mereka


"Kakak kasih uang deh seratus ribu satu-satu" adila memamerkan uang berwarna ping itu


"Mau...mau..." dia menarik uang dari tangan adila


"Vidio in dulu baru kakak kasih" adila menarik uang nya lagi


Akhirnya meraka berdua berlari masuk ke dalam supermarket yang dipantau oleh mata adila dan ghea


Cukup lama mereka dan zaffran tak kunjung keluar


"Zaffran" kata adila melihat zaffran membuka pintu kaca itu dengan sebuah plastik besar, zaffran masuk ke mobil dengan semua belanjaan nya.


Tak lama dua bocah itu datang menghampiri ghea dan adila sedangkan mobil zaffran sudah pergi


"Dil terus gimana itu, dia pergi?" tanya ghea


"Gapapa nanti kita kejar" jawab adila sambil mengambil handphone yang diberikan anak perempuan tadi


Adila dan ghea melihat sebuah rekaman itu terlihat zaffran memilih milih makanan ringan , tak lama zaffran mengambil sebuah roko bukan satu namun sampai lima roko dengan merk yang berbeda


Tak lama ia mengantri kasir yang penuh sambil melihat lihat air mineral ia mengambil botol yang cukup besar dan mengambil sebuah permen karet


Tak lama ia membayar nya lalu pergi


"Gak ada yang aneh" kata ghea menatap adila


"Jangan-jangan dia bukan mau ke rumah temannya" saut ghea curiga


"Ka mana uangnya?" pinta bocah itu dari luar mobil


"Oh..iya ini maskasih ya dek" adila memberikan uang dua lembar seratus ribu dan handphone bocah itu dikembalikan


Adila segera memutar balik stir, menancap gas ke jalan tadi menuju bar. walaupun mobil zaffran kini tak terlihat namun dia yakin zaffran pasti ke sana.


Setelah sekitar lima menit adila menancap gas akhirnya ia berjalan santai terlihat mobil zaffran ada didepan hanya dihalangi sebuah taksi


"Mobil zaffran" ucap adila


"Mana?" tanya ghea


"Di depan mobil ini" tunjuk adila


"Ini jalan ke bar yang kita datengin dil, berarti bener dia kesana" ucap ghea


Adila mengangguk ngangguk saja


Setelah sekitar satu jam lebih ia benar masuk gang yang tadi, adila masih menjaga jarak takut zaffran mengetahui nya kalau ia dibuntuti istrinya sendiri.


Kini mobil zaffran terparkir disebuah parkiran yang ramai itu


"Disana aja dil disana, kita lewatin aja" suruh ghea


"Iya juga biar gak terlalu curiga berenti disini" jawab adila

__ADS_1


ia memajukan mobilnya diujung kamar sewa yang terpampang , zaffran masih didalam mobil setelah ia parkir belum melangkahkan kaki


Adila membuka kaca mobil nya dan melihat ke arah mobil zaffran, tak lama zaffran membuka pintu turun lah ia tidak dengan belanjaan nya.


Tak lama beberapa perempuan dan lelaki menghampiri nya seperti seorang teman, aldi datang dengan senyuman manis sambil memainkan handphone nya. zaffran bersalaman pada semuanya, sambil tersenyum santai.


"Tuh kan ghe, mereka semua kenal zaffran" kata adila dengan lemas


"Iya ya"


Tak lama salah seorang perempuan bertubuh tinggi dengan pakaian levis pendek dan kemben coklat yang menutupi dada nya mendekat ke arah zaffran sambil tersenyum manis, zaffran pun tersenyum manis padanya.


Tak lama dia mengarahkan tangannya pada pinggang zaffran akan memeluknya namun zaffran mendorong nya dan tersenyum


"Ehh...eh...nyosor amat" ucap ghea


"Tapi kok zaffran gak mau ya dipeluk sama dia?" bingung adila


"Jangan-jangan sebenernya zaffran orang baik cuma emang dia bergaul sama anak-anak malam gini?" pikir ghea


"Kita liat aja dulu" jawab adila


Kini zaffran duduk didepan kafe itu terlihat ia meminum sebuah kopi hitam "kok gak minum-minuman ya?" ucap adila makin bingung


Banyak perempuan yang tadi menghampiri zaffran namun zaffran seperti menjauh dan risih membuat adila dan Ghea makin bingung


"Dil, satpam bilang zaffran kesini jam tujuh tapi zaffran kesini jam delapan lewat, terus satpam bilang aldi bakal ketemuin zaffran sama perempuan yang bawa mobil putih baju item tapi gak ada perempuan baju item?" ghea menautkan alisnya


"Apa ada dua zaffran dan dua Aldi?" pikir adila


"Ah gilak...bikin pusing aja nih" gerutu ghea


Zaffran hanya duduk santai bersama aldi, walaupun ditemani banyak wanita tapi ia duduk saja tak menggoda dan tak melirik wanita **** didekat nya.


"Pulang aja deh kita, kanyanya dia emang niat ketemu aldi. tapi bilang ke rumah temen karena kalo dia bilang ketemu aldi apalagi di bar mana mungkin aku izinin" kata adila mulai memainkan stir mobil


"Kamu yakin gak mau ke sana?" tanya ghea


"Enggak deh, kayanya aku aja deh ghe yang parno padahal dia nya gak ngapa-ngapain juga" jawab adila


"Telepon coba telepon dia jujur gak sama kamu"


Adila berhenti dan menelpon zaffran


zaffran mengangkat nya


"Hallo mas"


"hallo sayang"


"Dia bahkan berani manggil aku sayang didepan semua nya" pikir adila


"kamu dimana sekarang mas?"


"Aku ada di tempat hiburan malam sama aldi, tadinya mau ke rumah temen ku tapi gak jadi, dia nya tiba-tiba batalin sepihak. maaf ya sayang aku belum bilang sama kamu"


"Zaffran gak bohong" ia berbisik pada ghea sambil mute teleponnya nya


"Yaudah mas gapapa, aku mau tidur"


"Yaudah tidur duluan gih, aku masih aga lama jadi, kamu gak usah nungguin aku"

__ADS_1


"Iyah mas"


Adila menutup teleponnya dan menancap gas pergi dari tempat itu


__ADS_2