
Haripun telah malam, kini adalah saatnya untuk makan malam bersama hal yang paling ditunggu oleh Gion karena sekarang ia bisa mengisi kekosongan perutnya yang telah ia tahan sejak tadi siang.
Karena rasa kesalnya pada Dion yang menggebrak meja dikala dirinya sedang asik menikmati makan favoritnya tadi di kantin sekolah, ditambah lagi dengan bundanya yang mengerjai dirinya tadi ketika mereka baru saja tiba di mansion.
Maka dari itu Gion langsung menuju kamarnya tanpa menghiraukan perkataan dari keluarganya tadi, bahkan dirinya tadi merasa seperti orang yang sedikit berbeda di hadapan Dion karena efek kekesalannya itu.
Namun, sekarang ia sudah tidak memikirkan hal yang terjadi tadi siang karena sekarang ini ia sedang berada di kursi singgasananya menunggu makanan apa yang akan di sajikan oleh para wanita kesayangannya itu. Karena, semua keluarga sedang memiliki jam kosong jadi keenam wanita hebat itu memutuskan untuk
Memasak bersama padahal mereka memiliki banyak maid yang bisa melakukannya.
Ruang makan milik keluarga ini sangatlah luas makanyaterdapat tiga meja panjang, keluarga besar ini selalu memperlakukan bawahannya dengan begitu baik. karena itulah mereka memutuskan untuk menyatukan ruang makan antara keluarga besar dengan para bawahannya, agar komunikasi diantara mereka tetap terjaga dengan baik.
Sekarang adalah waktu yang mereka tunggu-tunggu sedari tadi dengan bantuan maid mereka semua membawa nampan Yang berisi nasi serta lauk pauknya. Para pria sudah tidak sabar untuk mencicipi masakan yang telah disediakan oleh wanita mereka.
"Hah...Kenapa sayur semua" Ucap mereka dengan. Kompaknya
Para wanita itu hanya tercengang melihat ekspresi mereka yang sangat menolak makanan vegetarian, entah mereka keturunan dari siapa sehingga memiliki selera makanan yang sama pula.
Bagaimana tidak jika semua makanan ini berisi sayuran, mulai dari tumis kangkung khas negara Indonesia lalu sayur sup belum lagi dengan sayur yang mereka yakini sebagai bayampun sudah mereka goreng hingga terciptalah kripik bayam.
__ADS_1
"Mengapa semuanya makanan khas dari negara indonesia?" Tanya para pria dewasa itu
"Bunda aku tidak menyukai sayuran selain tomat dan wortel" rengek Gion pada bundanya itu
"Sudahlah makan saja, ini hukuman untuk kalian karena selalu meminta makanan ala Korea dan Jepang, lagian Indonesia itu terkenal dengan wisata kulimernyaloh, enak dan penuh gizi lagi" Ucap kedua Oma itu dengan kompak
"Ba-iklah"
Mau bagaimana lagi jika sudah seperti ini terutama dengan Gion yang sudah tidak bisa menahan rasa laparnya itu.
Dari pada dirinya mati kelaparan lebih baik memaksakan pencernaannya itu.
Beberapa menit setelah selesai makan Dion langsung pamit untuk kembali kedalam kamarnya, ingin melihat pesan singkat yang telah ia terima barusan dari orang kepercayaannya itu yang tidak lain adalah Paman Adam yang tidak lain adalah mantan detektif yang telah lama menganggur akibat hancurnya organisasi mereka 25 tahun yang lalu.
"Benarkan!!! Tapi di habisin juga sampai gak ada yang tersisa" jawab Bunda melan seraya bertanya sambil menggoda putranya itu.
"Itu karena aku sudah kelaparan" ucap Gion yang terlihat acuh menjawab perkataan bundanya itu
Tapi yang Gion katakan memang benar jika bukan karena efek perutnya yang keroncongan ia tidak akan mau memakan sayuran hijau itu, meskipun dengan godaan yang melimpah pula ia tidak akan mau mencicipi sayur mayur itu.
__ADS_1
Benar, mereka semua memiliki alasan untuk wajib memakan makan apa saja yang telah di siapkan oleh wanita-wanita hebat mereka. Ancaman yang begitu menakutkan akan keluar dari bibir para wanita itu, yang akan membuat mereka kedinginan sepanjang malam yaitu tidur di lantai kamar tanpa sehelai tikar dan selimut hangat serta guling yang begitu menyenyakkan tidur malam mereka.
"Aku selesai" Ucap Ken sembari bangun dari duduknya lalu berjalan meninggalkan ruang makan
"Aku juga" lalu disusul oleh Gion yang sekarang juga berjalan mengikuti kemana arah sepupunya itu akan pergi
Sekarang yang tersisa adalah para orang tua saja yang masih setia duduk di kursi mereka itu, memandang salah satu kursi yang mereka sediakan untuk princess mereka selama ini.
"Putriku"
"Malaikatku"
"Princess ku"
"Cucuku"
Ucap mereka semua dengan serentak dalam batin mereka masing-masing, tak kuasa menahan kerinduan akan princess mereka yang entah sedang berada dimana sekarang ini dan bagaimana keadaannya.
Dengan senyum simpul para pria mulai memeluk possesive pinggul wanitanya masing-masing, mencoba menghibur dan mengisyaratkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
__ADS_1
Princess mereka pasti tumbuh menjadi gadis yang begitu cantik dan kuat.
Mereka akan selalu terus mendoakan princess agar selalu senantiasa seluruh nasib baik aka selalu berada dalam kehidupannya, terutama agar princess mereka secepatnya akan kembali ke dalam pelukan mereka pula.