
"Rawat lukamu hingga sembuh, lalu jaga hatimu baik-baik. Jangan lagi sembarangan menerima tamu yang tak seharusnya kamu persilahkan masuk."
30 menit kemudian Ry tidak kunjung datang sehingga Kevin memutuskan untuk melangkahkan kaki pergi meninggalkan tempat tersebut.
Tap............. Tap
Baru saja Kevin kaki melangkah pergi meninggalkan tempat tersebut, dia perpasan dengan Ry yang hendak berjalan ke arah tempat mereka janji bertemu.
"Akhirnya kamu datang juga." Kevin menghentikan langkah lalu dia berbicara sambil menatap wajah Ry.
"Mana SIM dan STNK aku?" Ry melihat Kevin sudah berdiri di hadapan lalu dia berhenti berjalan. Ry mengulurkan tangannya ke arah Kevin.
"Nantik aku berikan, ada yang ingin aku bicarakan kepada kamu," kata Kevin.
"Cepat katakan, apa yang mau kamu bicarakan?aku tidak punya banyak waktu."Ry berbicara dengan nada ketus kepada Kevin.
"Sebaiknya kita bicara di sana." Kevin mengajak Ry untuk berbicara di tempat mereka janjian bertemu.
"Tidak usah, kita bicara di sini saja.Cepat bicaralah." Ry menolak ajakan Kevin lalu Ry mendesak Kevin untuk segera berbicara.
"Dulu saat aku baru menikahi kamu sebenarnya aku sudah memiliki kekasih yaitu Asa. Aku dan Asa sudah berpacaran dari kami masih Smu, saat aku sudah menjadi seorang polisi aku berencana untuk menikahinya tetapi kami terhalang dengan perbedaan keyakinan sehingga kami tidak bisa menikah. Aku mulai menerima pernikahan sirih kita sehingga aku memutuskan Asa. Setelah aku putus dari Asa, dia berusaha untuk mengajak aku kembali pacaran tetapi aku menolaknya, karena aku sudah memiliki kamu yang berstatus sebagai istri sirih aku saat itu. Bahkan Asa rela menjadi mualaf hanya demi kami bisa kembali bersama bahkan dia sampai di usir dari rumahanya oleh kedua orang tuanya karena dia menjadi mualaf.Setelah semua itu terjadi aku tetap tidak mau kembali bersama dia." Kevin menceriakan kisah dia dengan Asa.
"Stop," kata Ry
"Kamu dengar dulu cerita aku sampai selesai."
__ADS_1
"Aku bilang berhenti." Ry berteriak kepada Kevin, Ry sudah tidak kuat mendengarkan cerita Kevin tentang hubungan dia dengan Asa.
"Aku tidak mau tahu tentang cerita kalian berdua."
"Wanita baik tidak akan merebut laki-laki yang sudah menjadi milik wanita lain bergitu juga sebaiknya laki-laki baik tidak akan tergoda oleh wanita lain."
Proookk...........Proookk
"Pengkhianat dan Pelakor itu cocok.
"Kalian benar-benar pasangan yang serasi." Ry berbicara sambil bertepuk tangan kepada Kevin. Ry tersenyum mengejek kepada Kevin.
"Aku bukan pengkhianat dan dia juga bukan pelakor yang seperti kamu ucapankan dan pikiran." Kevin yang tidak terima dirinya disebut pengkhianat, selain itu dia tidak terima Asa disebut Pelakor. Kevin merasa bahwa dia tidak pernah berselingkuh dengan Asa saat masih menikah dengan Ry
"Ckckckck, sudah lah aku malas berdebat dengan laki-laki seperti kamu. Sekarang cepat berikan SIM dan STNK."
Ry pun mengambil SIM dan STNK dari tangan Kevin. Saat tangan Ry sudah berada di SIM Dan STNK itu Kevin menarik tangan Ry.
"Aku merindukanmu." Kevin memeluk tubuh Ry lalu dia meletakkan kepalanya di bahu Ry sambil menghirup aroma tubuh Ry.
