
"Hai Bimo" Sapa Ayu.
Bimo menoleh ke arah Ayu. Dia merasa malas menghadapi Ayu yang suka kecentilan dengannya.
"Ngapain lo di sini?" Tanya Bimo.
"Ini bangku aku" Jawab Ayu menunjuk kursi yang ia duduki.
Bimo kembali menoleh ke arah Nala. Nala sudah melepas handsetnya dan mulai mengeluarkan buku pelajaran dari dalam tasnya.
Bimo tersenyum ketika ia mendapatkan rencana yang cemerlang menurutnya.
"Sini lo" Ucap Bimo menarik tangan Ayu dan mengajak Ayu duduk tepat di depan Nala.
Nala hanya melihat datar Bimo dan Ayu yang berpindah di depannya. Dia tidak peduli dan tetap cuek melihat Ayuyang kegirangan bersama Bimo.
Bimo merangkul bahu Ayu dan sedikit mencuri pandang pada Nala. Namun betapa terkejutnya Bimo saat Nala masih tetap cuek padanya. Nala yang kini fokus dengan pelajaran yang ada di depan kelas membuat Bimo samakin marah.
"Tahan Bimo, dia pasti akan cemburu sebentar lagi" Guman Bimo dalam hati.
Jam pelajaran selesai dan kini berganti jam istirahat. Nala memilih segera keluar dari kelasnya. Dia berjalan menuju kantin karena dia merasa perutnya mulai keroncongan
"Bu mau nasi soto 1 ya" Ucap Nala memesan makanan pada ibu kantin.
"Ok neng" Jawab ibu kantin.
Nala mengambil minuman botol dan gorengan yang ia inginkan.
"Ini neng sotonya" Ucap ibu kantin.
"Terima kasih" Ucap Nala lalu membawa makanan yang ia pesan ke meja yang kosong.
Brack.
Nala terjatuh dan tangan serta badanya ketumpahan soto panas yang ia bawa. Nala merasa kepanasan pada lengannya.
"Kalau jalan tuh pakai mata" Ucap Ayu yang ternyata tidak sengaja menabrak Nala.
Nala bangun dari jatuhnya tadi. Dia menatap Ayu dan Bimo yang berdiri di hadapannya.
"Memangnya elo pernah lihat jalan pakai mata. Makanya kalau di sekolah itu belajar jangan dandan terus. Bodoh kan otak lo jadinya" Ucap Nala lalu berjalan meninggalkan Ayu dan Bimo dengan marah di tambah lagi lengan tanganya yang memerah akibat ketumpahan soto tadi.
"Tuh anak gila ya" Ucap Ayu marah.
Bimo melepaskan tangan Ayu yang melingkar di lenganya. Dia segera mengejar Nala karena merasa khawatir.
"Nala tunggu" Ucap Bimo mencekal tangan Nala.
"Lepasin gue" Ucap Nala menepis tangan Bimo.
"Tangan kamu terluka Nala, ayo aki bawa kamu ke UKS" Ucap Bimo.
__ADS_1
"Tidak usah, gue tidak butuh rasa kasihan elo. Urus diri lo sendiri" Ucap Nala langsung meninggalkan Bimo.
"Nala, kamu akan tau akibatnya nanti jika kamu terus menghindari ku" Ancam Bimo.
Nala tidak peduli dengan ancaman Bimo. Dia berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan bajunya yang juga tertumpahan soto.
Jam pelajaran sudah di mulai. Bimo yang sudah kembali ke bangkunya sendiri tidak melihat Nala di kelas.
"Apa dia masih di UKS?" Guman Bimo.
Bimo keluar dari kelas tanpa berpamitan pada guru yang mengajar. Oara guru juga tidak berani menyinggung Bimo karena dia juga termasuk orang yang berpengaruh di sekolah itu.
Bimo berjalan ke UKS untuk melihat keadaan Nala.
"Lukanya cukup parah, untuk beberapa hari ke depan lebih baik di perban saja dulu. Kamu juga jangan lupa di olesi salep yang ibu berikan dan juga ganti perbannya setiap hari" Ucap guru yang bertugas di UKS.
"Terima kasih bu" Ucap Nala tersenyum.
"Apa kamu di rundung?" Tanya guru petugas.
