
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
"Dia itu punya tunangan Pa. Tapi setahuku dia akan sulit menikahi perempuan itu karena restu dari orang tua perempuan enggak full."
"Kalau enggak direstui kenapa bisa tunangan?"
"Waktu izin untuk tunangan aja sulit tapi entah gimana akhirnya bisa tunangan." Adit dan Eddy sedang membicarakan Mukhtar dan rencana mereka mengorek siapa dalang yang mencelakai Dinda.
"Kalau nggak dapat restu kan nggak mungkin mereka tunangan?"
"Dapat restu tapi nggak full gitu lah Pa, bingung gimana ya aku ngomongnya, susah. Restu karena terpaksa mungkin," Adit bingung sendiri tentang hubungan Mukhtar dan calon mertuanya.
"Jadi orang tua tunangannya masih setengah hati Pa."
"Orang tua perempuan mau mencalonkan anaknya dengan orang yang lebih baik karakternya walau ekonominya mungkin tak sekuat Mukhtar."
"Kalau mereka tahu ekonominya Mukhtar karena jualan narkoba tentu mereka nggak akan melepaskan anaknya."
"Jadi hukuman untuk Mukhtar adalah aku akan kasih tau soal dia ditangkap ke mertuanya."
"Sedang sebagai penukar informasi tentang siapa yang backing-i dia, akan aku tukar dengan kesehatan jantung ayahnya."
"Ayahnya punya penyakit jantung dan ibunya sangat menjaga agar suaminya tidak terkena serangan jantung."
"Aku akan tukar info dalang dengan ancaman memberitahu ayahnya kondisi Mukhtar saat ini."
"Oke Papa setuju."
__ADS_1
"Nah untuk masalah tukar info dengan keselamatan ayahnya, kita harus kasih tahu bahwa kita akan pegang janji tidak akan beritahu ayahnya, tapi enggak akan nutup kemungkinan ayahnya tahu dari orang lain."
"Aku akan bilang bisa aja yang kasih tau ayahnya tetangganya atau saudaranya."
"Kita nggak nutup kemungkinan ada orang lain yang bicara mungkin calon mertuanya atau apa kita nggak tahu pokoknya dari kita kita jamin kita kita nggak bocorkan ke ayahnya saja."
"Karena sekarang anak-anak dan Dinda sudah di rumah aku bisa keluar lagi."
"Mulai hari Senin kamu wajib masuk kerja. Sekarang kamu sudah punya anak. Tanggung jawabmu berat."
"Baik Pa" jawab Adit. Adit sudah janji pada diri sendiri akan giat narik ojek online lagi agar bisa beli diapers Ghifari dan Ghibran.
Kalau dia tak rajin narik, bagaimana dia memenuhi semua? Sedang dia di kantor enggak dapat gaji.
Eddy lalu bicara panjang lebar pada Adit yang terlihat manggut-manggut mengerti.
\*\*\*
"Ayah, kita kapan bikin aqiqah?" tanya Dinda.
Adit langsung kaget menengok ke arah istrinya mereka sedang di kamar. Adit kaget mendengar Dinda memanggilnya dengan sebutan AYAH.
Hal yang sangat sakral buat dirinya, dia tak menyangka akan mendapat sebutan itu dari istrinya.
"Maunya Bunda kapan?" tanya Adit lembut.
"Secepatnyalah Yah. Ini udah lewat dari waktu yang seharusnya lho."
__ADS_1
"Lewat kan karena kamu sakit Yank, bukan kita menunda-nunda," kata Adit.
"Gimana kalau minggu depan Yah?"
"Boleh minggu depan," Adit tak keberatan.
"Berarti empat kambing ya Bun?"
"Iya Yah, langsung diorder ke jasa aqiqah aja Yah, biar enggak repot."
"Iya Ayah ngerti. Nanti Bunda yang pilih paketnya mau di masak apa. Bunda juga yang pilih besarnya kambing seperti apa," kata Adit.
"Ayah tinggal bayar."
"Emang Ayah masih ada uang?"
"Insya Allah masih cukup kalau buat aqiqah anak-anak. Uang halal kok bukan uang haram," Adit menegaskan dia memiliki dana cukup dan bukan uang haram.
Dinda terharu mendengar kata itu. Dinda tahu selama ini memang Adit menabung gajinya, juga menabung semua uang penjualan perhiasan yang dia ambil lagi dari Shalimah.
Uang penjualan mobil Shalimah dan rumah langsung Adit serahkan ke kantor untuk membayar semua uang kantor yang dia gunakan.
Sehingga uang kantor yang Adit ambil dulu hampir lunas dipotong seluruh uang gajinya selama hampir satu tahun ini.
Walau nggak gajian pun Adit masih tidak mengeluarkan uang untuk operasional sehari-hari karena untuk makan dan bensin Adit dapat dari ngojek online.
Adit memang benar-benar bekerja buat dirinya sendiri bukan pemalas yang mau ongkang-ongkang walau anak orang kaya.
Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel keren karya teman yanktie yang bernama FARHATI FARA
__ADS_1
dengan judul novel GIGOLOKU SUAMIKU ya