Pak Dosen I Love You

Pak Dosen I Love You
episode 15


__ADS_3

Saat yuri mulai beranjak akan pergi dan mengangkat kepalanya dia kaget bukan main dengan sosok yang dia lihat di hadapan nya !


Pak Bisma !!!


Mereka saling menatap kaku dan tak pernah menyangka dengan pertemuan nya kali ini yang sangat kebetulan , setelah memberikan minum yuri langsung berlari ke kamar nya meninggalkan bisma dan tomi yang masih terheran heran.


"Bis... lo kenal adik gw ?" Tanya tomi penasaran.


"Jadi yuri itu adikmu ?" Bisma kaget mendengar bahwa yuri adalah adik dari sahabat nya.


"Iya... yuri adik gw , gw udah pernah bilang ke lo kan dulu? " Sambung tomi.


"Lo emang pernah cerita ke gw, tapi gw ka nyangka kalo adik lo itu yuri" Ucap bisma.


"Tapi... dari mana lo kenal adik gw ?" Tomi kembali bertanya.


"Dia... dia... "Bisma mendadak gagap karena gugup.


"Dia apa ?" Potong tomi.


"Dia murid gw tom" Jawab bisma.


"Hah murid lo ?" Tomi tak kalah kaget.


Di dalam kamar yuri membenamkan mukanya di bantal karena merasa malu dengan penampilan nya saat bertemu bisma barusan , dia tak habis pikir ternyata bisma adalah teman dari kaka nya.


Ah malu banget , kenapa juga aku masih kucel kaya gini coba ?!, gumam yuri dalam hati .


Ketika yuri sedang sibuk dengan pikiran nya tiba tiba suara ketukan terdengar dari luar kamar nya.


TOK TOK TOK


"Dek... cepat keluar , mama manggil kamu tuh" seru tomi.


"Iya bentar ka aku mandi dulu" Teriak yuri dari dalam kamar.


Setelah kejadian memalukan yang yuri alami , yuri keluar dengan perasaan gugup , dia langsung menuju dapur untuk membantu mama nya.


"Nak...Kamu dari mana aja sih ?, bukannya bantuin mama" Mama sedikit menegur yuri.


"Iya...Iya maaf ma , ada yang bisa yuri bantu ma ?" Tanya yuri sambil celingak celinguk seperti mengawasi seseorang.


"Semuanya sudah beres , tinggal bawa aja tuh piring sama sayur sop ke meja makan" Tunjuk mama yuri


"Mah ka tomi sama temennya kemana ?, kok di ruang tamu kaya sepi ?" Kembali yuri bertanya.


"Tadi tomi ijin mau ke masjid buat sholat magrib , kenapa memang nya ?" Mama yuri balik bertanya.


"Cuman nanya aja mah" Jawab yuri singkat.


"Kamu kok ga sholat ?" Mama melirik yuri.


"Yuri lagi datang bulan mah" Gumam yuri.


"Oh kalo gitu yasudah sisa nya kamu yang beresin ya , mamah mau sholat dulu keburu waktunya abis" Tambah mamah yuri tanpa menunggu jawaban darinya.


Tak lama ketika yuri membereskan meja makan datanglah bisma dan tomi yang langsung berjalan menuju meja makan.

__ADS_1


"Dek mamah mana ?" Tanya tomi.


"Mama lagi sholat magrib dulu kak" Jawab yuri tanpa menatap wajah tomi.


".... " Tomi diam dan menatap ke arah bisma dan yuri.


"Oh...kalo gitu bis lo duduk aja duluan ya disini di temenin adik gw , gw mau ke kamar dulu bentar ya ?!".


Yuri melotot ke arah tomi yang sedikit cengengesan seperti ada maksud menyuruh bisma untuk di temani yuri.


Kakak ku yang bodoh ini apa apaan sih ?! Ucap yuri dalam hati.


"Ehem... silakan duduk pak" Yuri mempersilahkan bisma untuk duduk .


"Iya terimakasih" Ucap Bisma .


Yuri yang sedari tadi hanya menundukkan kepala nya , mulai sedikit mengangkat kepala untuk melihat Bisma .


Di hadapan nya terlihat Bisma sedang menggunakan ponsel nya dengan wajah yang sedikit lembab dan rambut yang sedikit basah karena air wudhu setelah baru saja selesai menjalankan sholat magrib yang membuat bisma semakin tampan dan terlihat lebih segar , melihat pemandangan indah di hadapannya ini membuat Yuri tenang dan merasa mulai mengagumi ketampanan Bisma , Yuri masih fokus menatap bisma hingga terdengar suara langkah kaki dan mulai menyadarkan Yuri dari lamunannya.


"Duh nak maaf ya Tante baru bisa sempetin nyambut kamu" Sambut mama yang langsung di respon hangat oleh Bisma.


"Iya ga apa apa Tante" Bisma langsung berdiri dan mencium tangan mama yuri.


"Masya alloh...tampan sekali kamu nak" Mama Yuri tampak terkesima melihat wajah Bisma.


"Tante bisa aja" Jawab Bisma dengan senyuman indah nya.


