Pak Dosen I Love You

Pak Dosen I Love You
episode 40


__ADS_3

"Karena aku... "


Bisma menatap Yuri dari kejauhan , begitupun Yuri yang menatap dan masih menunggu lanjutan dari ucapan Bisma.


"Karena apa ?" Yuri bertanya ragu.


Bisma pun tersadar dari diamnya dan mengepalkan tangannya "Karena aku adalah Dosen wali mu !".


Yuri terhenyak "Apa hubungannya Dosen wali dan masalah pribadiku ?".


" Aku harus memastikan tidak ada masalah yang terjadi dengan murid-murid ku agar mereka bisa fokus dalam semua pembelajaran" Jelas Bisma.


Dosen satu ini ngomong apa sih ? Pikir Yuri.


"Tidurlah ini sudah larut tidak baik untuk kesehatan mu" Ujar Bisma yang langsung menutup telepon dan kemudian menutup jendela kamar Tomi.


"Dasar dosen aneh , ada apa sebenarnya dia ?" Gumam Yuri yang tak lama kemudian menutup jendela kamarnya.


Hampir saja aku mengatakan semuanya. Gumam Bisma dalam hati.


.


.


.


Keesokan paginya Yuri bangun kemudian pergi ke dapur membantu Mamahnya menyiapkan sarapan pagi.


Saat Yuri fokus membuatkan susu hangat untuk semuanya , Yuri melihat-lihat ke sekitar ruangan dan mencoba bertanya pada Mamahnya.


"Mah Papah belum bangun ?" Tanya Yuri basa-basi.


"Sudah , tuh dia lagi di depan ngobrol sama nak Bisma" Jawab Mamah Yuri.


"Oh , Yasudah Yuri anterin dulu minuman hangat ini buat Papah sama Pak Bisma ya Mah ?!" Ucap Yuri yang langsung di balas anggukan oleh Mamahnya.


Saat Yuri berjalan menuju halaman rumah , dia di suguhi dengan kedekatan Papahnya dan Bisma , melihat Bisma yang terlihat amat nyaman ngobrol dengan Papahnya , merasa sedikit enggan ketika akan menyuguhkan mereka minuman hangat.


Namun mengingat mereka yang membutuhkan sesuatu yang hangat untuk tubuhnya , Yuri pun memberanikan diri untuk menghampiri mereka berdua.


"Permisi Pah , maaf ya Yuri ganggu kalian Ngobrol" Ucap Yuri sambil memberikan mereka masing-masing segelas susu hangat.


"Makasih ya nak" Sambut papah Yuri dengan tersenyum.

__ADS_1


Bisma yang melihat Yuri hanya diam tak berkata suatu apapun dan menganggukkan kepalanya saat Yuri memberikan segelas susu untuknya.


Saat Yuri kembali masuk ke dalam , Bisma hanya melihatnya sekilas dan memalingkan pandangannya ke sembarang tempat. Namun tanpa diketahuinya ternyata Papah Yuri memperhatikan gerak gerik mereka berdua hingga akhirnya Papah Yuri mulai membuka obrolan.


"Hem...Nak Bisma dekat dengan anak Om ?!" Tanya Papah Yuri.


Bisma langsung melihat Papah Yuri "Maksud nya Om ?".


"Ah tidak... Om cuman iseng aja nanya nak Bisma" Ujar Papah Bisma.


"Yuri adalah anak Perempuan satu-satunya di keluarga kami , walaupun dia keras kepala dan ceroboh tapi dia adalah anak yang baik dan sangat sayang keluarga" Ucap Papah Yuri.


Bisma hanya menatap Papah Yuri dan masih memperhatikan setiap ucapannya.


"Saat ini Yuri tengah menjalani hubungan yang bisa di bilang....Menggantung mungkin ?!" Lanjut Papah Yuri.


Papah Yuri menghela nafas panjang dengan raut wajah sedikit sedih.


"Apa nak Bisma tau apa yang sekarang kami rasakan ?" Papah Yuri menatap Bisma.


"Saya tau apa yang Om rasakan , karena saya pun ikut merasakannya" Jelas Bisma.


"Kalau boleh tau , apa yang nak Bisma rasakan sama Yuri ?" Sahut Papah Yuri sembari membenarkan posisi duduknya.


"Itu...Saya... "Ucapan Bisma terhenti karena malu.


Bisma hanya menganggukkan kepalanya dengan pipi mulai memerah sambil mengikuti jalan Papah Yuri dari belakang.


