Pak Dosen I Love You

Pak Dosen I Love You
episode 28


__ADS_3

Keesokan paginya seperti biasa Yuri berangkat ke kampus dengan menggunakan motor kesukaannya. Sesampainya di kampus Yuri bergegas untuk segera ke kelas , namun belum sampai di kelas dia berpapasan dengan Bisma.


"Selamat pagi pak" Sapa Yuri ramah.


"Pagi... " Jawabnya Bisma singkat.


Yuri sedikit tertegun melihat Bisma yang terlihat sangat tampan dengan kemeja hitamnya yang di padukan dengan celana kain warna abu gelap membuatnya terlihat kalem dan cocok dengan warna kulit Bisma yang putih.


"Apa yang sedang kamu lihat ?" Tanya Bisma ketus.


"Ah tidak pak , kalo begitu saya duluan mau ke kelas pak , permisi" Yuri kaget dan bergegas untuk segera meninggalkan Bisma.


Bisma hanya tersenyum tipis tak kala melihat Yuri yang kikuk saat tengah memandangnya , Bisma kemudian berbalik dan segera pergi ke ruangannya untuk mempersiapkan materi pembelajaran hari ini.


Sementara itu di kelas Intan dan Hani menyambut Yuri yang baru saja datang , seperti biasa ritual pagi yang mereka lakukan setibanya di kelas adalah membicarakan tentang Bisma dan juga kehidupan pribadinya.


"Yuri lo udah tau sesuatu belum ?" Tanya Intan.


"Tau apaan ?" Jawab Yuri penasaran.


"Gw denger katanya pak Bisma itu udah punya tunangan loh ?" Ucap Intan sedikit berbisik kepada Yuri dan Hani.


"Tan , kamu jangan mengada-ngada deh" Lanjut Hani.


"Eh aku serius Han...Aku dapat info dari salah seorang teman yang sangat akurat dalam mencari informasi" Tegas Intan.


"Ih niat banget sih lo kepo sama kehidupan pribadinya pak Bisma" Kata Yuri dengan sedikit bergidik ngeri.


"Bukannya gw kepo Ri , cuman kebetulan aja dia kasih tau gw karena kebetulan pak Bisma kan banyak fans nya" Sambung Intan.


"Terus kalo dia banyak fans nya apa hak kita untuk tau masalah pribadinya ?" Ucap Yuri.


"Iya nih ada-ada aja deh" Sambung Hani sambil menggelengkan kepalanya.


"Ya gini loh , siapa yang gak penasaran coba sama sosoknya yang sempurna itu ? Jadi bikin penasaran aja kan kaya gimana sih cewek yang bisa taklukkan dia" Lanjut Intan.

__ADS_1


"Udah ah , lagian ya mau dia ceweknya kaya gimana sama seperti apa itu bukan urusan kita" Jelas Yuri.


"Iya sih , cuman lo berdua emang ga penasaran apa sama siapa pak Bisma udah tunangan?" Ucap Intan tak mau kalah.


"Engga !" Jawab Hani dan Yuri bersamaan.


"Ah lo berdua ga asik" Sambung Intan.


Beberapa menit kemudian Bisma datang ke kelas dan mulai mengabsen para siswa dan siswi kemudian bersiap untuk memberikan materi perkuliahan.


Saat Bisma sedang menerangkan materi pembelajaran , dia dengan telaten menjelaskan semua materi dengan sangat terperinci hingga tak di sangka Yuri menatap Bisma dengan tatapan penuh arti , entah kenapa itu bisa terjadi , Yuri merasa ada yang berbeda ketika melihat Bisma saat ini.


Waktu perkuliahan pun selesai Yuri , Hani , dan Intan bergegas untuk segera pergi ke kantin. Sesampainya di kantin mereka segera memesan makanan kemudian duduk di kursi dekat dengan jendela.


Saat Yuri tengah asik melihat ponselnya , matanya tiba-tiba tertuju dengan sosok Bisma yang sedang duduk di dekat halaman kampus sambil asik berbicara dengan ponsel yang ditempelkan di telinganya.


Entah kenapa Yuri begitu penasaran tak kala senyuman indah tersungging di bibi tipisnya, dia merasa melihat pemandangan yang sangat langka , pasalnya Bisma memang jarang terlihat tersenyum kepada semua orang , bahkan kepada Yuri pun dia selalu memasang wajah yang dingin dengan senyum jahatnya.


