Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
pembalasan untuk zaffran


__ADS_3

Kini Adila sampai rumah terlihat kosong di ruang bawah


Dia naik ke atas kamarnya terlihat zaffran terbaring ditempat tidur


"Mas" panggil Adila


"Ada apa?" tanya zaffran bingung


"Kamu sakit atau kenapa?" tanya Adila duduk disampingnya


"Aku cuma kecapean aja" jawab zaffran


"Kecapean? emang nya semalem kamu habis apa?" tanya Adila


"Aku...aku...cuma kecapean kerja kali" kata zaffran terbata-bata


"Kamu bohong ya sama aku?" tanya Adila lebih tajam


"Bohong apa?" bingung zaffran


Adila Menggeleng "Aku mau pergi sebentar"


"Kemana lagi?"


"Sebentar doang" jawab Adila pergi


Zaffran masih bingung memikirkan malam itu


"Kenapa gue bodoh banget sih!!!" maki zaffran memukul kepalanya sendiri


Adila me WhatsApp revlan "Bisa bantu aku?"


Dengan cepat revlan membalas "Ayo ketemu, Dimana?"


"Di.....ruko persimpangan jalan dekat jembatan"


OKE


Adila memesan taksi online dan berangkat kesana


Setelah sampai ia menunggu revlan dengan tak sabar setelah sekitar dua puluh menit revlan baru sampai


"Maaf terlambat" kata revlan menghampiri Adila


"Gak papa" jawab Adila


"Ada apa?" tanya revlan bingung


"Zaffran hari ini gak masuk kerja baru hari ini aku ngeliat dia gak bersemangat"


"Jadi?"


"Semalem dia pulang pagi, dia bilang habis ketemu Aldi temennya yang sering di bar itu dan sejak tadi pagi sikap nya berubah"


"Kamu mau kita selidikin?" tanya Aldi


"Iya, aku mohon" kata Adila memegang tangan revlan


"Ayo" kata revlan


"Kamu mau kita ke mana?"


"Ke rumah Aldi"


"Kamu tau?"


"Tau kok..."


Rumah zaffran.


Zaffran menelepon Aliya dengan panik berharap diangkat


HALLO


"Hallo al"


ADA APA?


"Gue minta maaf kejadian semalem"


YA AMPUN, LO MIKIRIN ITU?

__ADS_1


"Iya lah **** lu, sekarang Adila lagi hamil dan gue gak mau sampe Lo nemuin gue apalagi Adila dan bilang sesuatu yang aneh-aneh"


SABAR-SABAR BOS!!! LO PIKIR GUE CUMA PERNAH TIDUR SAMA LO AJA. ENGGAK LAH!!!


"Maksud loh?"


YA...KARENA KERJAAAN GUE EMANG KAYA GITU LO GAK USAH TAKUT GUE MINTA TANGGUNG JAWAB SAMA LO


"Serius al?"


IYA, TAPI LO JANGAN SENENG DULU


"Apa? apa yang Lo mau?"


LO KAN SEMALEM LUPA GAK BAYAR GUE


zaffran menarik nafas panjang "Hhhhhhhhh"


"Jadi Lo mau bayaran berapa? berapa pun gue kasih asal jangan pernah temuin Adila"


PERTAMA GUE PENGEN LO KASIH BAR ITU KE ALDI GRATIS!!!


"Kasih ke Aldi?"


IYA KAN DIA PACAR GUE


"Oke, nanti gue suruh aldi nyelesain"


OKE, YANG KEDUA


"Ada yang kedua?" kaget zaffran


YANG KEDUA LO HARUS BELI RESTORAN XX ATAS NAMA ALDI YANG KETIGA KASIH GUE CASH 3 MILYAR SORE INI


"Hahhh Gilak Lo, Harga bar aja gak murah!!! apalagi restoran xx dan itupun kalo dijual!!! terus sore ini juga Lo mau uang cash tiga milyar... Lo morotin gue?"


