One Night With My Teacher

One Night With My Teacher
Eps 18


__ADS_3

"Dari mana Nai?" Tanya Aca yang melihat Naila baru kembali ke kursi nya.


"Dari ruangan pak Jefri" Jawab Naila. Namun seketika Naila mengerti apa yang di maksud Bela tadi.


Brack


"Sia****n" Teriak Naila marah.


Seluruh teman sekelas nya menatap ke arah Naila. Naila keluar dari kelas nya mencari keberadaan Bela. Dia mencari Bela di ruang guru.


"Lho Naila ada apa? Kok kamu tidak masuk kelas?" Tanya guru lain yang melihat Naila masuk ke dalam ruang guru.


"Maaf bu saya ingin mencari bu Bela" Jawab Naila.


"Oh bu Bela. Itu di sudut sana meja nya" Jawab guru lain pada Naila.


"Terima kasih bu" Ucap Naila. Naila berjalan ke sudut ruangan. Dia berdiri di depan meja Bela, Bela melihat Naila dengan senyuman nya yang mengejek.


"Apa maksud ucapan anda barusan? Saya mendapatkan nila saya dengan kerja keras saya. Ada hak apa anda berkomentar seperti itu pada saya?" Tanya Naila marah.


"Hafuh Naila. Kamu kenapa marah marah sama saya? Mwmang nya saya bicara apa sama kamu?" Ucap Bela keras.


Seluruh guru menatap ke arah Naila. Kepala sekolah yang mendengar ucapan Bela berjalan menghampiri Naila.


"Ada apa ini Naila? Kenapa kamu di sini bukan nya ke kelas?" Tanya kapala sekolah pada Naila.


"Bu Bela bilang kalau saya mendapatkan nilai tinggi karena saya menggoda pak Jefri san guru lain. Jelas saya marah karena semua nilai yang saya dapat dari jeri payah saya sendiri" Ucap Naila tegas.


"Jangan memfitnah saya kamu Naila. Saya tidak pernah bicara seperti itu ke kamu" Ucap Bela pura pura polos.


"Anda bicara seperti itu pada saya tadi di tangga. Saya mendengar nya dengan sangat jelas" Ucap Naila marah.


"Jangan memfitnah saya Naila. Saya tau saya salah kemarin karena membela Vera. Tapi tadi saya hanya minta maaf ke kamu bukan bicara seperti itu ke kamu" Ucap Bela pura pura menangis.


Naila semakin emosi karena Bela tidak mau mengakui ucapan nya tadi. Naila mengepalkan tangan nya karena dia menahan amarah nya ingin memukul Bela.

__ADS_1


"Naila ikut saya ke ruangan saya. Sekarang" Ucap kepala sekolah tegas.


"Tapi pak, saya tidak bohong" Ucap Naila membela diri.


"Ikut saya Naila. Jangan membuat masalah nya lebih panjang lagi" Ucap kepala sekolah tegas.


Naila akhir nya menyerah juga. Dia mengikuti kepala sekolah yang berjalan masuk ke dalam ruangan nya. Naila melihat sekilas ke Bela. Bela tersenyum mengejek ke Naila.


"Aku tidak akan menyerah bu Bela. Kita lihat saja siapa yang akan keluar leboh dulu dari sini" Guman Naila dalam hati.


Di ruang kepala sekolah.


"Duduk Naila" Ucap kepala sekolah.


Naila duduk di sofa yang ada di dalam ruangan kepala sekolah.


"Naila, swkarang jelaskan apa yang sebenarnya terjadi? Apa kamu salah dengar atau salah mengartikan ucapan bu Bela pada kamu?" Tanya kepala sekolah lembut.


"Apa yang saya katakan tadi semua jujur pak, saya benar benar mendengar jelas dengan apa yang di ucapkan buBela pada saya" Jawab Naila.


"Naila, saya harap kamu jangan ambil hati ucapan bu Bela. Saya tau apa yang bu Bela lakukan tadi hanya kepura puraan" Ucap kepala sekolah.


