QUEENESYA

QUEENESYA
Episode 5 Upaya Besar


__ADS_3

Sudah lima tahun sejak kejadian itu terjadi, kejadian dimana permata berharga keluarga mereka menghilang. Seluru jejak sudah mereka selidiki namun nihil baby Q mereka masih saja belum di temukan, dalang dari penculikan itupun sudah mereka beri pelajaran dengan menghancurkan keluarganya hingga tak memiliki harta sepeserpun. Kini ia harus hidup di atas bantuan kursi roda seumur hidupnnya karena ulah dari oma hellen. Jika saja suaminya tidak datang tepat waktu maka sudah ia pastikan mangsa di depannya itu sudah tak bernyawa lagi.


Seluru keceriaan dan kehangatan keluarga itu sudah hilang, sang ayah mereka sibuk bersama mencari keberadaan putri mereka itu, para bunda hanya berdiam diri di dalam kamar bernuansa putih itu saja, sembari menangis dan murung, tubuhnyapun kini sudah tidak terawat lagi. Ketiga putra mereka semakin hari semakin datar saja tak ada tawa yang dapat mereka ciptakan seperti dulu, dan opa serta oma mereka memilih untuk pindah ke luarnegeri sembari mencari cucu mereka di sana, oma hellen dan opa robert memilih untuk tinggal di jerman sedangkan opa hans dengan oma amelia memilih untuk kembali ke jepang.


Di sebuah ruangan di mansion tersebut, terdapat dua orang pria yang terlihat melelahkan. Sedari kemarin mereka hanya membolak balikkan data yang mereka temukan untuk mencari tahu lebih banyak hal mengenai penculikan 5 tahun yang lalu.


"Masih harus menunggu 10 tahun lagi" ucapnya dengan lelah


"Kau benar lucas, entah sudah sebesar apa princess sekarang aku hanya berharap semoga keluarga yang menemukan princess bisa merawat princess dengan baik" ucap uncle albert pada saudaranya itu


"Aku hanya binggung pada ayah kenapa ia menyetelnya pada umur 15 tahun dulu baru bisa kita menemukan sinyal dari gelang itu"

__ADS_1


"Mungkin ayah punya tujuan lain untuk hal ini secara di luar sana banyak musuh yang ingin menjatuhkanmu"


"Kau benar" 


Tak begitu lama, seseorang mengetuk pintu ruangan tersebut lalu membuka pintu itu dengan pelan. Melangkahkan sepasang kaki mungil itu bersamaan, lalu menatap kedua orang dewasa yang ada di depan mereka itu.


"Ada apa dion??"


Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sering kali bocah laki-laki itu tanyakan setiap harinya yang membuat kedua orang dewasa itu sangat merasa sedih karena mereka tau seberapa besar rasa sayang seorang kakak pada adiknya karena mereka juga bisa merasakan hal itu.


"Belum" singkat sang ayah

__ADS_1


"Kapan yah, kapan adikku akan ditemukan ini sudah lima tahun kami bahkan tidak bisa melihat perkembangan adik kami pasti sekarang dia begitu sangat menggemaskan"


Hatinya begitu piluh sekarang, impian kecilnya tidak bisa tercapai. Dulu ia pernah berharap bisa melihat dan memantau tumbuh kebang sang adik namun, karena kejadian itu impiannya harus ia kubur sedalam mungkin. Ia selalu merasa bersalah karena tidak bisa menjaga adiknya itu sehingga sekarang jadi seperti ini. Ia masih begitu ingat bagaimana mata indah sang adik yang menyerupai mata sang opa dengan pipi chubbynya serta tindikan di kedua pipi adiknya itu yang memang tercipta dengan sendirinya. Dulu, ia juga berharap agar bisa mendengar suara adik perempuannya itu memanggil ia dengan sebutan kakak. Mencari dia ketika sedang kesusahan, dan melindungi sang adik dari orang-orang yang ingin melukainya.


Ia pernah berjanji akan melindungi adiknya dan jika suatu saat nanti ia di temukan maka jangan harap ada seorangpun yang bisa melukai adiknya itu meski dengan seujung kuku saja.  Ia akan menjaga adiknya itu dan tidak akan melepaskan pantauannya sedetikpun, ini demi janji,demi memperbaiki masa lalu dan demi kebahagiaan sang adik tercintanya.


"Bersabarlah dion, untuk sekarang kita tidak bisa melacak keberadaan adikmu sebelum usianya menginjak 15 tahun" ucap uncle andre pada keponakannnya itu


"Apa!! 15 tahun, itu terlalu lama aku dan gio tidak akan bisa menikmati masa-masa menggemaskannya hiks"


Kini tangisnya mulai pecah mendengar penuturan dari unclenya itu, katakan saja bahwa dion anak yang cengeng dia tidak akan peduli akan hal itu yang jelas  ia tidak bisa menunggu terlalu lama untuk hal itu. Ia adalah seorang kakak, dan seorang kakak harus bisa melakukan sesuatu untuk adiknya terutama untuk gio kembarannya yang hanya mengurung diri di kamar dan untuk princess kecilnya itu, ia harus segera menemukan adiknya apapun yang terjadi ia harus tetap berusaha keras.

__ADS_1


Yang terpenting untuknya sekarang adalah menemukan adiknya meski umurnya baru menginjak 5 tahun tapi jangan salah keturunan dari 4 keluarga besar ini memiliki kepintaran yang amat jenius bahkan di umur mereka sekarang sudah bisa mengerti perihal perangkat elektronik dan bagaimana cara penggunaannya untuk sistem operasi pelacakan yang bahkan sulit untuk di tembus oleh orang lain.


__ADS_2