
"Gimana makanannya? enak nggak?" tanya Adnan dengan tangan kanan yang menopang dagunya menayksikan Hanum yang memakan makanannya dengan lahab
"Enak mas" jawab Hanum disertai dengan senyumannya
"Yaudah habisin gih kalau gitu, nanti kalau kurang kamu bisa pesen lagi" ucap Adnan mempersilahkan Hanum untuk melanjutkan makanannya lagi
"Lho, Pak Adnan?" tiba tiba saja ada sesorang yang datang menyapa Adnan
"Loh, Pak Anton?" kaget Adnan yang tak menyangka bisa bertemu dengan rekan bisnisnya ini
"Mas A...nton" Hanum lah yang paling terkejut disini, ia sama sekali tak mengira jika teman lamanya saling kenal dengan suaminya
"Hanum?" heran Anton saat melihat ada sosok Hanum yang bersama Adnan
"Eh, silahkan gabung disini Pak" ucap Adnan mempersilahkan
"Nggak perlu formal kali ya pak? agak aneh kalau diluaran" kata Anton yang merasa tak nyaman bicara dengan formal saat diluaran seperti ini
"Oh...oke, oke. Duduk dulu ton Hahahaha" ucap Adnan mengulangi ajakannya lagi
"Oke deh" jawab Anton yang kemudian menarik kursi disamping Adnan
"Hanum kok disini?" tanya Anton lagi karena pertanyaan sebelumnya sudah diabaikan
"Kamu kenal sama istri saya?" tanya Adnan yang nampak terheran heran
"Jadi gini nih Mas, Mas Anton itu kakak kelas aku waktu sekolah dikampung dulu" kini Hanum lah yang angkat bislcara menjelaskan pada suaminya
"Dan ini tuh suami aku Mas" ucap Hanum pada Anton
"Ohhh...jadi yang kemarin kamu bilang kamu udah nikah ikut suami kamu itu ternyata Adnan orangnya?" ucap Anton panjang lebar, kini ia baru mengetahui kebenaran tersebut
"Kemarin? emangnya kemarin kalian ketemu?" tanya Adnan yang sama sekali tak mengerti apa apa disini
"Iya Mas, kemarin kita nggak segaja gitu ketemu. Terus kita juga sempet ngobrol ngobrol gitu, iya kan Mas?" ucap Hanum meminta persetujuan Anton
"He eum nan, kemarin aku nggak sengaja nabrak Hanum" kata Anton menjelaskan
"Eh....tapi kapan ya...aku lupa kapannya gitu, tapi aku juga pernah lihat Mas Anton dijalan lagi sama cewe gitu. Pas mau aku samperin eh...telur gulung aku udah jadi" kata Hanum yang menceritakan kejadian beberapa waktu lalu
"Dipinggir jalan?" Anton tampak mengernyit mengingat ingat yang dimaksud Hanum
"Ohhh iya iya aku inget sekarang, jadi waktu itu aku nggak sengaja ketemu temen aku dijalan jadi ya...gitu ngobrol ngobrol sebentar kita" jawab Anton menjelaskan
"Oiya Mas, waktu aku kekantor kamu yang nganterin makan siang tapi kamu lagi rapat itu lo Mas" ucap Hanum kepada suaminya
"Iya? kenapa?" tanya Adnan
__ADS_1
"Waktu itu juga aku kayak lihat Mas Anton, tapi cuma sekilas gitu jadi aku nggak yakin itu beneran Mas Anton apa bukan" jawab Hanum memberitahu
"Lah emang waktu itu aku lagi ada rapat sama Anton" kata Adnan
"Hahhh" kaget Hanum
Hahahahaha....tawa mereka pun sama sama pecah, tak menyadari jika mereka sebenarnya seringkali berpapasan saat diluaran
"Kapan kapan mampir kerumah kita" ucap Adnan pada Anton
"Iya Mas mampir aja kerumah kalau ada waktu senggang" sahut Hanum ikut berbicara
"Oke, next time" jawab Anton mengangguk anggukkan kepalanya
"Hati hati dijalan" ucap Anton memperingatkan
"Iya, Mas Anton juga" jawab Hanum yang kemudian dijawabi anggukan kepala oleh Anton
Mobil Hanum dan Adnan pun melesat membelah jalanan malam ibu kota yang menyuguhi gedung gedung tinggi dan gemerlap lampu lampu yang menghiasi jalanan Ibu kota setiap malam
"Jadi Anton itu dulu sekolah didesa?" tanya Adnan pada Hanum membelah suasana yang tadinya tampak sepi
"Iya Mas, dulu kan Mas Anton itu ikut Neneknya dikampung" jawab Hanum yang langsung menoleh kearah Suaminya tersebut
"Ohhh" jawab Adnan mangut mangut
"Nggak, dia tinggalnya didesa sebelah" jawab Hanum
"Tapi kan ya gitu Mas, kalau didesa itu deket" lanjut Hanum
"Ohhh gitu" jawab Adnan
..............
