Nafsu Suamiku

Nafsu Suamiku
Kebohongan


__ADS_3

Tak lama taksi itu berhenti disebuah rumah mewah , Adila turun yang langsung dihampiri satpam


"Loh nyonya, kok naik taksi?" sambil celingukan mencari mobil lain


"Iya pak, pak supir tadi saya suruh nganterin temen saya" jawabnya


"Ohh begitu, silahkan masuk nya" bungkuk seorang satpam


"Pak, itu mobil siapa?" Menunjuk mobil hitam yang terparkir didepan rumah


"Saya kurang tau nyonya, katanya sih udah buat janji sama tuan" jawab satpam itu


"Berapa orang?" tanya adila penasaran


"Dua nyonya, satu perempuan satu lelaki"


"Dua?" adila mengerutkan dahinya yang langsung dijawab anggukan oleh satpam itu.


Ia berjalan sambil menenteng tas nya. lalu menghentikan langkah kaki dan berdiri di teras rumah sambil menatap pintu rumah yang tertutup rapat.


Sedangkan di dalam rumah zaffran masih asik bersama Aldi dan Syakira , Aldi yang hendak membuang plastik melihat Adila yang berdiri mematung disana lewat jendela rumah.


"Bos bos ada cewek diluar bos" ujar aldi sambil kembali ke kursi


"Siapa?" tanya zaffran bingung


"Gak tau juga"


"Adila...Adila! pasti adila, istri gue!!!" ucap zaffran mulai panik


"Yah terus gimana dong?" tanya aldi ikut panik


"Pindah-pindah" ia mendorong syakira dengan kasar


Syakira pun segera pindah duduk dekat aldi sambil memeluknya


Zaffran membuka permen dan memasukan ke dalam mulutnya hingga tiga permen, Karna ia tau mulutnya pasti bau alkohol.


"Ini gimana ini?" tanya Aldi menunjuk rumah zaffran yang penuh sampah bahkan ada botol minuman beralkohol


Zaffran menggeser semua sampah dihadapannya ke hadapan aldi, seolah olah ia hanya duduk dan melihat temannya mabuk.


Zaffran membasuh muka dengan air kemasan yang ada dihadapannya, dan segera mengeringkannya menggunakan tisu.


Zaffran duduk sambil memegang gelas berisi air putih sambil memainkan handphone seolah sibuk dengan dunia maya


Tak lama "Bruk..."


Adila cukup kencang membuka pintu rumah, hingga satu daun pintu itu terbuka lebar.


Zaffran menatap ke arah pintu sambil menaikan alisnya "Sayang" panggil zaffran dengan nada tenang


Adila berjalan dengan rusuh ke zaffran melihat ke arah Syakira dan Aldi yang kini mereka sedang duduk bersandar dengan botol minum disisi nya


Adila pun melihat ke sana sini rumahnya penuh dengan sampah makanan dan minuman


Zaffran mulai salah tingkah , ia menepuk kursi di sisinya "Sini sayang" katanya


Adila duduk disamping zaffran dan terus menatap syakira dan aldi dengan penuh tanya dan merasa aneh


Zaffran yang paham bahwa adila seolah sedang menelaah apa yang terjadi, langsung seakan memutar balikan fakta


"Ini aldi yang kata aku punya bar, dia kesini bawa pacar nya namanya Syakira" perjelas zaffran


"Itu" Adila menunjuk botol minuman disamping zaffran


Zaffran menoleh kesampingnya"aduh kenapa harus lupa sama yang ini" pikirnya


"Itu bekas gue kok, tadi gue disitu terus pindah kesini" beri pembelaan aldi


"Mas zaffran kan lagi sakit, perlu istirahat dan kayanya ruang tamu harus di bersihin dulu deh supaya gak jadi sumber penyakit juga" kata adila sambil menatap sampah


Zaffran memberi kode lewat matanya pada Aldi

__ADS_1


Aldi bangun dari duduknya menggandeng Syakira yang masih mabuk "Ayo sayang pulang"


Mereka berdua bersalaman pada zaffran namun adila hanya tersenyum mengabaikan ayunan tangan aldi dan syakira.


adila menatap zaffran yang terdiam sambil merunduk


"Maafin aku sayang" kata zaffran memegang tangan istrinya itu


Adila berdiri pergi meninggalkan zaffran sambil meneteskan air matanya


"Adila...dil... dila" panggil zaffran yang tak digubris Adila


Adila membaringkan tubuhnya ditutupi selimut sambil terisak tangis ia menutup mata


Zaffran terdiam sambil menepuk keningnya "Sial-sial"


Tak lama zaffran membanting botol alkohol yang ada dipinggir nya "Brakk..."


botol itu pecah dan belingnya berserakan tak karuan


"Kenapa gue malah kejebak sama permainan gue sendiri?" kata zaffran menyesali kecerobohannya


Dua orang satpam dan dua orang supir menghampiri nya tergesa-gesa, karena pintu tidak di tutup ia segera masuk takut terjadi apa-apa.


