
Teo berjalan ke arah perkiran mobil untuk menelfon anak buahnya seperti permintaan Yuri barusan. Namun baru saja Teo mau bicara, dia melihat Naila dan Jefri yang berjalan ke arahnya.
"Pak Teo sedang apa di sini?" Tanya Naila.
"Mencari mu. Sana masuk dia dari tadi sibuk mencari mu" Ucap Teo.
Naila tersenyum lalu berjalan ke arah tempat acara. Jefri dan Teo masih di parkiran. Teo mengeluarkan rokok dari sakunya.
"Mau?" Tanya Teo.
"Terima kasih" Ucap Jefri menolak.
"Apa kamu serius mau kembalu rujuk dengan Naila?" Tanya Teo
"Iya, kami sudah lama terpisah hanya karena sebuah kesalahpahaman. Saya ingin menebus semuanya" Ucap Jefri.
"Lakukan lah, dia gadis yang baik. Dia juga gadis yang ceria namun rapuh. Jangan pernah sakiti dia lagi jika kamu benar benar tidak ingin kehilangan dia." Ucap Teo.
"Saya tau" Jawab Jefri.
Teo tersenyum lalu menepuk bahu Jefri. Dia membuang putung rokoknya dan menginjaknya.
"Ayo masuk, Yuri akan marah jika tidak melihatku" Ucap Teo.
"Pak Teo tunggu" Ucap Jefri. Teo berbalik menatap ke arah Jefri.
"Terima kasih, saya tau jika Naila sangat mirip dengan adik perempuan anda yang telah tiada. Saya tidak akan marah jika anda menganggapnya seperti adik anda. Saya malah merasa berterima kasih karena anda sudah melindungi Naila dengan baik" Ucap Jefri.
"Aku tau jika kamu bukan orang sembarangan Jefri. Kamu bahkan bisa menyelidikiku" Ucap Teo berbalik lalu kembali ke tempat acara.
Jefri mengikuti Teo masuk ke tempat acara. Dia mencari cari keberadaan Naila ketika sampai di tempat.
"Ke mana dia?" Guman Jefri.
Namun dia tersenyum ketika melihat Naila yang sedang asik tertawa bersama Yuri, Aca dan Reza.
"Cantik sekali" Guman Jefri tersenyum melihat Naila yang tertawa lepas dengan teman temannya.
Jefri menghampiri Naila dan yang lainnya.
"Asik sekali, sedang membicarakan apa sih?" Tanya Jefri dengan salah satu tangannya merangkul bahu Naila.
Reza yang melihat kemesraan Naila dan Jefri merasa sakit hati. Dia bangkit dari duduknya.
"Maaf aku ke kamar mandi dulu" Pamit Reza. Aca tau jika Niko tidak nyaman dengan kedatangan Jefri. Di tambah lagi, Jefri begitu hangat dengan Naila. Naila pun menerima perlakuan romantis Jefri dengan senyumannya yang begitu tulus.
__ADS_1
Reza bangkit dari duduknya. Dia berjalan ke arah kamar mandi. Aca segera mengikuti Niko.
"Za, tunggu" Ucap Aca mencekal tangan Reza.
"Ada apa Ca? Aku lagi ingin sendiri" Ucap Rezq menepis tangan Aca.
"ZA aku suka sama kamu" Ucap Aca yang mampu menghentikan langkah Reza. Reza berbalik menatap ke arah Aca.
"Nggak lucu Ca. Bercandaan kamu tidak pada tempatnya" Ucap Reza.
"Aku tidak bercanda Za. Aku sudah lama suka sama kamu. Aku selalu memendamnya karena aku tau perasaan kamu ke Naila. Aku tidak ingi merusak pertemanan kita hanya karena keegoisan ku" Ucap Aca.
Reza terdiam mendengar ucapan Aca. Aca yang selama ini tempat dia mencurahkan lerasaannya soal Naila malah memendam perasaan untuk dirinya.
"Aku tidak peduli dengan jawaban kamu Reza. Aku hanya ingi kamu tau perasan ku saja. Jika kamu belum bisa melupakan Naila, itu hak kamu. Tapi ingatlah masih ada aku yang menunggu kamu" Ucap Aca lagi.
