Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
part 8


__ADS_3

Malam hari


Adila tengah duduk memalingkan wajahnya menatap Ghea karena disamping kirinya zaffran tengah memegang tangan nya sambil merasa bingung , ada apa dengan istrinya.


"Sayang kamu ini kenapa sebenarnya?" tanya zaffran terus memegangi tangan Adila


Adila hanya diam tak mengeluarkan satu patah kata pun


"Ghea? ada apa ini?" tanya zaffran melihat ke arah ghea


Ghea Menggelengkan wajahnya


"Adila jawab aku!!! kamu kenapa? jangan sampai aku pergi dari sini!!!" zaffran coba mengancam Adila


"Pergilah temui aliya" jawab Adila ketus


"Aliya?" serontak zaffran kaget bagaimana mungkin Adila tau aliya. gumam zaffran dalam hati


"Aliya? siapa Aliya?" zaffran berusaha santai walaupun tak bisa disembunyikan kalau ia sangat panik


"Jangan bersandiwara, sudah cukup kamu membohongi yang lain, jangan aku yang malam ini masih menjadi istrimu" ucap Adila masih dengan wajah datarnya


Zaffran melepaskan tangannya dari Adila ia lalu pergi menjauh dari rumah sakit


Adila mulai menangis lagi. Ghea berusaha menenangkan Adila walaupun Adila seperti nya tak mendengarkan ucapan Ghea karena rasa sakit yang harus ia terima


Zaffran berhenti di depan rumah yang cukup besar, ia turun dengan langkah penuh murka ia mengetuk pintu tapi bukan seperti orang bertamu melainkan orang yang menagih hutang


"Tok...tok...Aldi...buka pintunya...Aldi"


Tika membuka pintu dengan pelan dan ketakutan karena suara lantang zaffran "Eh Kak zaffran"


Zaffran menerobos masuk dan lari ke kamar Aldi namun rumah nampak sepi hanya ada Tika diruangan sebesar ini "Kemana Aldi?" tanya zaffran menatap murka Tika


"Tika gak...tau..kak dia belum pulang dari kemarin" jawab Tika menunduk dengan kata-kata terbata bata


Zaffran dengan cepat berjalan ke arah mobil dan bergegas pergi


"Kak zaffran...kak" Tika coba memanggil

__ADS_1


"Dia pasti mau ke bar ... jangan-jangan karena kak zaffran tau kalau kak Adila keguguran karena ngejar kak Aldi....aku harus ikutin" Tika pun berlari ke jalan menunggu taksi


"Ghea sebaiknya kamu pulang, ini sudah jam sembilan. kamu kan harus bekerja besok" seru Adila kepada Ghea yang terlihat mengantuk


"Aku pulang besok pagi saja, setelah ada orang yang datang menjaga kamu" jawab Ghea


"Kalau kamu pergi besok pagi emang kekejar waktunya? kan jauh ghe"


"Sudahlah cepat tidur, nanti pagi jam lima aku bakal ke Bekasi"


"Maaf ya merepotkan mu" kata Adila memegang tangan Ghea


Adila pun memejamkan matanya. Ghea mengambil ponselnya dan me WhatsApp revlan


"Revlan, besok ke rumah sakit pagi-pagi ya. kasian dia tidak ada yang jaga"


IYA AKU PASTI AKAN DATANG


Balasan cepat datang dari revlan


Aldi sampai dibar terlihat lah Aldi sedang duduk dengan Aliya dipangkuan nya . zaffran yang naik pitam masuk ke bar dengan murka


"Siapa yang menyuruh mu menemui Aliya" teriak zaffran mencekik leher Aliya. kini mereka menjadi sorotan


"Aaa....aaaa..." terdengar suara Aliya yang merasa tak bisa bernafas


"Bruk" Aldi menghajar zaffran jatuh tersungkur ke lantai menyenggol meja yang penuh dengan botol minuman


"Apa-apa sih loh!!!" teriak Aldi dan langsung menarik Aliya menjauh


"Uang , restoran dan bar ini kurang?" tanya zaffran dengan wajah yang masih murka


"Maksud Lo apa? gue gak minta apa-apa lagi sama Aliya" jawab Aldi bingung


"Brakkkk ....brentrang..."


