
Melihat Bisma yang berjalan melewatinya, membuat perasaan Yuri tidak karuan. Tubuhnya berbalik dan menatap punggung Bisma yang perlahan semakin menjauh.
Yuri tertunduk merenungi apa yang telah dia perbuat pada Bisma kemarin malam, hatinya merasa sedikit tidak ikhlas tak kala melihat Bisma yang mengacuhkan dirinya.
Sementara itu di ruangan Bisma, dia terlihat sedang merenung sembari melihat pemandangan dari balik jendela. Namun saat Bisma tengah menikmati kesendiriannya tiba-tiba ponselnya berbunyi dan terlihat nama di layar ponsel ya Kakak.
"Halo Kak, ada apa?" Jawab Bisma.
"Kamu dimana? Aku ke rumah kok gak ada?!" Sahut Helena dari sebrang.
"Aku di kampus lah, memang ada apa pagi-pagi begini ke rumah?" Lanjut Bisma.
"Masih tanya lagi, kau lupa hari ini hari apa?" Tanya Helena sewot.
Bisma tertunduk sembari memijit keningnya "Iya aku tau, nanti sepulang dari kampus aku langsung ke rumah".
"oke" Tak lama telepon pun tertutup.
Sementara itu di dalam kelas, Yuri di sudah di sambut oleh Hani dan Intan yang sedari tadi sudah menunggunya.
"Pagi Ri" Sambut Intan dan Hani berbarengan.
"Iya pagi...Tumben Han kamu pagi-pagi gini udah ada di sini, Seni sama Sela kemana?" Tanya Yuri sambil menyimpan tas di kursi tempat duduknya.
"Mereka belum datang Ri , terus mumpung belum masuk kan aku ke sini aja dulu sekalian ada perlu juga sama kamu" Jawab Hani.
"Ada perlu apa Han?" Seru Yuri.
"Ini kalau gak salah hari ini acara Kak Helena ulangtahun kan?" Sahut Hani.
Yuri terperanjat karena hampir saja lupa dengan acara ulangtahun sekaligus pertunangan Helena.
"Astaga...Aku hampir saja lupa kalau hari ini adalah undangan buat acaranya Kak Helena, terus kenapa gitu Han?" Sambung Yuri penasaran.
"Gini Ri, aku kayanya gak bisa datang ke acaranya soalnya Orangtuaku mau datang ke kosan hari ini, kamu gapapa kalau datang sendiri?" Ujar Hani merasa tak enak.
Yuri terdiam sejenak lalu duduk di kursi tempat duduknya dengan wajah sedikit linglung.
"Duh gimana dong masa iya aku berangkat sendiri ke sana?" Keluh Yuri dengan wajah masih terlihat linglung.
"Iya maaf banget loh Ri, aku juga sebenarnya gak enak ngomong gini ke kamu, cuman aku juga gak enak kalau harus ninggalin Orangtuaku di kosan" Ucap Hani merasa bersalah pada Yuri.
__ADS_1
Yuri langsung menatap ke arah Hani lalu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya "Ih gapapa kok Han, lagian benar juga apa katamu, masa iya kamu harus bela belain ninggalin Orangtuamu cuman buat pergi ke acara ulangtahun doang. Udah kamu jangan khawatir sama aku ya?" Jelas Yuri sembari menepuk pundak Hani.
Hani tersenyum lalu menganggukkan kepalanya "Makasih ya Ri atas pengertiannya".
"Iya sama-sama Han" Balas Yuri.
.
.
Menjelang siang hari para Mahasiswa keluar kelas dengan perasaan lega karena sudah menyelesaikan ujian di hari terakhir mereka dengan lancar, begitu juga Yuri dan Intan yang baru saja keluar dari kelas dengan senyum sumringahnya.
"Wah akhirnya ujiannya selesai juga ya Ri, gw jadi bisa bernafas lega sekarang" Ujar Intan sambil menggandeng tangan Yuri.
"Iya Tan, gw juga bisa sedikit tenang sekarang" Balas Yuri sambil tersenyum.
"Ri habis ini lo jadi pergi ke Surabaya?" Tanya Intan penasaran.
Yuri terdiam sejenak sambil berpikir kembali dengan tujuannya untuk pergi ke surabaya "Iya jadi Tan".
"Yakin lo mau pergi?" Sambung Intan.