Mereka keget bukan kepalang rumah majikan nya kini seperti rumah kosong dipenuhi sampah makanan dan pecahan botol dimana-mana


"Ada apa ini tuan?" tanya seorang supir dengan berani


"Tuan gak papa?" saut lagi seorang satpam dengan hati hati


"Antar saya ke atas, beresin semua nya" perintah zaffran


Seorang satpam mendekat dan merangkul zaffran menuntun nya berjalan "Ati-ati tuan ada beling"


Kini zaffran berada di depan pintu kamar


"Pergi" seru zaffran


"Baik tuan"


Zaffran mengetuk pintu "Tok...tok...tok..."


Tak ada sahutan


Zaffran membuka pintu


Terlihat Adila yang membelakangi pintu sambil masih ditutupi selimut


"Adila bantu aku masuk"


Tak ada jawaban yang keluar dari mulut Adila


"Adila" teriak zaffran


Adila bangun dari tidur nya dan mengusap air matanya


Dia menghampiri zaffran dan menuntun zaffran ke sofa


"Sayang" zaffran memegang tangan Adila


Adila menepisnya , dan ia melangkah kaki nya keluar kamar sambil berderai air mata


"Permainan apa lagi ini, aku bahkan melihat saat perempuan itu pindah dari pelukan suami ku ke pelukan temannya?" pikir Adila dalam hati sambil terus terisak Tangis


Satpam dan supir yang masih membereskan rumah melihat ke arah Adila yang berjalan pelan


"Nyonya kenapa nyonya?" tanya salah seorang satpam


Adila terus berjalan keluar ...


Seorang satpam membuka gerbang "Ada apa nonya? mau saya antar?"


Adila tetap melangkah kan kakinya berjalan keluar rumah dan berhenti disebuah pohon yang rindang ia menunduk sambil terus menangis

__ADS_1


Zaffran mengepal kan tangan kiri nya sambil bernafas tak menentu


Ia membanting semua barang yang ada dimeja kamarnya termasuk guci kecil mewah dari luar negri itu kini pecah


"Suara apa lagi itu?" tanya seorang satpam


"Coba cek pak" kata seorang supir


Satpam itu berlari menaiki tangga menuju kamar utama


"Tuan"


Satpam itu berdiri diluar dengan pintu yang terbuka lebar


"Adila kemana panggil dia?"


"Nyonya pergi keluar tuan ditanya pun gak dijawab tuan"


"Naik mobil atau pergi sendiri?"


"Pergi sendiri tuan"


"Pergi, cari adila sampai ketemu pastiin dia baik-baik aja"


"Baik tuan, tapi apa gak sebaiknya beling ini saya bersihkan dulu?"


"Iya bersihin dulu baru nanti pergi cari Adila"


Satpam itu masuk zaffran membaringkan tubuhnya


Kini ruangan bawah yang tadi dipenuhi sampah jadi kembali bersih para pekerja itu membersihkan nya dan menyapu lantai serta mengepel nya


"Nyonya Adila kenapa ya?" tanya seorang supir


"Kayanya dia ribut sama tuan deh" saut seorang supir lagi


"Pasti gara-gara dua orang temennya tuan tadi, kan ada perempuan nya tuh" jawab seorang satpam


"Kasian ya nyonya"


"Lagian sih tuan ada ada aja dapet istri yang cantik terus baik masih aja ke goda perempuan lain"


"Namanya juga lelaki pak"


"Lah kan kita juga lelaki"


"Haduh maksud saya lelaki berduit gitu, kita kan mana ada duit buat seneng-seneng sekalinya dapet duit lebih ya dipake buat bayar utang di warung"


Bergosip mereka bertiga


Sekarang kamar zaffran yang sudah bersih dari pecahan beling dan barang yang berserakan


"Ada lagi yang harus dikerjakan tuan?"


"Cepet cari Adila"


"Baik tuan"


Satpam itu turun membawa plastik pecahan beling guci


"Kenapa-kenapa?" tanya supir


"Gak tau, dia berantakin barang-barang sama mecahin beling nih" sambil mengangkat plastik tadi


"Yaudah buang sana"


"Kita di suruh nyari nyonya sama tuan"


"Emang nyonya kabur?"


"Ya gak tau juga , tapi ya kita cari aja"


"Yaudah deh ayok"

__ADS_1


Mereka ber empat keluar dari rumah sambil menjinjing kantong plastik sampah dan beling


__ADS_2