"Maaf Ca, aku tidak bisa bicara apa apa lagi. Aku bingung harus bagaimana sekarang. Maaf Ca aku harus pergi" Ucap Reza berjalan pergi meninggalkan Aca.
Aca hanya mampu melihat kepergian Reza. Dia tidak ingin memkasakan Reza karena dia tau jika dia memaksa Reza maka dia akan kehilangan Reza orang yang dia sukai dan juga Reza yang selama ini sudah berteman baik dengannya.
"Aku akan menunggu kamu Za" Ucap Aca.
Setelah berbicara dengan Reza, Aca kembali ke tempat acara. Dia duduk di samping Naila dan Jefri melihat Yuri yang sedang berdansa dengan suaminya.
"Dia pulang duluan, katanga ada sesuatu yangharus di kerjakan." Jawab Aca tersenyum.
"Oh begitu" Ucap Naila. Naila kembali fokus ke Yuri.
Namun Naila tau jika ada suatu hal yang aneh pada Aca. Dia ingin bertanya pada Aca tapi ia urungkan. Sebab Naila sebenarnya tau tentang perasaan Aca ke Reza.
Setelah acara selesai, Naila dan Jefri berjalan ke arah parkiran mobil. Namun saat akan masuk ke dalam mobil, Naila di panggil oleh Teo.
"Naila tunggu" Panggil Teo. Naila tidak jadi masuk mobil. Dia berjalan menghampiri Teo.
"Ada apa pak?" Tanya Naila.
"Besuk tolong masukke kantor agak pagi. Ada hal yang ingin Yuri bicarakan dengan kamu" Ucap Teo
"Baik" Jawab Naila mengangguk.
"Kalau begitu aku duluan" Teo mengusap kepala Naila lembut.
Teo tersenyum ke arah Jefri. Jefri pun membalas tersenyum pada Tro. Setelah itu Jefri dan Naila masuk ke dalam mobil untuk kembali pulang ke apartemen Naila.
Ke esokan harinya.
__ADS_1
Naila sudah berada di kantor. Dia dan Teo sedang menunggu kedatangan Yuri yang sudah menyuruh mereka datang ke kantor lebih pagi.
"Hai, kalian pagi sekali" Ucap Yuri yang baru masuk ke dalam ruangannya.
"Kamu ingin membuatku marah di pagi hari" Ucap Teo.
"Tenang lah Teo." Ucap Yuri. Yuri menghampiri Naila lalu memeluknya.
"Halo sayang. Aku merindukan mu" Ucap Yuri
"Ada apa sih? Kenapa kita harus ke kantor lebih pagi?" Tanya Naila ketika Yuri sudah melepaskan pelukan nya.
"Aku hanya ingin bilang kalau aku sudah tidak ingin berada di kantor ini." Ucap Yuri.
"Teo, mulai saat ini aku harap kamu menjadi CEO di perusahaan. Tapi kamu jangan macam macam karena aku akan selalu mengawasi kamu" Ucap Yuri
"Untuk Meta, aku tau kamu tidak ingin berada di samping Teo. Jadi aku akan mengembalikan posisi kamu sebagai Direktur desain. Aku harap kamu mampu menjalankan tanggung jawab kamu dengan baik" Ucap Yuri.
"Terima kasih" Ucap Naila tersenyum.
"Memangnya kamu mau ke mana?" Tanya Teo.
"Aku ingin liburan. Aku ingin jalan jalan sampai puas" Jawab Yuri.
"Karena sudah kembali seperti semula. Aku harus segera pergi sekarang. Semoga pekerjaan kalian baik. Bye" Ucap Yuri melambaikan tangannya dan berlenggang pergi dari perusahaan.
"Dia seperti ingin melarikan diri" Ucap Teo
"Dia hanya ingin bersenang senang" Ucap Naila.
"Hai Naila. Apa kamu tidak mau jika menjadi asisten atau sekertaris ku?" Tanya Teo.
"Tidak pak. Saya lebih suka menggambar dari pada harus mengekor di belakang bapak" Jawab Naila tersenyum.
"Baik lah terserah kamu" Sahut Teo.
πHalo para kakak kakak semua. Terima kasih banyak ya atas kunjungan kalian.
πJangan lupa klik tombol favorit like dan komennya yaπ₯°
# Selamat membaca
# Terima kasih banyak
ππππππ
__ADS_1