Pak Dosen I Love You

Pak Dosen I Love You
episode 17


__ADS_3

Keesokan pagi nya Bisma bangun lebih awal dan berjalan ke depan rumah kemudian melakukan gerakan olahraga ringan untuk merenggangkan ototnya yang tegang dan kaku.


Yuri pun terbangun dan langsung pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan mata nya langsung tertuju kepada Bisma.


" Selamat pagi Pak...Sedang apa Bapak disini ?" Tanya Yuri heran.


"Iya selamat pagi...Aku sedang olahraga ringan saja biar badan tidak kaku" Jawab Bisma.


"Olahraga ? ini masih subuh loh Pak" Ungkap Yuri.


"Memang kenapa ? apa ada masalah ? "Ucap Bisma dengan ketus.


"Ya gak kenapa-kenapa sih Pak , cuman ini kan masih dingin Pak" Jawab Yuri.


"Kalo dingin bukannya lebih bagus kan berolah raga sedikit agar tubuh hangat" Tambah Bisma.


"Iya... Iya...Gimana Bapak aja deh" Yuri pergi meninggalkan Bisma.


Saat Yuri hendak melangkah untuk berjalan ke arah kamar mandi tiba tiba kaki nya terpeleset karena lantai yang sedikit licin dan sontak Bisma yang melihat nya langsung berlari ke arah Yuri dengan cepat dan langsung memegang tangan kanan Yuri sehingga yuri terjatuh mendarat di atas Bisma.


Yuri meringis kesakitan kemudian segera terbangun dan baru menyadari kalo dirinya jatuh di atas tubuh Bisma , Yuri langsung mengangkat kepala nya dan wajahnya berhadapan langsung dengan Bisma , Bisma mulai menatap ke arah Yuri hingga akhirnya mata mereka saling memandang satu sama lain .


Deg deg deg deg


Jantung Yuri dan Bisma saling berdegup kencang hingga akhirnya mereka saling memandang kemudian Bisma mulai mengeluarkan suaranya.


"apa kau kan terus me***d*h ku seperti ini ?!" Tanya Bisma dengan pipi sedikit memerah.


Yuri pun tersadar dan segera beranjak dari posisi nya "Ma.. Maafkan saya Pak".


"Hah...Sudahlah , lain kali kalo jalan hati-hati bisa kan ?"Ucap Bisma yang mulai berdiri.


" Iya saya minta maaf pak" Sahut Yuri dengan pipi yang memerah.


" Ck...Cepat sana ambil wudhu bukankah kamu mau sholat subuh ?" Ucap Bisma berdecak sambil memalingkan pandangannya dari Yuri.


Tanpa sepatah kata pun Yuri langsung pergi meninggalkan Bisma yang dari tadi sudah mulai tak karuan begitupun dengan yuri jantung nya masih belum berhenti berdegup kencang.


Saat Yuri keluar dari kamar mandi , entah kenapa reflex dia menatap kembali Bisma yang sekarang sedang duduk memunggungi Yuri di halaman rumah nya. Yuri dengan cepat berlari karena masih malu dengan kejadian yang baru saja terjadi.


Pada siang hari nya Yuri bersiap siap untuk pergi ke kampus, tak lupa sebelum ke kampus yuri sarapan terlebih dahulu, namun ada sedikit yang berbeda dengan suasana pagi ini karena bisma ikut sarapan bersama keluarga Yuri.


"Dek kamu mau ke kampus ?" Tanya Tomi.


"Iya kak" Jawab Yuri singkat.

__ADS_1


"Oh kebetulan banget dong...Bareng aja berangkatnya sama Bisma" Celetuk Tomi yang sontak membuat Yuri tersedak saat sedang mengunyah makanan nya.


Uhuk...Uhuk


"Engga kak , aku kan ada motor" Jawab Yuri malu.


"Motor mau kaka pinjam dulu , kaka ada perlu" Tambah Tomi.


Bisma dan Yuri pun saling memandang tidak nyaman tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


"Iya boleh , kalo Yuri tidak keberatan kita bisa sekalian aja barengan ke kampus nya" Ucap Bisma dengan santai.


"Tidak usah repot repot Pak , saya bisa naik angkutan umum kok" Jawab Yuri malu.


"Tidak usah sungkan Yuri , aku ini kan Dosen wali kamu" Tambah Bisma dengan sedikit penekanan.