Makanan pun tiba membuat Yuri tersadar dari pikirannya tentang Bisma kemudian mereka mulai menyantap makanannya dengan sedikit obrolan kecil


"Gak di sangka ya sebentar lagi ujian akhir semester , kalian rencana liburan mau kemana nih ?" Tanya Hani membuka obrolan ringan.


"Kemana aje lo baru sadar ?" Sambung Intan.


"Asli Tan gw ga ingat" Lanjut Yuri.


"Hah gimana mau ingat , lo terlalu fokus sama Mahendra kemarin-kemarin" Jelas Intan.


"Iya kayanya" Sambung Yuri.


Hani melihat Yuri yang mendadak murung karena perkataan Intan langsung menyenggol kaki Intan memberi tanda agar jangan terlalu ceplas ceplos tentang Mahendra kepada Yuri.


"Kamu tidak apa-apa kan Ri ?" Tanya Hani.


"Iya aku gapapa ko Han" Jawab Yuri singkat.

__ADS_1


"Itu... Gw minta maaf ya Ri ? Gak seharusnya gw ngomong gitu ke elo" Lanjut Intan dengan perasaan tidak enak.


Yuri pun menghela nafas dan melihat ke arah Intan"Udah gw gapapa kok , hanya saja untuk saat ini bisakah lo jangan membahasnya dulu ? Gw cuman pengen berpikir positif dulu tentang Mahendra dan hubungan kami ini",


"Iya , sekali lagi gw minta maaf ya ?!" Ucap Intan.


"Gw udah maafin lo kok Tan , santai aja" Sambung Yuri.


Akhirnya mereka bertiga selesai makan siang kemudian berencana untuk kembali ke kelas karena ada pelajaran selanjutnya yang sudah menunggu mereka.


Perkuliahan pun akhirnya selesai dan tibalah Yuri untuk segera pulang ke rumah , saat Yuri hendak berjalan ke arah parkiran motor , sekelebat dia melihat Bisma yang hendak masuk ke mobilnya dengan ponsel yang menempel di telinganya.


Yuri hanya melihatnya sepintas kemudian segera pergi dan menghidupkan motornya.


Di sepanjang perjalanan pikiran Yuri di penuhi oleh Mahendra , tak terasa sudah hampir 4 bulan dia tidak memberikan kabar walau hanya sebatas watshap. Entah apa yang sebenarnya terjadi padanya selama di surabaya , harapan Yuri pun untuk dapat bersanding dengan Mahendra seakan perlahan sirna dari benaknya. Yuri pun kembali fokus untuk segera sampai di rumah.


Sesampainya di rumah , Yuri dikagetkan dengan sebuah mobil yang sudah tak asing baginya terparkir di depan rumahnya.


Yuri kemudian masukan motornya ke garasi rumah kemudian membuka helm dengan tampang penuh tanda tanya. Yuri membuka pintu di iringi dengan ucapan salam.


"Assalamualaikum... " Ucap Yuri.


"Waalaikumsalam" Jawab dari dalam rumah dengan serentak.


Reflek Yuri melihat Bisma yang sudah ada di ruang Tv sedang asik menonton bersama papah dan kaka nya.


"Kamu baru pulang nak ?" Sambut mamah Yuri yang sedang sibuk menyiapkan makanan di atas meja makan.


"Iya mah , lagi ada acara apa sih mah ? Kok pak Bisma bisa ada disini ?" Tanya yuri penasaran.


"Itu kakak kamu besok katanya mau pulang kasian kaka ipar kamu udah nungguin , jadi dia undang nak Bisma buat makan malam disini sekalian perpisahan gitu katanya" Jelas mamah Yuri.


"Oh gitu , yasudah Yuri masuk dulu ke kamar ya mah ?" Yuri pamit untuk pergi ke kamarnya dengan wajah sedikit lesu.


Bisma hanya menatap Yuri dari kejauhan seakan sedang tahu dengan dengan apa yang terjadi padanya , Bisma pun mendadak mengambil ponselnya dan tangannya mulai menggerakkan jari jemarinya untuk mengirimkan pesan kepada seseorang.

__ADS_1


\=\=\=> Hai teman teman... jangan lupa untuk like , vote , komen di karya aku ya , biar karya ku bisa menjadi no 1 hehe🥰👋


Terimakasih juga untuk semua teman teman pembaca yang sudah setia membaca karya ku dan memberikan supportnya , dukungan kalian akan sangat berarti untuk perkembangan karya ku... jangan bosan untuk menunggu kelanjutan kisah Yuri ya☺☺see you🤗


__ADS_2