
Di rumah Jefri.
Jefri dan Naila mengadakan pesta kecil kecilan. Tamu yang hadir hanya orang orang yang cukup dengan mereka.
Teo yang sebagai mantan atasan Naila dulu dan sekarang menjadi atasan sang papah datang dengan membawa bingkisan untuk Maya, anak Naila dan Jefri.
Aca dan Reza juga datang ke acar tersebut. Mereka juga membawa hadiah untuk Maya sekaligus undangan pernikahan untuk Naila dan juga Jefri.
Wirawan dan Yuli datang lebih awal karena ingin lebih dulu menggendong cucu pertama mereka.
Sedangkan Yuri yang tau akan kelahiran anak Naila pun ikut bahagia. Walaupun Yuri tidak bisa hadir langsung ke acara Naila. Namun Yuri melakukan fidiocall dan juga mengirimkan hadiah yang cukup besar kepada Naila untuk Maya.
"Sayang, terima kasih karena sudah menjadi istri yang baik untuk ku. Aku sangat bersyukur bisa memiliki kamu" Ucap Jefri.
"Aku tidak memiliki apa apa untuk Maya karena semua yang ku miliki akan menjadi miliknya" Ucap Jefri.
"Tapi aku memiliki sesuatu untuk kamu. Aku harap kamu menyukainya Naila" Ucap Jefri lagi.
Naila mengangguk menyetujui permintaan Jefri. Jefri segera meminta anak buahnya untuk mematikan lampu dan terlihat fidio yang sedang di putar di layar putih besar.
(Fidio Jefri)
Naila Wirawan. Istri terbaik dan juga wanita terbaik yang ku cintai.
Jika aku tidak bertemu denganmu
Jika aku tidak menahanmu
Lalu jika kau tidak menahanku
__ADS_1
Apa yang akan terjadi?
Aku sama sekali tidak mampu membayangkan hidup tanpa kamu
Kamu selalu membuat hidup ku seperti mimpi
Setiap membuka mata ku di pagi hari hanya ada kamu setia menemaniku
Walau halang dan rintang yang kita lalui bersama terasa berat dan menyakitkan
Aku tetap bersyukur bisa memilikimu
Terima kasih karena telah mencintaiku
Dan aku pun akan selalu mencintaimu
Terima kasih Naila,
Terima kasih karena kamu sudah memberikan kebahagian yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya
Terima kasih karena telah memberi warna yang begitu indah dalam hidupku
Aku mencintai kamu Naila Wirawan.
(Fidio selesai)
Melihat fidio yang di putar membuat Naila terharu. Naila sampai menitihkan air matanya karena ucapan Jefri yang sangat indah.
Jefri menghampiri Naila yang sedang duduk dengan menggendong putri kecilnya. Sinta yang melihat Jefri menghampiri Naila, segera meminta alih Maya dari gendongan Naila.
__ADS_1
Jefri berlutut di depan Naila dengan membawa seikat bunga yang sangat cantik.
"Naila terim kasih karena sudah menjadi istriku.
Terima kasih karena sudah mau mengandung anak ku
Terima kasih karena sudah menjadi jbu dari anak ku
Terima kasih untuk segalanya sayang
Aku tau jika aku tidak sesempurna yang seperti kamu bayangkan
Aku banyak memiliki kekurangan
Tapi aku akan berusaha keras agar menjadi suami dan juga ayah yang baik untuk kamu dan anak kita Maya" Ucap Jefri.
"Kak Jefri, terima kasih banyak" Ucap Naila menangis. Naila menerima bunga dari Jefri lalu memeluk erat tubuh Jefri. Jefri sangat bahagia di hari sangat membahagiakan ini.
"Aku sangat mencintai kamu Naila, aku berjanji akan selalu membahagiakan kamu dan putri kita Maya. Semoga dengan acara hari ini, banyak orang yang mendoakan kebahagian keluarga kecil kita" Ucap Jefri.
"Iya kak, aku pun sangat mencintai kamu." Jawab Naila tersenyum.
Jefri melepaskan pelukannya. Dia meraih tengkuk Naila lalu mencium bibir Naila lembut. Semuayang berada di acara itu pun bertepuk tangan atas kebahagian yang baru untuk keluarga Jefri dan Naila.
TAMAT.
Terima kasih untuk para pembaca. Saya sudah banyak bantuan dari kalian semua. Dengan dukungan para pembaca, akhirnya saya bisa menyelesaikan novel Part 1.
Tapi jangan khawatir karena besuk akan ada lanjutan novelnya. Menceritakan tentang kehidupan Maya, anak Jefri dan Naila yang akan menguras emosi para pembaca.
__ADS_1
Tetap nantikan kelanjutan Novelnya ya kak😊😊😊
Selamat membaca dan Terima kasih banyak 🙏🙏🙏