Saat Bisma masuk , dia melihat banyak makanan yang sudah tersaji di meja makan. Dia kembali menatap Yuri yang sedang sibuk menyiapkan sendok dan piring di meja makan.


Bisma mulai duduk dan menunggu makanan yang akan di siapkan oleh Yuri. Saat Yuri akan memberikan piring berisi nasi goreng pada Bisma , tanpa sengaja tangannya terpegang oleh Bisma dan mata mereka saling beradu karena kaget.


Dengan cepat Bisma langsung melepaskan pegangannya dari tangan Yuri dan langsung mengalihkan pandangannya pada nasi goreng yang di simpan oleh Yuri di depannya.


"Silahkan nak Bisma di makan , nasi goreng ini spesial di buatin Yuri loh , nak Bisma harus mencobanya" Jelas Mamah Yuri senang.


"Ih mah jangan bikin Yuri malu deh" Gumam Yuri pada Mamahnya.


"Iya Tante" Jawab Bisma singkat dan melihat ke arah Yuri.


"Gimana nak Bisma enak ?!" Tanya Mamah Yuri penasaran.


Bisma terdiam sejenak dan melihat nasi goreng yang ada di piring kemudian kembali menatap Mamah Yuri dan Yuri secara bergantian.

__ADS_1


"Ini...Enak sekali Tante" Jawab Bisma dengan wajah terkejutnya.


"Benar kan nasi goreng buatan anak Tante enak ?" Seru Mamah Yuri yang kemudian menepuk tangan Yuri.


Syukurlah kalau dia suka. Gumam Yuri dalam hati sambil melihat Bisma yang lahap menyantap nasi goreng buatannya.


.


.


Setelah mereka menyelesaikan sarapannya , kedua orangtuanya Yuri bersiap untuk segera pergi ke tokonya. Bisma yang melihatnya mencoba memberanikan diri untuk mengantarkan mereka berdua.


"Tante sama Om mau aku antar ke toko ?" Tanya Bisma.


"Tidak usah nak kami mau jalan saja , lagian Toko kami ga jauh-jauh banget kok" Jelas Mamah Yuri sambil melambaikan tangannya.


"Tapi nanti Tante sama Om kecapean loh , lagian ini sudah mulai siang juga" Ucap Bisma.


"Gapapa nak , kami udah terbiasa kok" Sambung Papah Yuri.


"Tapi Om... " Perkataan Bisma terhenti oleh Papah Yuri.


"Sudah nak Bisma di rumah aja , kami mau berangkat dulu ya" Ucap Papah Yuri.


"Yasudah Mamah sama Papah hati-hati di jalan ya ?!" Ucap Yuri yang mengikuti kedua orangtuanya pergi ke arah pintu keluar.


"Eh tunggu dulu hampir lupa...Nak Bisma jangan dulu pulang ya makan malam disini aja , nanti tante bikin rendang spesial buat nak Bisma !" Ucap mamah Yuri.


Yuri langsung melotot "Duh Mamah ngomong apa sih ? Pak Bisma kan harus pulang mah" Jelas Yuri.


"Iya Tante ga usah repot-repot , aku nanti makan di rumah aja" Balas Bisma.


"Eh nak Bisma jangan tolak tawaran Tante ya , nanti tante marah nih" Seru Mamah Yuri.


"Tapi Tante...."Ujar Bisma.


"Astaga Mah jangan aneh-aneh gitu deh" Yuri langsung memotong omongan Bisma.


"Udah jangan berdebat terus , pokonya nak Bisma jangan dulu pulang ya , lagian ini kan hari libur anggap aja nak Bisma lagi liburan di rumah Tante sama Om , nanti kita makan malam bersama oke ?!. Om sama tante berangkat dulu" Tegas Papah Yuri panjang lebar.


"Iya...Baiklah Om !" Jawab Bisma terpaksa sambil melihat ke arah Yuri.


\=\=\=> Hai teman teman... jangan lupa untuk like , vote ,

__ADS_1


komen di karya aku ya , biar karya ku bisa menjadi no 1 hehe🥰👋.


Terimakasih juga untuk semua teman teman pembaca yang sudah setia membaca karya ku dan memberikan supportnya🙏🙏 , dukungan kalian akan sangat berarti untuk perkembangan karya ku, jangan bosan untuk menunggu kelanjutan kisah Yuri ya☺☺see you🤗.


__ADS_2