Dengan kompak mata Mama , Papa , dan Tomi memandang Yuri tanda harus mau ikut ke kampus bersama Bisma.


"Baiklah saya ikut Pak Bisma ke kampus" Jawab nya singkat di barengi helaan nafas panjang.


"Baiklah , kalau begitu saya tunggu di luar saja ya ?!" Ucap Bisma pada semuanya.


Sementara saat bisma pergi ke luar , tiba tiba Yuri marah pada kaka dan orang tuanya.


"Kan biar kalian deket dek , anggap saja ini pendekatan kepada Dosen mu agar nilai kamu nanti bagus hehe" Ceplos Tomi.


"Ah tau ah , kalian ini suka mengada-ngada aja" Yuri cemberut. sambil berjalan keluar untuk berangkat dengan Bisma.


"Kamu sudah sudah siap ?" Tanya Bisma pada Yuri.


"Iya saya sudah siap Pak , kita berangkat sekarang ?" Sambung Yuri.


Bisma pun menjawab dengan anggukan kepala , kemudian membukakan pintu mobil untuk Yuri.


Yuri pun masuk dengan perasaan gelisah karena teringat akan kejadian pagi tadi.


Di dalam perjalanan mereka hanya terdiam dan tak banyak bicara , Yuri yang memandang ke luar jendela sesekali mencuri curi pandang ke Bisma yang sedari tadi terdiam dan fokus menyetir mobil nya.


Tak lama kemudian Yuri dan Bisma sampai di kampus , pada saat mereka keluar dari mobil bersama-sama , kejadian tidak biasa pagi ini langsung membuat satu kampus gempar bahkan Yuri dan Bisma menjadi pusat perhatian semua orang.


"Pak... saya duluan ke kelas ya ?! ga enak sama orang orang dari tadi liatin kita terus" Ucap Yuri yang melihat ke sekitar.


Bisma pun hanya melihat ke sekitarnya tanpa peduli dengan apa yang mereka katakan " Oh...Ya silakan".


"Baik pak , permisi" Pamit Yuri.

__ADS_1


Saat Yuri masuk , teman teman sekelasnya langsung heboh menyambut Yuri yang pada hari ini telah menjadi buah bibir di kampus.


"Eh itu dia" Ucap Intan.


"Halo semuanya... " Sapa Yuri .


"Yuri gokil lo , bisa dapetin hatinya Pak Bisma gimana cara nya itu ?" Tanya Intan.


"Hah dapetin hatinya Pak Bisma ?!" Yuri heran.


"Iya Yuri... Gimana nih bagi bagi ilmunya dong" Celetuk Intan.


"Hey halo semuanya... Gw ga ada hubungan apa apa sama Pak Bisma" Ungkap Yuri


"Kamu serius Yuri ?" Kembali Hani bertanya.


"Serius Hani " Jelas Yuri.


" Terus kenapa kalian bisa barengan Yuri ?" Kembali Hani bertanya .


"Dia nginep di rumah aku" Jawab Yuri Hati-hati.


A...A.... Apa ? Nginep ??


"Kenapa Pak Dosen tampan bisa tidur di rumah kamu Ri ?"


Tanya Intan menyelidik Yuri.


"Jangan punya pikiran jelek dulu , dia nginep di rumah gw karena ternyata dia itu sahabat dari kak Tomi" Jawab Yuri.


"Wah... Ko bisa kebetulan gini ya Ri ?" Ucap Hani.


"Entahlah...Yang jelas aku juga kaget awalnya pas tau ternyata pak bisma adalah sahabat kaka aku" Jelas Yuri.


"Jangan-jangan kalian udah ditakdirkan untuk bersama" Sambung Hani.


"Iya...Bisa jadi itu Han" Tambah Intan.


"Dih...Kalian ngomong apaan sih ?" Celetuk Yuri.


"Eh beneran Ri, jangan-jangan Pak Bisma suka sama kamu" Sambung Hani.


"Udah jangan ngomongin dia terus deh , lagian mana mungkin Pak Bisma suka sama aku Hani" Jawab Yuri.


\=\=\=> hay teman teman... jangan lupa untuk like , vote , komen di karya aku ya , biar karya ku bisa menjadi no 1 hehe🥰👋

__ADS_1


__ADS_2