
Hanum keluar dari kantor suaminya dalam keadaan bingung dan curiga pada suaminya. Jika Nisa mengatakan jika kemarin suaminya pulang cepat lalu suaminya pergi kemana?
Ahhh....Hanum kembali teringat akan Mamanya yang sudah menunggunya dirumah, ia harus cepat kembali tak enak rasanya jika membuat orang tua menunggu terlalu lama
20 menit kemudian sampailah Hanum dirumahnya, rupanya Mama mertuanya tengah duduk duduk diteras sembari menunggunya. Hanum pun buru buru keluar dari mobilnya dan berjalan tergopoh gopoh menghampiri Mama mertuanya tersebut
"Aduh, maaf banget yah ma. Mama jadi harus nunggu sendirian" kata Hanum saat menghampiri Mertuanya
"Nggak papa kok" jawab Bu Dian memberikan senyumannya
"Yaudah, Mama masuk dulu ya aku buatin minum dulu. Mama pasti haus kan?" ucap Hanum sembari menuntun mertuanya untuk masuk kedalam rumah
"Mama tunggu dulu disini yah" ucap Hanum saat keduanya telah sampai diruang tamu
"Iyah" jawab Bu Dian yang kemudian mendudukkan bokongnya disofa, sementara Hanum langsung berjalan menuju dapur
Beberapa menit kemudian Hanum telah selesai membuat minuman untuk mertuanya, ia pun menyajikan minuman dan beberapa camilan yang dibawanya untuk kemudian disuguhkan pada mertuanya
"Diminum dulu ma" ucap Hanum sembari meletakkan apa yanh dibawanya dimeja
"Iya" jawab Bu Dian sembari meraih minumannya
"Gimana kerjaan Adnan? lancar kan?" tanya Bu Dian disela sela minumnya
"Emm tadi waktu aku kekantornya Mas Adnan dia lagi rapat Ma" jawab Hanum sekenanya
"Terus Mas Adnannya juga nggak pernah bicara apa apa sama aku soal kerjaan, lagi pula akunya juga nggak ngerti kan" ucap Hanum lagi
"Ouhhh" jawab Bu Dian mangut mangut
"Emangnya Mama mau beli apa?" tanya Hanum kemudian
"Eumm Mama rencananya tadi sih mau beli cincin" jawab Bu Dian
"Itu kalung yang kamu pakai baru ya? kok Mama baru lihat?" tanya Bu Dian saat tak sengaja matanya melihat kalung yang dikenakan Hanum
"Ohhh ini kalung yang dibeliin Mas Adnan ma, belinya juga udah lumayan lama" jawab Hanum sembari tersenyum pada Mamanya
"Ohhh gitu, bagus dipake sama kamunya" ucap Bu Dian tersenyum
"Makasih Ma" jawab Hanum
"Yaudah, kita mendingan berangkat sekarang aja yuk" ajak Bu Dian sembari berdiri dari posisi duduknya semula
"Sekarang Ma? yaudah ayok" jawab Hanum sembari menyusul Mamanya berdiri
Hanum dan Bu Dian pun akhirnya berangkat menuju ke mall sebagai pilihannya karena sekalian beli baju baju juga nantinya
__ADS_1
"Kok Zidan nggak pernah kerumah lagi Ma?" tanya Hanum sembari mengemudikan mobilnya
"Dia lagi sibuk kuliah Num" jawab Bu Dian yang saat ini tengah memainkan ponselnya
"Ohh, kabar Papa gimana Ma?" tanya Hanum lagi
"Baik" jawab Bu Dian sekenanya karena masih fokus pada ponselnya, Hanum hanya geleng geleng kepala memaklumi dan tak ingin mengganggunya lagi
Kini tibalah Bu Dian dan Hanum disalah satu mall di ibu kota
"Ma, kita langsung beli cincin buat Mama kan?" tanya Hanum yang tengah berjalan beriringan dengan Bu Dian
"Iya dong" jawab Bu Dian
Hanum dan Bu Dian pun berjalan jalan mencari toko perhiasan yang dirasanya cocok
"Mbak saya beli cincin, tapi saya mau lihat lihat dulu yah" ucap Bu Dian pada pegawai ditoko perhiasan tersebut
"Oh baik buk boleh, silahkan dilihat lihat dulu" jawab pegawai tersebut mempersilahkan
"Menurut kamu ini, ini sama ini bagusan yang mana num?" tanya Bu Dian sembari menunjuk beberapa cincin yang menurutnya bagus
"Eummm bentar Ma" ucap Hanum sembari meperhatikan lekat lekat beberapa cincin yang tadi ditunjuk mertuanya
"Ini bagus deh menurut aku" ucap Hanum menunjuk satu cincin yang menurut hasil timang timangannya sesuai untuk mertuanya
.........
