REVENGE FOR MY EX-HUSBAND

REVENGE FOR MY EX-HUSBAND
DITUDUH TANPA BUKTI


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


"Bun, besok Ayah enggak usah ngantor ya?" Pinta Adit semalam.



"Jangan Yah. Hari Jumat katanya Ayah mau di rumah. Jadi besok masuk kantor ya? Pulang saat makan siang. Kita makan siang bareng," jawab Dinda membujuk Adit agar tidak membolos kerja esok hari.



Hari yang ditunggu tiba. Pagi-pagi sekali semua sudah dibereskan. Dinda mengecek tentang catering. Mereka tetap pesan cattering untuk hidangan prasmanannya yaitu yang berbahan dasar ikan dan ayam serta daging sapi.



Sesuai arahan Dinda, Adit hari ini masuk kerja.



Menu yang dari jasa pemotongan hewan aqiqah, Dinda minta dibuat nasi box dan sebagian untuk menu prasmanan. 


\*\*\*



"Pak ada tamu minta bertemu Bapak dan mas Radite," Shindu melaporkan pada Eddy ada tamu mencari dirinya.



"Siapa koq minta bertemu kami berdua. Sedang saat bersama Dinda aja kalau ketemu saya enggak perlu dengan Dinda atau sebaliknya."



"Kenapa koq ini minta ketemu kami berdua?" 



"Pak Phillipus, CEO PT Kembara Bintang. Dia papanya Ibu Lianee yang mas Adit bilang alien itu lho Pak."



"Mau apa? Bukannya kalian meeting kemarin, kita sudah batalkan proyek kerjasama dengan dia?"



"Entah Pak. Beliau minta bertemu dengan Bapak dan Pak Adit," jawab Shindu.



"Suruh dia datang bertemu saya setengah jam lagi. Sekarang kamu panggilkan Adit dulu,"  kata Eddy.



"Baik Pak, setengah jam lagi saya akan bawa dia masuk," Shindu pamit keluar ruang kerja Eddy.



Shindu langsung ke ruangannya Dinda yang tidak jauh dari ruangan Eddy, karena sekarang ruang Adit disana.



"Pak Adit, dipanggil Pak Eddy segera," ujar Shindu.



"Ada apa, kenapa enggak panggil lewat intercom atau telepon ke hp-ku?"



"Ada bapaknya ibu alien ingin bertemu dengan pak Adit dan Pak Eddy." 


__ADS_1


"Itu sebabnya Pak Eddy minta pak Adit kesana sekarang juga. Tadi pak Adit bilang akan ditemui 30 menit lagi."



"Sebentar saya akan ke sana, terima kasih. Saya rasa kamu juga perlu ke sana biar kita bisa bicara."



"Ya Pak nanti saya akan ke sana," Shindu lalu keluar. Adit menge-save pekerjaannya di komputer mejanya.



Adit ingat dia juga mau  pulang cepat, jadi kemungkinan dari ruang papanya nanti dia akan langsung pulang saja.



Adit langsung bersiap-siap menuju ke ruangan Eddy.



"Ada apa Pa?"



"Pak Phillipus CEO PT Kembara Bintang minta bertemu. Katanya dia orang tua Lianee,"



"Oh oke," jawab Adit sambil langsung mengumpulkan semua yang dia butuhkan dan dia buat sekalian dalam satu file agar saat dicari semua sudah kumpul tak perlu dia cari di banyak tempat.



"Sindhu, suruh masuk sekarang aja, karena Adit mau pulang cepat," Eddy menghubungi Sindhu lewat intercom. Eddy ingin semua cepat selesai.



"Baik Pak," Shindu langsung menemui tamunya.




"Silakan duduk Pak," kata Eddy pada tamunya setelah bersalaman.



"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Eddy selanjutnya.



"Saya langsung pada persoalan saja. Kedatangan saya kesini, saya mau minta Bapak dan putra Bapak mencabut semua kebohongan tentang putri saya yang anda sebarkan," Phillipus dengan percaya diri meminta Adit dan Eddy berhenti mendiskredit putrinya.



"Kebohongan apa yang Bapak maksud?" Eddy memperjelas agar tak salah menjawab.



"Anda berdua pasti tahu apa yang saya maksud. Anda berdua dengan santai dan sadar menyebarkan gosip bahwa anak saya melakukan kejahatan akan memberi obat pada anak Bapak."



"Karena berita bohong itu banyak yang mundur dari kerja sama dengan perusahaan saya dan nama anak saya tercemar."



Adit gemas, dia mengambil laptop Eddy dan membawanya ke sofa. Dia buka email miliknya disana.



"Bapak sudah tanya sekretarisnya Lianee?" tanya Adit.

__ADS_1



"Dia yang menjadi korban karena minumannya saya tukar. Dia meminum minuman yang Lianee berikan buat saya," Adit memperlihatkan rekaman CCTV ditempat kejadian.



"Ini rekaman sesudah saya pulang, lihat bagaimana kelakuan sekretaris Lianee disana."



"Ini rekaman sebelumnya dan lihat anak anda ngajak saya selingkuh dari istri saya," Adit memperlihatkan fakta yang Phillipus tak tahu.



"Dan ini email rekan-rekan tentang kelakuan putri anda."



"Dia sudah menjebak direktur pemasaran PT Pelangi Senja, direkturnya jadi korban dan istrinya sudah tahu bahwa anak anda menjebak suaminya agar bisa dapat proyek. Kalau proyek tak diberikan maka video mesum mereka akan dia sebarkan."



"Sekarang direktur itu sedang tahap cerai karena kejahatan anak anda."



"Ada dua perusahaan lagi selain PT Pelangi Senja. Lihat ini," Adit memperlihatkan semua yang tadi dia kumpulkan di ponselnya.



"Anak anda menekan direktur Pelangi Sejahtera agar selalu kontrak dengan perusahaan anda."



"Karena Bapak ke sini menuduh saya menyebarkan berita bohong, maka saya sebar seperti yang anda katakan tadi."  tanpa bicara apa pun Adit langsung mengirimkan semua data dari 3 perusahaan tadi ke lain yang kemarin belum dia infokan.



"Karena Bapak ke sini menuduh kami bohong, saya sudah memanggil polisi dan pengacara saya.  Sebentar lagi mereka datang," kata Adit.



"Anda menuduh kami dengan tidak berdasar, anda hanya mendengar perkataan anak perempuan anda yang memang sangat kotor," Adit sangat marah dibilang dia menebarkan gosip dan tak lama tak terdengar ketukan pintu.



Sindhu dan pengacara perusahaan masuk dengan dua orang polisi.



"Silakan Bapak bicara sendiri. Saya sudah tidak mau urusan dengan anda," tanpa pamit Adit pulang.



Lebih baik di rumah melihat kedua putranya.



"Anda salah cari orang Pak. Anak saya paling tidak suka dikatain seperti itu," Phillipus tak bisa berkata apa apa lagi. Dia menyesal tak cari kebenaran lebih dulu.



Phillipus sangat mencintai Lianee,  ternyata selama ini anaknya lah yang berbohong. Lianee selalu bilang dia adalah negosiator ulung sehingga selalu bisa memenangkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain. 



Sekarang Phillipus sadar Lianee bisa berhasil karena menjual ancaman dengan membuat video kotor.


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE


__ADS_1


__ADS_2