GUE GAK MAKSA KALO LO GAK MAU GAK USAH


"Oke...oke...fine"


Zaffran mematikan teleponnya


"Duit dari mana sebanyak itu" pikir zaffran


"Tos" kata Aldi pada aliya


Mereka tertawa


"Kerja bagus.... bisa-bisanya dia nyuruh gue ngejual bar setelah gue udah nyiapin bisnis restoran dengan santai dia bilang gak jadi, sekarang dia harus beliin gue restoran sama bar sama uang buat mulai bisnis" sambil melirik pada aliya yang tersenyum


"Lagian dia kaya doang tapi ****, padahal kan semalem gue sama dia gak ngapa-ngapain. bagus juga sih mungkin dia terlalu mabok"


"Iya ya mana mungkin aku nyuruh kamu layanin dia" saut aldi


"Pas kamu buka bajunya aja dia udah gak sadar... lagian aku juga cuma tidur tanpa pakaian Deket dia, tadi nya aku kira aku harus drama nangis-nangis tapi ternyata dia udah bangun duluan dan percaya dasar zaffran ****!!!" maki Aliya


Rumah Aldi.


"Ini rumahnya" kata Adila


Revlan menghentikan mobil nya, tak lama Tika menghampiri nya "Ka Adila" dia memeluknya dengan erat


"Kakak kangen sama kamu" balas pelukan Adila


"Ada apa kakak kesini? Nyari ka Aldi? ka Aldi gak ada pergi sama pacarnya"


"Yah..... kakak tadinya ada urusan, oh iya tadi Aldi pulang jam berapa?"


"Dia pulang pagi jam delapan sama pacarnya terus pergi lagi"


"Dia ada bilang sesuatu gak atau ngomong-ngomong zaffran"


"Ada"


"Apa?"


"Dia bilang "Hari pembalasan untuk zaffran" emang nya balesan apa sih ka?"


Adila terdiam dan bingung "Balasan?Zaffran?" bingung Adila


"Kak"

__ADS_1


"Kakak juga gak tau apa maksudnya" jawab Adila


"Kakak mau aku nanyain itu sama kak Aldi?"


"Boleh, nanti kalau kak Aldi ngasih tau, kabarin kakak"


"Caranya?" tanya tika


"Ini" Adila memberi kartu nama nya


"Oke kak" Tika mengambil kartu nama Adila


"Yaudah kakak pulang dulu ya" kata Adila pamit


"Sekarang?" tanya tika


"Iya, dadah"


"Dadah kak" Tika melambaikan tangannya


revlan mulai mengendarai mobil


"Sebenarnya ada apa sih dil?"


"Aku cuma takut kecewa, aku takut setengah anak ini lahir dia masih tak berubah" ucap Adila memegang perutnya


"Kikkkkkkkk" revlan mengerem mendadak


"Kamu hamil?" tanya revlan kaget


Adila mengangguk-nganguk dengan bingung


Revlan lalu kembali menjalankan mobilnya


"Ada apa?" tanya Adila bingung


"Aku gak nyangka aja kalo kamu hamil"


"Kamu marah?"


"Marah kenapa aku" jawab revlan. padahal ia sangat kecewa dengan kehamilan Adila


"Padahal aku sudah berharap sekali" gumam revlan


"Kalau benar zaffran main perempuan lain aku akan benar-benar meninggalkan dia" ucap Adila mengepalkan tangannya


"Serius?" tanya revlan


"Serius lah aku enggak main-main. aku gak mau punya seorang suami sekaligus seorang ayah untuk anak ku bernafsu seperti iblis" teriak revlan


Revlan malah tersenyum lebar


Kini revlan mengantar Adila pulang namun hanya sampai persimpangan jalan


"Disini aja serius?" tanya revlan


"Iya, lagian udah deket" jawab Adila turun


"Yuadah ati-ati" kata revlan tetap memantau Adila berjalan


"Sebenernya aku malas jalan kaki tapi kalau aku gak jalan nanti mas zaffran tau aku pergi sama revlan, aku bisa melibatkan kesehatan revlan lagi dia bisa membuat wajah revlan babak belur" gumam Adila sambil terus jalan kaki


Kali ini dia sampai dan dibukakan pintu oleh satpam


"Habis dimana Bu? kok jalan?" tanya satpam


"Habis di supermarket depan pak" jawab Adila berbohong


Adila melangkah kan kaki ke kamar naik ke suaminya yang dilihatnya tidak ada


"kemana zaffran?" bingung Adila


Dia mencari dikamar mandi dan ditempat lain namun tetap tak ada


Adila kembali ke satpam depan


"Pak, zaffran emang pergi?" tanya adila pada satpam


"Oh iya Bu maaf saya lupa, kata tuan dia mau pergi ada urusan pekerjaan katanya"


"Ohh begitu" Adila membalikkan badannya melangkah kembali ke rumah

__ADS_1


"Dia bilang kecapean tapi dia pergi ada yang aneh!!" gumam adila


__ADS_2