"Rasakan ini."Ry memberontak saat tubuhnya sudah berada di dalam pelukan Kevin tetapi Kevin semakin mengeratkan pelukan kepada Ry. Ry segera memikirkan ide agar bisa terlepas dari pelukan Kevin. Ry pun mendapatkan ide lalu dia segera menginjak kaki Kevin dengan kuat.
"Aduh kaki sakit." Kevin segera melepaskan pelukan dari tubuh Ry , Kevin meringis kakinya kesakitan karena di pijak oleh Ry.
"Mampus syukurin." Ry segera mengambil SIM dan STNK dari tangan Kevin. Ry memasukkan SIM dan STNK ke saku celananya.
__ADS_1
"Aku peringatkan kepadamu jangan pernah temui aku lagi. Anggap saja kita pernah saling mengenal satu sama lain. Selamat atas pernikahan kamu dengan Asa, berbahagia lah kalian di atas penderitaan aku." Setelah mengatakan itu Ry membalikkan badan lalu Ry berjalan dengan mengepalkan kedua tangannya.
Seminggu kemudian Ry sedang mengendarai motor sport milikinya dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Tiba-tiba motor sebuah motor sport menyalip motor Ry, Ry yang melihat hal itu merasa tidak terima sehingga dia menambah kecepatan motor sport yang dia kendarai agar bisa menyusul motor sport yang menyalip motornya.
Motor sport yang Ry kendarai berhasil menyalip motor sport tadi lalu Ry menoleh kebelakang sambil mengangkat jempol kebawah. Dia sengaja melakukan hal tersebut kepada si pendara motor sport yang menyalip motornya tadi.
Ry kembali menoleh ke arah depan sambil menarik gas motornya sehingga motor yang dia kendarai melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan motor yang menyalip motornya tadi. Sementara si pengendara motor tersebut menarik gas sehingga motor tersebut melaju melesat sambil menyalip beberapa kendaraan yang berada di depannya.
Si pengendara motor tersebut melihat motor Ry berada di depan motornya lalu dia menambah kecepatan motornya setelah itu dia menyalip motor Ry. Motor itu sudah berada di depan motor, Ry sedang berusaha untuk menyalip motor tersebut. Tiba-tiba saja motor yang berada di depan tersebut berhenti secara mendadak.
Ry yang melihat hal itu segera menginjak rem motornya. Namun tabrakan pun tak dapat di hindari karena motor yang di kendarai oleh Ry masih tetap melaju kedepan sehingga menabrak motor yang berhenti di depan.
Bruuuk......... Bruuuk
Motor yang Ry kendarai pun akhirnya berhenti setelah menabrak bagian belakang motor tersebut. Si pengendara motor tersebut segera menepikan motornya di pinggir jalan raya lalu dia melepaskan helem yang dia pakai. Si pengendara motor tersebut turun dari motor lalu dia menghampiri Ry yang masih berada di atas motor.
"Pinggirkan motor mu."
Ry hanya mengangguk kepalanya sambil menepikan motor di jalan raya. Ry memakirkan motornya yang berada di pinggir jalan raya, dia masih duduk di atas motornya.
"Hei, kamu lihat plat motor aku penyot gara-gara kamu tabrak, kamu harus bertanggung jawab."Si pengendara motor tersebut berdiri sambil berdecak pinggang kepada Ry.
"Kamu tenang saja aku pasti akan bertanggung jawab." Ry membuka helemnya lalu dia meletakkan helem tersebut di atas motornya.
Si pengendara motor tersebut merupakan seorang laki-laki . Dia terus saja menatap ke arah Ry bahkan mata si laki-laki tersebut tidak berkedip saat menatap ke arah Ry.
__ADS_1
"Kamu." Ry terkejut saat menatap wajah si laki-laki yang motornya di tabrak olehnya.Si laki-laki tersebut ternyata senior dia di kampus bahkan si laki-laki tersebut sempat mendekati dia saat dia berstatus istri sirih.
...~ Bersambung ~...