
Aldi yang melihat zaffran mendekat dengan merangkul aliya
"Bos"
"Kalian?" tunjuk zaffran pada Aldi dan Aliya
"Pacaran" jawab Aliya
"Ohh" cuek zaffran
"Mana temen kamu?" tanya Aldi
"Bentar" Aliya pergi dari rangkulan Aldi
"Bos mau ke kamar gak?" tanya Aldi pada bosnya itu
"Enggak lah, gue mau ngomong sama Lo. sini" ajak zaffran ke tempat duduk
"Kenapa?" Tanya Aldi duduk dikursi
"Gue gak jadi jual bar ini, gue minta maaf" kata zaffran menatap Aldi
"Apah, kok gitu bos. gue udah terima transfer bar ini tinggal ngurus surat doang" kata Aldi kaget
"Balikin aja duit nya ribet lu, sayang bawain minum" teriak zaffran pada seorang perempuan
"Gue udah mau bikin bisnis bos"
"Bisnis? emang Lo bisa bisnis?"
Aldi menatap murka pada wajah zaffran
Tak lama Aliya datang dengan seorang wanita cantik berpakaian seksi
"Zaffran kenalin Nafa" kata Aliya pada zaffran
Zaffran bangun dari duduknya dan mencium kedua belah pipi wanita itu
Tak lama perempuan yang tadi membawa minuman pada zaffran "Makasih sayang"
Aliya kini duduk di samping Aldi, Aldi memegang nya dan pergi dari hadapan zaffran
"Sini sayang" zaffran memeluk kedua perut perempuan itu menyuruh nya duduk dipahanya
Kini mereka berdua mabuk bersama
Rumah zaffran.
Adila bangun duduk bangun duduk sebentar-sebentar melihat ke arah jendela menantikan zaffran yang tak kunjung pulang
Kini jam sudah menunjukkan pukul 22.00
"Kemana kamu mas?" gumam Adila
Adila bukan takut zaffran bersama perempuan lain tapi ia takut zaffran kenapa-kenapa dijalan apalagi jika benar-benar ia ke bar dan pulang mabuk apa yang akan terjadi
Adila duduk dengan menutup wajahnya dengan kedua lengannya sambil terus menantikan zaffran pulang
"Tak...tak...
suara hening malam kini memperdengarkan jam yang sangat terdengar jelas dalam sepi
Adila melihat jam dinding yang sudah makin membuat matanya mengantuk kini menunjukkan pukul 02.01
Kini Adila melihat ke arah pintu dan membukanya zaffran masih tetap tak terlihat
Akhirnya Adila kembali ke sofa untuk berbaring dan akhirnya ia terlelap
Esok pagi
Bibi membangun kan Adila yang tertidur di sofa
"Nyonya" bibi mengelus Adila dengan lembut
"Bibi" Adila membuka matanya
__ADS_1
"Kenapa nyonya tidur disini?" tanya bibi
Adila ingat jika ia tertidur menunggu zaffran , ia bangun dan membuka pintu
Terlihat mobil zaffran terparkir di garasi mobil yang terbuka dengan dijaga dua supir
Adila menghampiri nya "Pak"
"Ada apa nyonya?" tanya supir
"Mas zaffran pulang kapan?" tanya Adila kaget
"Tadi subuh nyonya, diantar temannya yang dulu kesini"
"Aldi?" tanya Adila
"Bukan nyonya, tapi yang malam-malam kesini itu"
"Gilang dan... feno"
"Saya kurang tau namanya nyonya yang jelas yang satu menyupir mobil bapak yang satu pun membawa mobil sendiri dibelakang"
"Ohh begitu, yasudah" kata Adila membalikkan badannya
"Tuan diantar dalam keadaan mabuk nyonya"
Adila yang mendengarnya lalu pergi berjalan kedalam masuk ke atas kamarnya
Adila membuka pintu terlihat zaffran tertidur pulas dengan bau alkohol yang menyengat
Adila berdiri menatap zaffran
"Kamu seperti ini karena kecewa sama aku? atau memang karena nafsu mu mas?" Adila melemaskan dirinya menjatuhkan nya ke bawah lantai dekat kaki zaffran
Adila membuka sepatu yang dikenakan zaffran Ia mengganti pakaian zaffran dan mengelap badannya yang bau alkohol
Zaffran masih tertidur pulas karena pengaruh alkohol
Adila kini masuk ke kamar mandi untuk mandi
Setelah selesai ia sarapan sendirian lalu naik ke atas menaruh roti kesukaan zaffran dan kentang goreng serta susu putih
"Adila pengen bertemu, bisa ?"
