REVENGE FOR MY EX-HUSBAND

REVENGE FOR MY EX-HUSBAND
IBU JENDERAL


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


Hari ini Eddy pulang cepat. Memang tadi dia menemani Pandu dan Sindhu dulu untuk mengurus Phillipus orang tuanya Lianee.



Tak tanggung-tanggung memang Adit memperkarakan tentang perbuatan tidak menyenangkan karena dituduh menyebarkan kebohongan padahal yang dikatakan adalah kebenaran.



Tentu saja Phillipus tidak mau menanda tangani semua tuduhan itu dengan berkelit dia tak melakukannya.



Tapi CCTV di ruangan kerja Eddy membuktikan semua yang dikatakan Phillipus sejak ada Adit sehingga dia langsung dibawa polisi. 



Berita penangkapan CEO Phillipus, CEO PT Kembara Bintang disiarkan langsung oleh dua stasiun televisi.



Sebelum pulang tadi Adit memanggil wartawan buat meliput penangkapan Phillipus karena sudah menuduh Eddy dan Adit dengan tuduhan palsu.



Lianee tambah kacau mendengar papanya ditangkap. Namanya juga tersiar dalam berita itu karena narasi penangkapan menceritakan awal kejadian Phillip datang adalah info dari dirinya.



Tersiar sudah kebenaran cerita yang beredar di dunia maya bahwa dia selalu menjebak lawan bisnisnya untuk melakukan perbuatan tercela yang selalu dia rekam untuk menekan  lawan bisnis agar melakukan kontrak lanjutan.



Bila tak menandatangani kontrak lanjutan maka video akan dikirim pada pasangannya atau orang tuanya.



Para istri rekanan Lianee langsung bereaksi!



Ada yang langsung minta cerai, ada yang memaafkan karena merasa kalau kejadian itu bukan kemauan suaminya.

__ADS_1


\*\*\*



Eddy tiba jam 14.30 di rumah. Adit yang penasaran langsung menyambutnya.



"Gimana Pa?" tanya Adit.



"Ih Ayah, biarin Papa masuk dulu lah. Biar istirahat,  biarin dulu kakek ganti baju dan bersihin diri. Jangan langsung main tanya aja," Dinda menegur suaminya.



"Ayah penasaran banget Bun," Adit tersenyum mendengar teguran istrinya.



"Penasaran boleh, tapi ya biarin dulu lah.  Kakek belum istirahat loh.  Belum juga masuk rumah, udah di berondong pertanyaan gitu. Coba kalau Ayah digituin sama aku mau nggak?" 




"Nah harusnya Ayah juga seperti itu. Jangan biasakan menyambut orang pulang kerja dengan pertanyaan gitu. Kan capek Papa tuh," kata Adinda menasehati suaminya. Dinda kadang nyebut kakek, kadang masih enak nyebut papa buat Adit.



Eddy tersenyum, dia tahu rasa penasaran Adit.



"Heboh pokoknya," kata Eddy. Dia malah menanggapi Adit.



"Ih Papa nggak usah ditanggapin. Biarin dulu Papa istirahat sana. Aku akan bikin teh madu buat Papa," tegur Dinda.



Eddy tersenyum. 

__ADS_1



"Payah ibu jenderal marah,"  Eddy langsung menuju kamarnya untuk ganti baju.



"Nanti Papa cerita," kata Eddy. Dia pun langsung masuk ke kamarnya untuk bersih-bersih dan ganti baju.



Adit makin penasaran karena begitu keluar dari kamar papanya langsung mengambil Ghifari dan Ghibran ada di gendongan Adit.



Peraturan di rumah ini bila menggendong dua pangeran itu dilarang membicarakan pekerjaan. Itu sudah peraturan ibu jenderal, tak boleh ada yang membantahya.



"Papa koq langsung gendong Ghifari," protes Adit.



"Kalau pun Papa nggak gendong Ghifari, kamu kan lagi gendong Ghibran," kata Dinda sambil membawa teh madu untuk papanya.



"Sama aja kan? Papa tetap enggak boleh cerita masalah kantor pada orang yang sedang gendong pangeran," jawab Dinda.



"Eh. Iya bu jenderal, aku tahu kok," kata Adit menggoda Dinda. Memang sejak punya anak Dinda jadi galak dan sejak itu pula Adit sering memanggilnya dengan sebutan IBU JENDERAL.



Dinda tersenyum manis, dia kecup pipi suaminya sekilas lalu dia ciumi Ghibran dalam gendongan suaminya.



"Mam … mam … mam."


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU


__ADS_1


__ADS_2