"Tapi saya tidak bisa memecat dia hanya karena ucapan kamu saja. Saya harus memiliki bukti yang lebih kuat untuk membuat memberatkan bu Bela. Saya sejujur nya juga tidak begitu suka dengan sikap bu Bela yang menyalahkan satu murid tanpa melihat kebenaran nya saja seperti kasus kamu kemarin" Ucap kepala sekolah.


"Saya harap kamu lebih bersabar Naila. Dan juga tolong jangan terlalu dekat dengan pak Jefri jika di sekolah untuk menghindari gosip yang tidak kita inginkan" Ucap kepala sekolah.


"Baik pak saya mengerti" Jawab Naila sopan.


"Dan satu lagi, karena sikap kamu yang tidak sopan tadi. Saya akan tetap memberi kamu hukuman. Kamu harus membersihkan kekas kamu sendirian selama 2 minggu ke depan" Ucap kepala sekolah.


"Baik pak saya akan terima hukukan nya. Terima kasih karen bapak sudah mau percaya dengan saya. Saya akan sebaik mungkin belajar lebih giat lagi agar bisa membanggakan nama sekolah" Ucap Naila tulus.


"Saya percaya Naila. Buktikan ucapan kamu ini nanti saat ujian akhir" Ucap Kepala sekolah tersenyum.


"Baik pak. Kalau begitu saya permisi kembali ke kelas" Pamit Naila.

__ADS_1


"Iya silahkan" Jawab kepala sekolah.


Naila berjalan keluar dari ruang kepala sekolah. Saat Naila keluar, Jefri masuk ke dalam ruang kepala sekolah lewat lintu rahasia mereka.


"Anda sudah mendengar semua nya kan pak Jefri" Ucap kepala sekolah


"Iya saya dengar, jadi dia sengaja memprovokasi Naila sekarang" Ucap Jefri duduk di sofa.


"Saya memiliki firasat kalau Bu Bela mungkin menyukai anda. Dengan sikap anda yang menolak nya tadi, dia pasti sangat marah. Jadi dia melampiaskan nya pada Naila" Ucap kepala sekolah.


"Cari terus kesalahan dia. Aku tidak ingin melihat dia di sini lebih lama lagi" Ucap Jefri tegas.


"Saya akan segera menyelesaikan pak" Jawab kepala sekolah.


Jefri bangkit dari duduk nya. Dia kembali ke ruangan nya sendiri.


Bela adalah teman kuliah Jefri saat di luar negri. Dia dulu gadis yang cupu dengan kuncir kepang 2 setiap hari nya. Dia juga memakai kaca mata tebal karena mata mins nya.


Saat kuliah dulu karena Bela sering di buli dengan teman teman nya yang lain, Jefri mencoba membantu nya. Namun karena itu Bela berubah menjadi sombong. Penampilan nya pun berubah, walaupun masih memakai kaca mata tapi dia sedikit modis pakian nya.


Bela terkenal karena di tolong oleh Jefri yang notaben nya pria kaya raya dan wajah dingin nya sulit untuk di dekati.


Mulai satu persatu banyak wanita yang mendekati Bela untuk mencari muka pada Jefri. Karena Bela selalu bilang ke semua orang bahwa diri nya spesial untuk Jefri.


Jefri sempat bicara dengan Bela mengenai ucapan Bela. Tapi Bela bilang pada seluruh orang kalau Jefri menyatakan cinta nya.


Karena sudah tidak tahan dengan kesombongan Bela dan ucapan Bela yang keterlaluan, Jefri pun murka.


Di depan umum, di depan semua orang Jefri bicara dengan keras kalau Bela hanya orang asing bagi nya. Dia saja tidak tau nama Bela. Karena dia hanya kasihan dengan Bela lalu membantu nya. Dan juga tidak ada ucapan sedikit pun kalau Jefri menyatakan cinta pada Bela.


# selamat membaca ya kak


# terima kasih banyak


🙏🙏🙏😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2