"Tidak bu, hanya saya saja yang kurang hati hati" Jawab Nala.
"Ya sudah, kamu istirahat saja dulu. Ibu akan memberikan ijin ke kelas kamu" Ucap guru penjaga.
"Iya bu, terima kasih" Ucap Nala tersenyum.
"Iya sama sama" Jawab guru piket lalu meninggalkan UKS.
"Ada apa?" Tanya ibu petugas.
"Apa kamu terluka?" Tanya ibu petugas lagi.
"Tidak, saya hanya ingin melihat kedaaan teman saya" Jawab Bimo.
"Masuk saja, dia ibu minta untuk istirahat di dalam" Ucap guru penjaga.
"Terima kasih" Ucap Bimo. Guru panjaga tersenyum lalu berjalan kembali menuju ke ruang guru.
Bimo masuk ke dalam ruang UKS, dia melihat tangan Nala yang di perban.
"Apa tangan kamu sangat sakit?" Tanya Bimo.
Nala menoleh ke arah Bimo.
"Ngapain lo ke sini?" Tanya Nala.
"Aku khawatir dengan keadaan kamu" Jawab Bimo duduk di ranjang sebelah ranjang Nala.
"Gue baik baik saja, lebih baik elo ke kelas sekarang" Ucap Nala.
"Jangan menghindari ku lagi Nala, aku tidak tahan jika kamu bersikap dingin pada ku" Pinta Bimo lirih.
__ADS_1
"Kenapa? Bukan kah kamu sangat bahagia sekarang?" Ucap Nala.
"Aku tidak bahagia Nala, aku sakit melihat kamu menjaga jarak dengan ku" Ucap Bimo.
Nala tersenyum mengejek Bimo. Dia duduk di ranjangnya menatap ke arah Bimo.
"Apa sih yang kamu mau Bim? Bukan kah aku sudah bilang jangan dekati aku lagi. Aku capek Bim, aku capek dengan pandangan mereka pada ku saat kamu selalu mengejarku" Ucap Nala marah.
"Sudah cukup Bimo. Jangan mengikuti ku terus. Aku sudah banyak masalah dalam hidup ku jadi jangan menambah masalah baru lagi" Ucap Nala.
"Aku akan pergi jika kamu menjawab sekali lagi pertanyaan dari ku" Ucap Bimo.
"Katakan dan cepat pergi" Ucap Nala tegas.
"Apa benar kamu tidak pernah sekalipun mencintai ku?" Tanya Bimo.
Deg
Jantung Nala terasa terhenti. Dia tidak menyangkan kalau Bimo akan bertanya seperti itu padanya.
Sejujurnya, Nala juga memiliki rasa yang sama pada Bimo. Tapi karena keadaan keluarganya yang berantakan membuat dia mengubur perasaanya dan lebih mementingkan adiknya, Surya.
"Aku tidak mencintai kamu" Ucap Nala tertunduk.
"Bohong" Ucap Bimo seketika mendekatkan wajahnya ke wajah Nala.
"Bicara yang jujur dan tatap mataku" Ucap Bimo.
Nala mendorong tubuh Bimo lalu berlari keluar dari ruang UKS. Bimo tersenyum senang karena dia tau jika sebenarnya Nala juga mencintainya.
"Aku tidak akan pernah melepaskan kamu kali ini Nala" Ucap Bimo.
Akhir pekan pun tiba.
Nala dan Surya pindah ke rumah lama mereka. Hanya mereka berdua yang pindah dan tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.
"Kak, apa mereka akan mencari kita jika kita tidak di rumah?" Tanya Surya yang membantu Nala mengangkat kardus yang berisi barang barang bawaan mereka.
"Terserah mereka mau mencari atau tidak. Kakak tidak peduli dan tidak akan pernah peduli" Jawab Nala.
"Sudah jangan bicarakan merek. Mulai sekarang kita hidup berdua saja" Ucap Nala.
"Terus yang masak siapa? Aku lapar kak" Ucap Surya.
"Kakak juga lapar sih, tapi kakak tidak bisa masak" Ucap Nala.
# Selamat membaca ya kak
# Terima kasih banyak
🙏🙏🙏😊😊😊
__ADS_1