Yuri yang melihat nya barusan hanya melongo karena tak menyangka selama ini Bisma yang di kenal nya sombong dan dingin itu bisa sangat ramah terhadap orang lain , apalagi senyumannya yang sangat jarang sekali yuri lihat selama mengenal bisma membuat yuri sedikit terpesona.


Ya alloh mahluk apa yang ada di hadapanku ini ?!!, kenapa dia terlihat sangat sempurna sekali .Pikir Yuri dalam hati.


"Lumayan Tante , kami dulu sempat satu sekolah" Jawab Bisma.


"Duh disini udah rame aja , silakan nak bisma jangan sungkan , anggap saja di rumah sendiri" Sapa Papah Yuri dengan ramah.


"Papah udah kenal sama nak Bisma ?" Tanya Mama Yuri.


"Engga mah , tadi kebetulan aja berangkat ke masjid nya bareng sama papa jadi kami sedikit ngobrol mah".


"Oh gitu...Yuri kakak kamu dimana ?" Tanya Mama pada Yuri.


"Tadi kaka bilang mau ke kamar dulu ma" Ucap Yuri.


Tak lama menunggu Tomi pun datang.


"Oh udah pada kumpul ternyata" Tomi langsung duduk di pinggir Bisma.


"Iya kami nunggu kamu buat makan malam bareng" Ucap Mamah.


"Yasudah ayo kita makan sekarang , kasian nak Bisma pasti sudah lapar" Sambung Papah Yuri.


Mereka pun mulai menyantap makanan yang ada di atas meja makan , suasana rumah yuri terasa hangat saat itu , di sela sela makan sesekali mereka berbincang dan bercanda layak nya sebuah keluarga .


Bisma pun terlihat nyaman begitupun dengan Yuri yang sedari tadi merasa canggung perlahan menjadi berbaur dan terlihat sudah terbiasa dengan keberadaan Bisma.


Tanpa Yuri sadari Bisma pun sedari tadi sesekali memperhatikan Yuri yang terlihat polos namun tetap cantik dengan balutan baju santai dengan rambut yang terikat membuat Yuri enak di pandang.

__ADS_1


Acara makan malam hampir selesai , namun tiba tiba perkataan Mama Yuri membuat semua yang ada di sana mengalihkan perhatiannya kepada Bisma.


"Nak bisma, kalo boleh tau nak bisma sudah punya istri ?"Celetuk Mama Yuri yang langsung membuat Yuri tersedak saat sedang meminum air putih.


Uhuuk.....Uhuk....Uhuk


Apa yang mama bicarakan sih ? Gumam yuri dalam hati.


"Dek kamu ga apa apa ?" Tanya Tomi yang khawatir.


"Iya aku gak apa apa kak" Yuri kembali minum dan langsung memfokuskan pandangannya pada Bisma.


"Saya...Saya belum punya istri Tante" Jawab Bisma dengan malu.


"Oh...Pacar juga belum ?" Mamah Yuri masih kepo.


"Mamah ini bicara apa sih ? ga baik menanyakan privasi orang lain mah" Yuri langsung memotong pertanyaan mama Yuri.


"Saya juga belum punya pacar tante" Jawab Bisma dengan lantang.


Apa ?!!! belum punya pacar ?!!


Terus perempuan yang waktu itu di kampus sama di bioskop siapa ?!!!


Pikiran Yuri di penuhi seputar bisma dan perempuan yang beberapa kali terlihat bersama dengan bisma.


Terus perempuan itu siapa nya pak bisma ya ? Pikir Yuri.


"Mah bisma itu sangat selektif memilih pasangan , dia tidak ingin menjalin hubungan yang tidak serius" Tambah tomi.


"Wah...Bagus itu nak , jadi cowok itu harus bisa berkomitmen" Puji Papa Yuri.


"Oh iya mah , Pah kalian udah tau belum ?" Tanya Tomi yang membuat semuanya penasaran.


"Tau apa ? " Mamah dan Papah kompak menjawab.


"Bisma ini dosen nya Yuri loh mah" Ceplos Tomi.


"Oh ya ??" Jawab Mama dan Papa tak percaya.


"Iya Mah , Pah malah Bisma ini adalah dosen wali di kelas nya Yuri !" Tegas Tomi.


"Apa itu benar nak Bisma ?" Tanya Papa Yuri.


"I...Iya Om" Bisma ragu untuk menjawab.


Mama dan Papa Yuri saling menatap kemudian melihat ke arah Yuri.


"Ke...Kenapa Mama sama Papa liat Yuri ?" Ucap Yuri terbata.


"Kamu kenapa ga bilang sama Mama sih Yuri ?" Tanya Mama pada Yuri.


"Lah...Kenapa Yuri harus bilang profesi nya pak Bisma Mah ?" Jawab Yuri heran.


"Hus...Jaga bicara kamu di depan Dosen kamu sendiri nak" Ucap Mama sedikit menekan Yuri.


"Tidak apa-apa Tante , saya udah biasa ko dengan sikap Yuri yang seperti ini" Jawab Bisma dengan senyum jahat sambil melihat Yuri.

__ADS_1


Apa maksud nya ini ?!.


\=\=> hay teman teman... jangan lupa untuk like , vote , komen di karya aku ya , biar karya ku bisa menjadi no 1 hehe🥰👋


__ADS_2