"Hati hati dijalan Mas" ucap Hanum pada suaminya
"Yang semangat ngantornya" ucap Hanum lagi
"Okeee" jawab Adnan sembari mengangkat jempolnya
Tak berselang lama mobil Adnan pun perlahan lahan bergerak meninggalkan rumah Impian mereka
Tring....ponsel yang dipegang Hanum berbunyi memberikan notif, Hanum pun langsung membuka pesan yang masuk tersebut
Maya....itulah nama yang tertera dilayar ponselnya
"Num, main yuk? kamu ada waktu luang nggak?" begitulah kira kira pesan yang dikirimkan oleh Maya
__ADS_1
"Oke, jam berapa?" balas Hanum
Tring...Maya pun langsung membalas pesan uang dikirimkan Hanum
"Sekarang gimana?" itulah isi pesan dari Maya
"Sepagi ini?😑" balas Hanum
"Nggak papa dong, biar agak lamaan gitu ketemunya" isi pesan Maya
"Oke deh, eh tapi kamu jemput aku yah. Nanti aku kirim alamatnya" balas Hanum
"Oke" begitulah jawaban yang dikirimkan Maya, Hanum pun membacanya tanpa membalasnya lagi
Hanum pun bergegas kekamar untuk mandi, butuh waktu sekitar 20 menit bagi Hanum untuk menyelesaikan ritual mandinya. Yang membuatnya lama kali ini adalah ditambahnya ritual luluran, biar tampak bersih saat bertemu teman lama
Sehabis mandi, Hanum pun memoles wajahnya natural agar wajahnya tidak kusam. Outfit yang dipilih Hanum kali ini sama seperti sebelum sebelumnya yaitu celana jeans dengan warna hitam untuk kali ini dan dipadu padankan dengan kaos warna maroon sebagai **********, lalu kemeja putih dengan bahan jatuh sebagai luarannya
Saat ia sudah selesai berhias diri belum ada tanda tanda kedatangan Maya sama sekali, Hanum pun berniat untuk mengirimkan pesan kepadanya
"May, dimana?" begitulah isi pesan Hanum
1 menit...2 menit....3 menit...tak kunjung ada balasan dari Maya
Tringgg....tiba tiba ada notif yang masuk, Hanum pun langsung membukanya dan ternyata pesan dari Maya
"Otewe" begitulah isi pesan yang dikirimkan Maya
Huh....Hanum menghembuskan nafas kasar, ada 2 kemungkinan yang dimaksud otewe menurut orang Indonesia. Pertama sedang dalam perjalanan menuju kesini atau yang keduan baru akan berangkat dari rumah
Sudah sekitar 5 menitan Hanum menunggu kedatangan Maya dengan memainkan ponselnya agar ia tidak dilanda kegabutan
Tin....tin....terdengar suara klakson duluar rumah, sontak Hanum pun bergegas keluar dan ternyata itu Maya lah yang datang
"Mau mampir dulu apa langsung berangkat?" tanya Hanum pada Maya yang kemudian turun dari mobilnya
"Langsung aja gimana?" tawar Maya
"Oke deh, kalau gitu tunggu bentar aku mau ambil tas dulu" ucap Hanum pada Maya
"Oke" jawab Maya
Hanum pun kembali kerumah untuk mengambil tasnya dan tak lupa ia juga mengunci pintu rumahnya
"Lets go" teriak Hanum dan Maya bersama sama
Mobil yang dikendarai Maya pun melaju membelah jalanan ibu kota, keduanya sama sama ikut menyanyi dalam alunam musik yang diputar dimobil Maya
__ADS_1