Revlan langsung membalas tanpa jeda detik
AKU JEMPUT
Adila hanya membaca dan pergi keluar menunggu diluar rumah
Tak lama revlan datang mungkin hanya 10 menit
Adila menghampiri nya "Kok bisa datang cuma sepuluh menit?" Adila bingung
"Emang nya kenapa kalo sebentar?" tanya revlan mendekat ke Adila
"Kan jauh dibekasi?" tanya Adila
"Tau dimana aku dibekasi?" tanya lagi revlan
"Kan katanya kamu ada rumah dibekasi"
"Ada, tapi emang aku bilang aku dibekasi?"
"Terus dimana?"
"Dijakarta"
"Oh ya, yaampun aku lupa kamu pasti harus bekerja" kaget Adila
"Aku kan ada projek kerja sama si pecun**** jadi aku tinggal di apartemen dan aku tidak bekerja terus-menerus"
"Ohh begitu" Adila mengangguk
Adila membuka pintu mobil "Ini mobil apa sih sebenarnya?"
__ADS_1
Revlan kembali berlari ke pintu sebelah "Mobil rongsokan"
Adila tersenyum
"Kemana ini?" tanya revlan
"Kemana ya?" Adila bingung
"Kok gak tau?"
"Adila sebenarnya pusing di rumah saja makanya Adila minta kamu jemput kamu"
"Aku siap kok kapan saja kamu ganggu" kata revlan tersenyum
Adila tersenyum malu
"Kita ke .... mana ya?" bingung juga revlan
"Gimana kalo kita ke Bekasi"
"Aku jauh-jauh ke Jakarta diajak ke Bekasi lagi"
"Ayo....revlan...kita ke restoran yang teman aku kerja" Adila berbicara sambil memohon memegang tangan revlan diatas stir
Revlan melirik Adila sambil tersenyum
Adila dengan cepat melepaskan tangannya dan menyenderkan tubuhnya di kursi mobil
"Oke" jawab revlan tancap gas ke arah Bekasi
Rumah zaffran.
Zaffran yang tertidur kini bangun dari tidurnya "Huahh" iya kini duduk sambil menyenderkan tubuhnya
Zaffran melihat jam menunjukkan pukul 09.30
Zaffran melihat pakaian nya yang telat berubah "Perasan...." zaffran mengingat bahwa ia bukan menggunakan pakaian ini
Lalu zaffran melihat sepatu nya masih tergeletak dibawah kasur dan baju kotor nya di bak kotor
"Ini kan baju ku semalam" gumam zaffran
Ia mengambil handphonenya di meja terlihat lah makanan yang ada zaffran duduk disofa dan sarapan
Lalu ia memencet handphone barunya namun sudah mati habis baterai ia mengecasnya dan turun ke bawah
"Bi..." sapa zaffran pada bibi yang tengah mencuci piring
"Eh tuan sudah bangun, sudah dimakan sarapan yang sudah disiapkan nyonya tuan?"
"Nyonya? Adila yang menaruh makanan di meja?"
"Iyah tuan"
"Sudah saya makan, sekarang Adila kemana?" zaffran menengok Kanan kiri
"Saya gak tau tuan , yang jelas tadi nyonya keluar rumah"
"Keluar rumah?" bingung zaffran
"Apakah tuan bekerja? kata nyonya dia sudah menyiapkan pakaian di kasur"
"Kerja bi nanti saya pergi" kata zaffran
Ia keluar berjalan ke arah post satpam dekat gerbang
"Adila keluar sama siapa?"
"Saya tidak tau tuan" jawab satpam
"Gimana bisa gak tau kalian kan didepan"
"Maksud saya tau tuan nyonya keluar, tapi saya tidak tau itu siapa "
"Lelaki atau perempuan bagaiman ciri-ciri nya?"
__ADS_1
"Seorang lelaki muda tuan seperti nya seumuran tuan, dia memakai baju rapih dan berjas berambut pendek seperti tuan dan menggunakan mobil bagus berwarna merah" perjelas satpam
Zaffran mengepalkan tangannya "Revlan Muhammad"