Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
Part 3


__ADS_3

Ia menyenderkan tubuhnya di kursi kemudi sambil terus dilanda rasa kecewa


"Triling.....


KAK MASIH DIMANA?


Sebuah pesan WhatsApp datang dari Tika


"Iya tik, tunggu"


Jawab Adila yang kemudian mulai kembali mengendarai mobil mewahnya


Ia mulai mengusap air matanya dan kembali terlihat segar walaupun ada sedikit air mata dibawah matanya


Setelah beberapa menit ia sampai ke rumah Aldi saat hendak turun dari mobil ada panggilan masuk datang dari bibi


Adila mengangkat nya


HALLO NYONYA


"iya bi kenapa?" tanya Adila


NYONYA DIMANA? KENAPA PERGI SENDIRIAN?


"Ema" pikir Adila dalam hatinya ia tau yang bicara di ujung telepon itu bukan bibi


"Aku mau ke kantor mas zaffran" jawab Adila santai


KENAPA GAK TUNGGU KAMI SELESAI MEMBELI INI NYONYA


"Tut.. Tut...Tut...Tut...


Adila mematikan teleponnya "Mengganggu saja" ucap Adila turun dari mobil sambil membawa kresek putih berisi pulpen itu


Ia mematikan teleponnya agar tidak terus ditelepon


"Tok...tok...


"Kakak" Tika membuka pintu


"Ayo masuk" ajak Tika pada Adila


Ia masuk, rumah Aldi cukup besar dan bagus menurut nya


"Duduk, mau minum apa?" tanya Tika pada Adila


"Aku...air putih aja" jawab Adila yang kemudian duduk disofa


Tika berlalu mengambil air putih


"Aw..." Adila meringis perut nya kini terasa sakit dan kepala nya sedikit pusing


Setelah beberapa detik rasa sakit itu hilang "Kenapa ini?" Adila panik sambil memegang perutnya "Sebaiknya nanti aku tanya sama dokter tia"


"Ini kak minum" Tika menaruh air putih ke meja


"Oh iya ini pulpennya" Adila memberi pulpen pada tika


"Wah banyak banget, jadi stok ini mah" kata Tika terlihat senang

__ADS_1


Ia lalu duduk dilantai lalu melanjutkan menulis dimeja yang penuh buku itu


Adila menghembuskan nafas panjangnya lalu meminum air putih itu berharap rasa sakitnya tak datang lagi


"Aldi kemana?" tanya Adila yang melihat rumah sepi saja


"Dia pergi dari malam gak pulang sampe sekarang" jawab tika


"Apa mungkin di bar?"


"Bisa jadi kak, semenjak dia punya pacar itu dia jarang sekali pulang mungkin tiap malam dia bercinta saja" ketus Tika


"Hustt gak boleh gitu" ucap Adila


"Oh iya kak nanti antar Adila ngasih tugas ini ya" kata Tika menunjuk bukunya


"Boleh, kemana?" tanya Adila


"Ke rumah temen Tika, katanya ngumpulin nya disana" jawab tika


Tak lama setelah Tika menyelesaikan tugas nya ia dan Adila pergi menggunakan mobil


"Di mana rumahnya?" tanya Adila


"Terus aja kak" jawab ria


"Itu kan ka Aldi" ucap Tika menengok ke arah kaca


Terlihat lah mobil hitam dengan kaca depan terbuka


"Mana Aldi?" tanya Adila menengok


"Mau ke mana dia?" tanya Adila terus menatap mobil didepannya


"Itu tapi bukan mobil ka Aldi kak, apa iya dia beli mobil baru?" tanya Tika menatap Adila


"Baru? apa dia lagi punya uang?" pikir Adila


"Ka...jalan ke rumah teman ku belok kanan" teriak Tika menunjuk jalan yang dilewati Adila


"Kakak mau ngikutin Aldi dulu" jawab Adila terus menatap mobil Aldi di depannya


Cukup jauh mereka membuntuti Aldi tak lama Aldi berhenti di sebuah ruko panjang namun sepi sekali seperti ruko baru dibangun


