Pak Dosen I Love You

Pak Dosen I Love You
episode 16


__ADS_3

"Tidak apa apa Tante , saya udah biasa ko dengan sikap Yuri yang seperti ini" Jawab Bisma dengan senyum jahat sambil melihat Yuri.


Apa maksud nya ini ?!


"Yuri apa itu benar ?!" Bentak Mama Yuri.


"Eh..Engga ko Mah , Pak Bisma ini kalo bicara suka mengada ngada" Yuri menatap Bisma dengan kesal.


"Mengada-ngada ?" Jawab Bisma sinis.


"Aish...Sudah ayo Bisma kita ngobrol di luar aja" Ajak Tomi untuk menghindari perselisihan antara Bisma dan Yuri.


Bisma dan Tomi akhirnya berada di luar , sambil bersantai mereka sedikit bicara tentang masa masa sekolah nya dulu dimana Bisma dan Tomi satu kelas dan menjadi sahabat hingga saat ini. Namun karena suatu hal pada saat Bisma kelas 3 SMA , dia pindah ke Surabaya dan menetap lumayan lama di sana hingga akhirnya kembali ke Jakarta dan mulai berprofesi sebagai Dosen.


"Bis ...Kenapa lo mau jadi Dosen ?, padahal bokap lo kan kaya dan punya perusahaan gede" Tanya Tomi.


"Entahlah...Yang jelas gw ga mau kerja di perusahaan bokap gw" Jawab Bisma.


"Oh...Btw lo kenal dekat sama adik gw ?"Kembali Tomi bertanya.


"Gw ga dekat sama adik lo , cuman... " Bisma tiba tiba diam.


"Cuman apa ?"Tomi penasaran.


"Eum...Gw cuman kenal dia sebagai murid aja tom" Jelas Bisma yang sedikit tidak yakin dengan jawabannya.


"Oh gitu.." Jawab Tomi singkat.


"Gimana kabar istri sama anak lo ?"Bisma mulai mengalihkan pembicaraan.


"Alhamdulillah mereka baik , lo kapan nyusul gw ?" Tomi menggoda bisma.


"Kapan kapan Tom" Jawab Bisma dengan sedikit kesal.


"Kapan kapan ? Keburu tua loh" Ledek Tomi.


"Walau tua gw bakalan tetap tampan Tom" Celetuk Bisma yang membuat mereka berdua tertawa.

__ADS_1


Waktu sudah menunjukan pukul setengah sebelas malam, tak terasa Bisma dan Tomi ngobrol di luar hingga akhirnya mereka berdua memutuskan untuk masuk ke dalam. Namun sebelum masuk untuk tidur Bisma ijin untuk ikut ke kamar mandi terlebih dahulu.


Saat Bisma hendak akan pergi menuju kamar mandi , tanpa sengaja Bisma melihat Yuri sedang mencuci piring . Bisma menatap Yuri dengan dalam , tatapan yang tidak bisa di artikan dan tanpa terasa bibir nya menampakan senyuman manis.


Tak lama kemudian Bisma berjalan mendekati yuri dan langsung membantu nya untuk mencuci piring , Yuri kaget dengan kedatangan Bisma yang begitu tiba tiba dan langsung menyerobot piring yang sedang di cuci nya.


"Aduh Pak...Bisa ga kalo datang itu jangan tiba tiba ? bikin orang kaget aja" Ucap Yuri ketus.


"Dari tadi aku sudah ada disini , kamu nya saja yang gak sadar" Jawab Bisma tak kalah ketus.


"Ck...Selalu saja menyalahkan orang lain" Gumam Yuri sambil berdecak kesal.


"Apa kamu bilang ?" Tanya Bisma.


"Saya ga bilang apa apa , sudah biar saya saja yang lanjutkan bapa istirahat saja" Yuri langsung merebut piring yang sedang di bersihkan Bisma.


"Apa begini cara memperlakukan orang yang ingin membantu mu ?" Bisma mulai mengangkat satu alisnya.


"Bukan begitu Pak , Bapak tamu di rumah ini jadi ga seharusnya bapak membantu pekerjaan saya" Sanggah Yuri.


"Bukankah tidak ada salahnya juga kalau saya ingin membantu ?!".


Bisma pun terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu , kemudian mulai timbul senyum dan pikiran jahat untuk mengerjai Yuri.


"Baiklah...Kalau begitu karena katamu hari ini aku adalah Raja , bolehkah aku meminta sesuatu ?".


