REVENGE FOR MY EX-HUSBAND

REVENGE FOR MY EX-HUSBAND
KETAHUAN RADITE


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA



'*Loh Itu bukannya Dinda*?' Radit berkata dalam hati melihat Dinda yang sedang diperiksa tensinya saat akan masuk dokter kandungan yang dia datangi juga.



Hari ini memang jadwalnya Radit untuk kembali kontrol ke dokter kandungan tentang kesuburannya.



Tak sengaja dia melihat Dinda sedang  diukur tensi seperti biasa semua pasien memang akan diukur tensi dan juga ditimbang berat badan serta diukur suhunya sebelum dapat jatah masuk ke ruang periksa.



'*Berarti bener kan dia lagi hamil*,' tebak Radit lagi tentu dalam hatinya.



'*Lebih baik aku tunggu aja deh sampai Dinda masuk ruangan periksa*.'



'*Biar aku nggak periksa hari ini karena belum daftar ulang dan ukur tensi*,' Radite terus sembunyi menunggu giliran Adinda masuk ruang periksa.



Saat Adinda dipanggil untuk masuk ruang periksa Radite bersiap. Dia tunggu beberapa saat. Radit langsung kedepan suster.



"Sus istri saya sudah di dalam. Saya tidak jadi periksa tak apa kalau saya harus tunggu timbang dan ukur tensi dulu. Saya masuk sekalian menemani ibu Adinda ya." Radite berupaya terlihat terengah seakan terlambat datang.



"Oh ya pak Radite, enggak apa apa, nanti saya bawakan data Bapak ke dalam," Radit langsung masuk.

__ADS_1



'*Kenapa dia bisa ada disini*?' Adinda kaget melihat kehadiran ayah bayi-bayinya.



"Wah tumben nih diantar oleh Pak Radite," kata dokter yang memang sudah kenal keduanya terutama pak Eddy ayah kandung Radite.



Adinda jadi bingung sendiri.



"Pak Radite mau melihat perkembangan si kembar ya?" dokter langsung berkata begitu, membuat Radite tahu bahwa bayi mereka kembar.



"Iya dong. Saya pengen tahu perkembangan mereka. 'Kan sebelumnya saya nggak pernah ikut," kata Radite dengan percaya diri. 




"Ya nggak juga sih, cuma kebetulan istri saya suka pergi lebih dulu seperti hari ini. Dia pergi lebih dulu, untung saya tahu dia pergi ke mana," kata Radite.



"Dokter, ini sekalian kartu rekam medis pak Radite" suster menyusulkan data periksa Radite.



"Ayo bu Dinda kita keranjang pemeriksaan," ajak suster.



 Dinda sudah tak bisa mengelak lagi. Dokter menerangkan semuanya, kondisi baby twins dan menanyakan apakah kali ini Dinda ada keluhan atau tidak?


__ADS_1


"Sampai saat ini nggak ada keluhan Dok," jawab Dinda.



"Pak Radite masih mengalami mual karena couvade syndrome?" Tanya dokter.



"Masih Dok, saya hanya bisa makan masakan istri saya. Kalau bukan masakannya, saya cuma bisa minum kopi pahit, padahal saya nggak suka dari dulu kopi pahit dari dulu." Keluh Radite.



"Rupanya mereka cari perhatian papanya ya." Goda sang dokter.



"Bisa jadi gitu Dok, karena papanya lebih suka perhatian pada yang lain," jawab Adinda sarkas. Radite hanya senyum simpul tak berani bicara di situ. Radite tahu yang Adinda sebut adalah Shalimah.



"Kalau tidak ada keluhan saya kasih resep vitaminnya saja ya Bu Dinda. Dan untuk Bapak ini terlihat hasilnya semakin membaik Pak. Jadi Bu Dinda kalau tak ingin kehamilan berikutnya sangat dekat dengan baby twins maka harus ber KB karena benih Pak Radit sudah sangat baik perkembangannya," kata dokter itu lagi sambil menulis resep untuk Radite. Radite mengambil kedua resep tanpa Adinda bisa cegah.



'*Aku harus bicara apa lagi kalau sudah ketahuan begini? Dia sudah lihat penampakan kondisi si kembar. Dia melihat langsung bukan dari USG bukan katanya atau hasil  tipu-tipuan kalau seorang perempuan ingin minta pertanggung jawaban*.'



'*Pokoknya intinya ini adalah anak aku.  Karena mereka ada* ***di luar pernikahan akibat perceraian kami***.'



'*Itu aja lah alasanku. Walau anak-anak lebih senang kalau dekat dengan ayahnya tapi aku masih belum bisa menerima dia kembali*.'



'*Walau sekarang aku makin tahu bahwa dia tak pernah menyukai dan mencintai Shalimah. Dia terikat karena  ditipu dengan kehadirannya Bramantyo*.'


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY

__ADS_1



__ADS_2