Ia melihat Aldi memasuki mobilnya ke dekat ruko yang sedikit berjarak sedangkan Adila dan Tika sudah turun yang mobil nya diparkirkan dibahu jalan


Terlihat Aldi turun dari mobil, Adila dan Tika berjalan pelan mengintip Aldi di sela-sela ruko yang masih banyak bekas bangunan nya itu


"Ka ngapain?" tanya Tika berbisik


"Tunggu dulu, Kaka mau liat dia ketemu siapa" jawab Adila sambil berbisik juga


Tika hanya mengangguk ngangguk saja mengikuti Adila


Tak lama ada seorang perempuan datang menggunakan taksi online


"Kak...itu pacarnya kak Aldi" tunjuk Tika pada perempuan berwajah cantik dan berpakaian seksi itu


"Hah? kaya pernah liat" gumam Adila dalam hatinya

__ADS_1


Aliya memeluk Aldi dan mencium pipi kanan dan kirinya


"Sayang" ucap Aliya manja


"Lama banget sih" sinis Aldi sambil membenarkan rambut Aliya


"Aliya aku beliin kamu sepatu, liat deh" dia membuka pintu mobil


"Aliya" ucap Adila


"Iya kak namanya Aliya" ucap Tika memperjelas


"Wah bagus banget" kata Aliya melihat sepatu itu


"Iya dong, pokonya kamu jangan kebanyakan pake sandal tinggi pake itu aja" seru Aldi


"Iya lah aku kan gak mau anak ini kenapa-kenapa" ucap Aliya memegang perutnya yang masih rata


"Tapi kamu yakin kan ini anakku bukan anak zaffran si breng*** yang tidur sama kamu itu hah?" ucap Aldi sambil menatap tajam Aliya


"Anak zaffran?" Adila berbicara peran sambil menatap kosong


"Enak aja kamu" Aliya memukul aldi


"Ayo ah , aku becanda" ucap Aldi merangkul aliya untuk masuk mobil


Sayangnya saat Aldi bilang Adila masih dengan tatapan kosong nya ia masing memikirkan kata-kata Aldi "Bukan anak zaffran yang tidur sama kamu"


"Kak..." Tika menggoyang kan tangan Adila , Adila nampak lemas dan memegangi perutnya lalu ia langsung melihat ke arah Aliya dan Aldi yang mau masuk mobil


Ia berlari dengan sekuat tenaga ingin meminta kejelasan namun "Bruk...."


"Awww....." Adila meringis kesakitan ia jatuh saat menginjak batu yang tak rata


"Akh....Aw...huh..." Adila memegang perutnya kini darah terlihat jatuh ke pahanya yang mulus


Tika bingung ia harus bagaimana "Kakak" dia memegang tangan Adila sambil menengok kanan kiri sedangkan Aldi menancap gas pergi entah kemana


"Gimana ini?" Tika bangun mencari orang namun nihil ia tak menemukan siapa siapa


Ia ingin membawa Adila ke rumah sakit tapi ia tak bisa mengendarai sebuah mobil


"Handphone handphone" Tika merogoh kantongnya namun "Apalagi ini , handphone juga lupa gak bawa" ucap Tika makin khawatir yang melihat Adila sudah seperti orang tak kuat menahan matanya agar terbuka


"Kak..gimana ini" Tika menangis sejadi jadinya sedangkan Adila hanya menahan sakit serta menarik nafas dan mengeluarkan nya


"Handphone kakak mana kak?" tanya Tika bingung ia langsung berlari ke mobil ia mencari handphone Adila terlihat lah handphone tergeletak di kursi


"Aku nelepon siapa ini?" Tika bingung membuka WhatsApp handphone adila


"Kak zaffran...kak zaffran....kak zaffran" terlihat lah nomor kan zaffran dengan secepat kilat Tika menelpon sambil berlari kembali mendekati kak Adila


"Akh...siallll" maki Tika. handphone Zaffran tak aktif


"Siapa lagi ini?" Tika mencari di kontak namun hanya ada dua nomor zaffran dan revlan


"Sudah lah aku telepon saja" ucap Tika yang memberanikan diri


Namun tetap nihil teleponnya pun Sama tidak aktif

__ADS_1


__ADS_2