QUEENESYA

QUEENESYA
Episode 8 Kaget


__ADS_3

Gion, bocah laki-laki itu berlari menuruni anak tangga dengan perasaan yang gembira, mendengar penuturan kembarannya tadi. Akhirnya setelah 8 tahun kejadian itu kini ada harapan yang muncul di dalam keluarga ini. Para orangtua yang mengamati gio sedari tadi dengan tatapan bertanya terutama oma-opa mereka yang keheranan karena beberapa jam yang lalu mereka melihat ekspresi gio yang datar namun sekarang bocah itu jusyru mengeluarkan ekspresi yang sudah begitu lama hilang dari wajahnya.


"Ada apa gio, mengapa kau sangat terlihat senang" tanya bunda melan pada anak keduanya itu dengan sedih karena selalu memikirkan nasip anak bungsunya yang entah ada dimana sekarang


"Aku punya berita bahagia bunda" sambil gion mengatur napasnya dengan perlahan


"Berita apa itu??" Tanya sang bunda dengan wajah yang bersedih


"Apa kamu memenangkan sebuah kuis??" Kini sang ayah yang mengangkat bicara


"Atau kau menemukan sebuah hartakarun??" Tambah opa hans


"Hmm... bukan itu" kesalnya


"Lalu apa??" tanya  kedua omanya itu dengan bersamaan


"Aku tau dia pasti bertemu dengan seorang  gadis cantik di perjalanan tadi" kini uncle andre yang memberikan tebakan konyol menurutnya


Sedangkan opa robert bersama aunty sasha  hanya mengamati tingkah laku mereka sedari tadi, sambil menunggu bocah itu berbicara


"Ist.. yasudah jika tak ingin mendengarnya aku hanya ingin mengatakan bahwa dion menemukan sinyal dari gelang princess.. huh.." ucap dion dengan begitu kesal karena ulah keluarganya itu, yang langsung membuat semuanya menganga kaget mendengar penituran dari gion.


"Hah"


"Yang benar??"

__ADS_1


"Bagaimana bisa??"


"Ini belum waktunya??"


Mereka tidak habis pikir bagaimana bisa bocah berumur 9 tahun itu bisa menemukan sinyal itu padahal sudah banyak orang terkemuka yang mereka pekerjakan untuk mencari sinyal itu namun tidak di temukan.


Namun sekarang itu sudah tidak penting lagi yang jelas sekarang mereka telah memiliki harapan baru untuk terus menerus berusaha mencari princess mereka.


Sedangkan sang bunda yang hanya bengong dan masih menyaring perkataan putranya itu, setelah ia tersadar dia langsung berlari meninggalkan semua orang menuju ke lantai atas dimana putra pertamanya itu sedang berada. Dari belakangnnya ada lucas sang suami dan di ikuti dengan anggota keluarga yang lain dengan perasaan yang amat senang karena harapan yang aealnya sudah hampir tidak ada lagi sekarang mulai tercipta kembali. Di genggamnya knop pintu itu hendak ingin membukanya namun...


"SIAL"


Teriakan dion membuat semua orang kaget lantas ayahnya langsung membuka pintu itu dengan cepat tanpa mengetuk atau meminta izin dulu pada sang anak.


"Bagaimana"


"Apa kamu benar menemukan sinyal itu??"


"Dimana princess berada??"


Pertanyaan yang bertubi-tubi dari bibir mereka membuat dion kembali pada ekspresi datarnya, ia begitu kesal sekarang bagaimana tidak karena sedari tadi sepupu menyebalkanya itu terus saja mengganggunya dengan menyenggol dirinya dan menarik rambutnya. Ini semua karena kembarannya itu meninggalkannya bersama sudah tau jika ia tidak sebegitu dekatnya dengan ken justru ken si jail itu terus saja mengerjainya membuat dion enggan dan malas untuk berbicara dengannya


Jika saja ken tidak mengganggu konsentrasinya sedari tadi ia sudah menemukan dimana tempat sinyal itu berasal, sekarang ia harus memulai lagi dari awal karena tadi tidak sengaja ia membuat program itu terulang lagi karena kekesalannya ia menindis tombol yang salah setelah lepas dari keusilan ken dan memualinya kembali sinyal itu sudah hilang dan tidak dapat di lacak lagi.


Dion menatap ke arah seluru keluarganya masih dengan wajah yang kesal dambil sesekali menengokkan kepalanya pada ken yang sekarang sedang asik bermain video game beberpa menit yang lalu

__ADS_1


"Ya, dan sekarang sinyal itu hilang lagi"


"Bagaimana bisa dion??" Tanya gion dengan dan tanpa rasa bersalah, ia tahu bahwa saudara  kembarnya itu snagst tidka suka di jaili namun karena saking bahagianya tadi ia justru tidak mengajak ken dan meninggalkannya bersama.


"Ini semua karena kau meninggalkan aku bersama ken yang terus saja mengusiliku sedari tadi" kesalnya


Para orang tua yang melihat mereka hanya tersenyum simpul, karena merasa agak kecewa sebab petunjuk untuk menemukan princess sekarang telah hilang.


"Jadi bagaimana??"


"Sinyal princess tidak dapat aku temukan lagi,namun benar princess ada di kota ini"


"Benarkah,Lucas ayo cari putri kita. Secepatnya kita harus menemukannya aku begitu sangat merindukannya"


Sekarang bukan lagi air mata kesedihan yang keluar dari mata sang bunda namun merupakan air mata bahagia. Akhirnya setelah bertahun-tahun sekarang mereka menemukan petunjuk lain mengenaiprincess mereka


"Iya kita akan mencarinya tapi setelah keadaanmu pulih kembali melan" ucap Lucas pada sang istri


"Iya,benar kak apa kakak mau bertemu  princess dengan keadaan yang seperti itu nanti princess akan sedih" ucap Sasha pada kakak iparnya itu


"Oma opa juga harus jaga kesehatan biar bisa bertemu princess" kata kenned yang baru angkat bicara


"Baiklah" ucap para Oma opa mereka dengan bersamaan


Memang selama bertahun-tahun ini kesehatan Oma  mereka sering turun terutama pada oma amel dikarenakan terlalu banyak berpikir sedangkan kefua opa mereka dengan oma hellen masih sehat bugar di karenakan mereka masih sering dan rutin berolahraga. Sedangkan oma amel semenjak kehilangan cucu perempuannya ia sangat terpurk bahkan sudah jarang tersenyum, kondisinya hampir sama dengan kondisi sang bunda.

__ADS_1


__ADS_2