"Yasudah kalau lo udah yakin kaya gitu, gw cuman bisa dukung apa pun yang terbaik buat lo" Kata Intan sambil tersenyum.
Yuri mengangguk dengan penuh keyakinan "Makasih ya unyil ku".
"Iya sama-sama , btw si Hani sama yang lainnya kemana sih? Kok masih belum keliatan juga batang hidungnya ya?!" Lanjut Intan.
"Tau nih, pada kemana ya?" Sambung Intan bingung.
Saat Yuri dan Intan tengah menunggu teman-teman yang lainnya di kursi, tiba-tiba ponsel Yuri berbunyi dan dengan tergesa-gesa Yuri langsung mengangkat teleponnya.
"Halo?" Jawab Yuri.
"Yuri kamu udah keluar kelas belum?" Tanya seseorang dari sebrang telepon yang tak lain adalah Helena.
"Kak Helen? Iya ini aku baru saja keluar dari kelas, ada apa Kak?" Jawab Yuri.
"Oh baguslah, kalau gitu kamu bisa ke depan gerbang kampus sekarang? aku tunggu kamu di mobil ya" Seru Helena yang kemudian menutup teleponnya tanpa menunggu jawaban dari Yuri.
Dih ada apa dengan Kak Helena ya? Kok tiba-tiba dia udah ada aja di depan kampus?! Gumam Yuri.
__ADS_1
Yuri hanya menatap layar telepon sambil mengerutkan alisnya, lalu beralih menatap Intan.
"Tan gw pergi duluan gapapa ya? Ini ada telepon dari kak Helena, katanya dia ada di depan kampus mau ketemu sama gw" Sambung Yuri.
"Wah...Ada apa emang Ri?" Tanya Intan penasaran.
Yuri langsung menggelengkan kepalanya "Gak tau juga gw, btw gw pergi sekarang ya? Gapapa kan lo di tinggal sendiri?".
"Yasudah...Lo hati-hati ya?" Tegas Intan.
"Iya...Makasih ya Tan, titip salam aja buat Hani sama yang lainnya" Ucap Yuri sambil setengah berlari meninggalkan Intan.
"Iya sama-sama" Balas Intan dengan sedikit berteriak sambil melambaikan tangannya.
Yuri berlari dengan sangat cepat menuju gerbang kampus yang tengah terbuka lebar dan memperlihatkan mobil mewah Helena dari arah luar kampus.
Melihat dari kejauhan kalau Yuri sudah melihat dirinya, Helena dengan segera keluar dari mobilnya untuk hendak menyambut Yuri.
"Hai Kak, maaf ya kaka udah lama nunggu disini?" Tanya Yuri dengan nafas yang masih sedikit ngos ngosan.
Helena tersenyum senang saat melihat Yuri sudah berada di hadapannya "Gapapa, lagian aku juga belum lama nunggu disini".
"Iya syukurlah kalau begitu, ngomong-ngomong ada apa Kaka memanggilku kesini?!" Ucap Yuri.
"Oh itu...Kamu masuk aja dulu ke mobil ya, nanti di jalan aku ceritain oke?" Jelas Helena yang langsung memaksa Yuri untuk masuk ke dalam mobilnya.
Yuri yang masih tampak bingung hanya mengikuti apa yang di ucapkan oleh Helena tanpa sempat mendapatkan penjelasan terlebih dahulu darinya.
Namun saat mobil Helena akan berangkat meninggalkan kampus, tanpa sepengetahuannya Bisma yang baru saja keluar dari area kampus dan hendak berjalan ke arah mobil miliknya yang di parkiran tak jauh dari gerbang kampus, secara tak sengaja melihat mobilnya Helena yang sudah berjalan menjauh dari kampus.
Itu mobil Kak Helen kan? ada apa dia kemari? Pikir Bisma.
.
.
.
\=\=\=> Hai teman teman... Jangan lupa untuk klik favorit , like , vote, dan komen di karya aku ya , biar karya ku bisa menjadi no 1 hehe🥰👋.
Terimakasih juga untuk semua teman teman pembaca yang sudah setia membaca karya ku dan memberikan supportnya🙏🙏 , dukungan kalian akan sangat berarti untuk perkembangan karya ku, jangan bosan untuk menunggu kelanjutan kisah Yuri ya☺☺see you🤗.
__ADS_1