"Nisa" panggil Adnan yang tak sengaja melihat sekretarisnya baru saja berjalan melewatinya. Sontak, Nisa pun langsung menghentikan langkahnya begitu mendengar ada seseorang yang memanggil namanya
"Eh iya Pak" kata Nisa setelah membalikkan badannya kearah Adnan
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Nisa dengan sopannya
"Emm nggak ada, istri saya sudah dateng?" tanya Adnan pada sekretarisnya
"Sudah pak tadi, dan saya juga sudah meletakkan menu makan siang untuk bapak diruangan bapak" jawab Nisa
"Istri saya nggak nunggu diruangan saya?" heran Adnan saat Nisa mengatakan bahwa dialah yang membawa makanannya kedalam ruangannya
"Maaf Pak, Mbak Hanum tadi langsung pulang" jawab Nisa
"Katanya Mamanya Bapak lagi ada dirumah" ucap Nisa lagi menjelaskan
"Mama ada dirumah?" ucap Adnan meyakinkan lagi
"Benar Pak" jawab Nisa
__ADS_1
..........
"Num, ini bajunya kayaknya bagus deh buat kamu" ucap Bu Dian sembari mengukur baju yang dibawanya kebadan Hanum
"Iya Ma kayaknya bagus deh" jawab Hanum
"Ini sekalian aja beli" kata Bu Dian
Bu Dian dan Hanum pun kembali melanjutkan aktivitas belanjanya, Hingga tak sengaja Hanum melihat sebuah lingerie dengan warna maroon yang tampak menggoda. Hanum pun mengambil baju dinas tersebut sebagai hadiah yang akan digunakannya untuk menghibur suaminya nanti
"Kamu mau beli ini num?" tanya Bu Dian yang tiba tiba menghampiri Hanum, netranya memindai barang yang dipegang Hanum
"Iya ma, rencananya Hanum mau beli ini" jawab Hanum membenarkan
"Bentar bentar, Mama juga mau pilihin buat kamu" ucap Bu Dian kemudian memilih milih lingerie yang dirasanya cocok untuk Hanum, Hanum hanya melihat tingkah apapun yang dilakukan mertuanya tanpa ada niatan untuk melarangnya
"Ini pasti cocok banget buat kamu num, Adnan pasti suka banget" ucap Bu Dian dengan girangnya sembari menenteng sebiah lingerie berwarna hitam yang terlihat sangat seksi tersebut
"Iya ma, makasih yah" jawab Hanum
...........
Kini Hanum dan Bu Dian tengah berada disalah satu restoran terkenal yang berada dimall tersebut, aktivitas belanjanya tadi telah membuat perutnya keroncongan
"Kamu sama Adnan udah tes kesuburan lagi num?" tanya Bu Dian disela sela makannya, mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut mertuanya itu membuat Hanum langsung menghentikan aktivitas makannya
"Udah ma" jawab Hanum yang sebenarnya tak menyukai topik yang menyinggungnya tersebut
"Semuanya baik baik aja?" tanya Bu Dian
"Kami baik baik aja kok ma, Aku sama Mas Adnan sama sama subur" jawab Hanum
"Kenapa kalian belum juga hamil yah?" heran Bu Dian
"Mungkin karena kami belum dikasi kepercayaan ma" jawab Hanum yang mendengar gumaman Mertuanya
Hanum dan Bu Dian telah menghabiskan waktu kurang lebih selama satu jam direstoran ini, sementara hari sudah semakin sore
"Ma ayok kita pulang" ajak Hanum pada mertuanya
"Bentar num, belum dateng orangnya" jawab Bu Dian sembari matanya melihat lihat menelusuri sekelilingnya
"Mama nunggu seseorang?" tanya Hanum mengernyit heran
"Iya, barusan juga udah kirim pesan ke Mama dan udah sampai juga kok" jawab Bu Dian
"Nah...itu dia orangnya" girang Bu Dian sembari menunjuk kearah seseorang, Sontak Hanum pun langsung menoleh kearah yang ditunjukkan mertuanya tersebut
__ADS_1
Deggghhh.....Dia?