Botol minuman beling itu mendarat di bahu kanan Aldi. zaffran melempar nya dengan penuh kemarahan kini terlihat darah mulai jatuh dari bahu Aldi


"Anak gua mati!!! karena Lo bilang sesuatu pasti sama Adila" zaffran menarik kerah Aldi. Aldi hanya berusaha menghindar dan memegang bahu nya yang terasa perih

__ADS_1


Semua orang yang melihatnya hanya merasa takut karena tak berani memisahkan nya . mereka tau bagaimana marahnya zaffran dan mereka tau zaffran punya banyak orang suruhan. mereka yang ada hanya mencari aman agar tak berurusan dengan orang seperti zaffran dan para orang berotot besar di hidup nya


Aldi mendorong sedikit tubuh zaffran walupun tak ada hasilnya "Zaffran....." lirih Aldi


"Adila tau sama Aliya!!! dan dia marah sama gue!!! udah pasti dia tau masalah ini!!! " teriak zaffran menatap tajam wajah Aldi


Dengan sekuat tenaga Aldi mendorong zaffran "Aahhhhhhh" teriakan muncul dari mulut Aldi yang mengeluarkan seluruh tenaga nya untuk mendorong tubuh zaffran yang semakin kuat memegang tubuhnya. hingga zaffran terjatuh dibawah Aldi


"Harusnya Lo nyalahin diri Lo sendiri!!!! Lo liat diri lo busuknya kaya apa!!!! apa Lo pernah ngerhargain Adila sebagai istri Lo apa Lo pernah mikir kalau Lo udah jadi seorang suami? harusnya Lo bersyukur punya istri kaya Adila yang selalu maafin Lo, tapi apa Lo berusaha buat jadi yang lebih baik? enggak!!!! denger ya zaffran!! Lo sendiri yang ngerusak rumah tangga Lo bukan orang lain. gak usah munafik jadi orang. gak pernah mau disalahin dan selalu pengen dipandang bahwa seorang putra Ali Aliyad itu laki-laki berkarisma padahal Lo itu lebih bejat dari gue!!!!" teriak Aldi menunjuk wajah zaffran yang menatap nya dari bawah


Zaffran yang tak terima dengan semua kata-kata yang keluar dari mulut Aldi mengepalkan tangannya dan menghajar wajah Aldi sekencang mungkin hingga Aldi jatuh ke lantai dengan cukup keras


Aliya berteriak dan memegang tubuh Aldi yang seperti sudah tak kuat berdiri "Maafin kita zaffran...demi apapun gue gak bilang apa-apa sama Adila"


"Kak zaffran!!!" Tika muncul tiba-tiba ia mendorong tubuh zaffran walupun tak bergeser sedikit pun


"Kakak" Tika menangis melihat kakaknya


"Kak zaffran kak aldi sama pacarnya gak pernah bilang apa-apa sama kak Adila . kak adila tau karena dia ngikutin kak Aldi waktu itu sama aku" Tika bangun dan menatap wajah kak zaffran


"Maksud kamu?" tanya zaffran bingung


"Waktu kak Adila mau nganter aku ke rumah temen ku, Kak Aldi lewat, kak Adila ngikutin ka aldi sampe sebuah ruko baru . terus kak Aldi bilang sama kak aliya. ini anakku kan bukan anak kak zaffran yang tidur waktu itu sama kamu. Kak Adila denger sendiri terus dia lari ke arah Kak Aldi yang mau pergi akhirnya dia jatuh dan banyak darah keluar" jawab Tika sambil menangis


Zaffran mematung mencerna semua kata-kata yang keluar dari mulut Tika


"Kak tolong kak Aldi" Tika memegang tangan zaffran memohon


"Brengsek" zaffran menendang sebuah botol minuman yang tergeletak di samping kakinya


"Gue udah bantu dia dengan restoran, bar dan uang!!! udah cukup gue bantu" jawab zaffran meninggalkan Aldi yang masih tergeletak


Zaffran pergi menggunakan mobilnya entah kemana dan Aldi segera dibawa ke rumah sakit




__ADS_1


Jangan lupa baca novel aku yang baru judulnya Terpaksa menikahi tuan muda manja


__ADS_2