"Sesuatu apa Pak ?" Yuri mencoba berpikir .


apalagi yang akan dilakukan Dosen Killer ini ?!


"Saya ingin susu hangat...Bisakah kamu mengantarkannya ke kamar ?" Ucap Bisma dengan wajah jahil nya.


"Sekarang Pak ?" Sambung Yuri.


"Tahun depan...Ya iya sekarang !" Jawab Bisma sambil menatap wajah Yuri.


"Hah...Baiklah Pak sebentar lagi akan saya buatkan , Bapak tunggu saja di kamar" Sambung Yuri sambil menghela nafas.

__ADS_1


"Oke...Jangan sampai saya menunggu lama ya ?!" Tambah Bisma yang kemudian langsung pergi meninggalkan Yuri.


*K*enapa aku menjadi seperti pelayan di rumahku sendiri ?! Gumam Yuri dalam hati.


Beberapa menit kemudian Yuri selesai membuatkan susu hangat untuk bisma , dia langsung mengantarkan susu nya ke kamar tamu untuk segera di berikan kepada Bisma . Tiba di depan pintu Yuri mengetuk pintu dengan pelan beberapa kali namun tidak ada jawaban dari orang yang ada di dalam , Yuri mencoba kembali mengetuk pintu kamar nya sedikit lebih keras , namun masih juga belum mendapatkan jawaban dari dalam.


Hingga akhirnya Yuri berinisiatif untuk mencoba membuka pegangan pintu dan ternyata...Tidak di kunci !.


*K*emana dosen killer itu ?!. Pikir Yuri.


Yuri masuk dan melihat lihat kamar namun tidak menemukan sosok Bisma di tempat tidurnya , namun saat Yuri akan menyimpan susu hangat nya di atas nakas , tiba-tiba Yuri melihat seseorang yang sedang tertidur di atas sofa dengan menghadap ke arah jendela.


Yuri berjalan mendekati sosok itu , dan ternyata dia adalah Bisma yang sedang tertidur pulas dengan kaos putih dan sweater warna hitam yang membuatnya terlihat sangat tampan walau sedang tertidur. Yuri sedikit menundukkan badan nya untuk melihat bisma dari dekat dan mulai memandangnya dengan kagum.


*K*enapa aku baru menyadari bahwa dosen ku ini tampan sekali ya ?!.


Bahkan walau sedang tertidur wajah nya pun masih tetap terlihat tampan. Pikirnya dalam hati.


Saat Yuri masih sibuk dengan pikirannya , tiba tiba Bisma tersadar dan mulai membuka mata nya yang langsung menatap yuri dengan sangat intens dari jarak yang sangat dekat. Untuk beberapa saat Yuri yang menyadari kalau Bisma telah membuka matanya hanya bisa diam dan membuat mereka saling memandang satu sama lain.


"Apakah aku sangat tampan sampai kau lancang terus melihatku seperti ini ?" Bisma mengeluarkan suaranya yang sontak membuat Yuri tersadar dari lamunannya.


"Ma...Maafkan saya Pak , tadi saya hanya.... " Yuri menjawab dengan gugup.


"Hanya apa ?" Lanjut Bisma.


"Hanya ingin memastikan apa anda tertidur atau cuman iseng menutup mata" Jelas Yuri.


"Aku ketiduran karena lama nunggu susu hangat buatan kamu" Jawab Bisma ketus.


"Saya minta maaf Pak kalo kelamaan , tadi tanggung saya beresin dulu cucian piring Pak" Yuri mencari alasan.


"Yasudah...Kamu boleh keluar" Sambung Bisma yang langsung berdiri dari duduknya.


"Baiklah Pak saya permisi dulu , susu nya sudah saya simpan di atas nakas" Ucap Yuri yang langsung meninggalkan kamar dengan Bisma yang masih menatap Yuri.


Alah ada apa dengan ku ?!, kenapa aku menjadi tidak karuan seperti ini? sadar Bisma...sadar. Gumam Bisma dalam hati.

__ADS_1


Ya Alloh apa yang telah aku lakukan ?! kenapa juga aku tadi harus menatap wajah nya pak bisma ?. Yuri juga terus bergumam dalam hati yang sampai sekarang merasa aneh karena terus memikirkan Bisma.


\=\=> hay teman teman... jangan lupa untuk like , vote , komen di karya aku ya , biar karya ku bisa menjadi no 1 hehe🥰👋


__ADS_2