Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Nemanin Bie Belanja


__ADS_3

"Usahakan makan nasi minumnya air putih, kemarin temanku makan cinta minumnya air mata."


Hari minggu, hari yang paling di tunggu oleh siswa dan mahasiswa karena hari itu mereka libur sekolah dan kuliah sehingga bisa mereka bisa bangun kesiangan. Begitu juga dengan Ry yang tinggal di kosan seorang diri, hari ini Ry sengaja tidak memasang jam alarm agar bisa bagun ke siangan.


Tiiin.......... Tiiin


Terdengar bunyi klakson sebuah mobil yang sedang terpakir di depan kosan Ry. Bunyi klakson mobil tersebut membuat beberapa penghuni kos-kosan keluar dari dalam kosan mereka. Mereka sudah berdiri di depan kos-kosan sambil melihat ke arah mobil yang terpakir di depan kosan Ry.


"Siapa sih tuh orang pagi-pagi udah ganggu aja?" Seorang perempuan yang baru keluar dari kos-kosan hanya dengan menggunakan tank top dan hot pant.


"Gak tahu." Beberapa penghuni kos-kosan yang lain menjawab.


Bie yang berada di dalam mobil tersebut mengambil ponsel berada di atas dasbor mobil lalu dia segera menghubungi nomor ponsel Ry hingga 12 kali Bie menghubungi nomor ponsel Ry tetapi tidak ada jawaban dari Ry. Akhirnya Bie membuka pintu mobilnya lalu dia keluar dari mobilnya. Bie menutup pintu mobil lalu dia berjalan ke arah beberapa penghuni kos-kosan yang sedang melihat ke arah.


"Omo mimpi apa gue pagi ini di samperin ama Cogan."


"Heleh kepedean lu dia itu bukan mau nyamperin lu tapi gue."


"Ckckckck, kalian berdua jangan pede dulu. Emang kalian berdua kenal sama dia?"


"Gak."


"Pagi semua." Bie sudah berdiri di hadapan beberapa penghuni kos-kosan.


"Pagi juga abang."


"Maaf kak apa saya boleh tanya?"


"Mau tanya apa abang?"


"Kosan-kosan Mentary Tri Putri yang mana?"


"Itu yang pas depan mobil abang parkir. Abang siapanya Tary?"


"Perkenalkan nama saya Bie calon suami Mentary." Bie mengulurkan tangan kepada mereka, mereka satu persatu bergantian berjabatan dengan Bie.


"Benar abang calon suami Tary?"


"Iya benar, kenapa emangnya?"


"Kok masuk sih abang sama cewek tomboy seperti Tary mendingan abang sama saya aja cantik dan seksi." Si perempuan yang memakai tank top dan hot pants.


"Apa Mentary ada di kos-kosan?"


"Ada abang, kalau sabtu minggu dia bangunnya siang. Paling-paling sesudah adzan dzuhur baru dia bangun."


"Terimakasih infonya, saya pamit mau ke kos-kosan calon istri saya dulu." Bie tersenyum kepada para penghuni kos-kosan tersebut setelah itu dia berjalan pergi ke arah kos-kosan Ry.


Bie sudah berada di depan pintu kos-kosan lalu Bie mengetuk pintu kos-kosan Ry.


"Abang coba telpon aja."


"Tapi tadi udah aku telpon 12 kali gak dia angkat dia."

__ADS_1


"Coba lagi abang."


"Ini yang ke 13 kalinya aku coba." Bie kembali menghubungi nomor ponsel Ry untuk ke 13 kalinya.


Tuuutt......... Tuuutt


"Halo."


"Halo, Ry aku udah sudah di depan pintu kos-kosan kamu."


"Hahahaha, gak usah bercanda. Abang Bie aja gak tahu kos-kosan Ry di mana."


"Aku gak bercanda, mendingan sekarang cepat kamu buka pintu kos-kosannya." Setelah mengatakan itu Bie memutuskan panggil telpon ya.


Ry segera turun dari tempat tidur, lalu Ry berjalan ke arah pintu ke arah pintu kos-kosan. Ry sudah berada di depan pintu kos-kosan membuka pintu kos-kosan tersebut.


Ceklek........ Ceklek


"Selamat pagi Ry."


"Walaikumsalam."


"Lah, Ry aku sapa selamat pagi kok jawabannya Walaikumsalam." Bie yang kening berkerut mendengar jawaban sapaan dari Ry.


"Kalau ke rumah orang lebih bagus me ngucapin Assalamu'alaikum dari pada selamat pagi."


"Assalamu'alaikum Ry." Bie yang mengerti mengangguk kepalanya lalu dia mengucapkan salam lagi kepada Ry.


"Walaikumsalam, abang Bie ada perlu apa kesini?"


"Gak, kenapa emangnya?"


"Kamu hari ini temanin aku ya plis." Bie membujuk Ry untuk menemaninya ke suatu tempat.


"Emang kamu mau kemana?"


"Ada deh, sekarang mendingan kamu mandi sana biar aku tunggu di sini."


"Ooo, kita mau ke bengkel ngambil motor kamu ya."


"Bukan, sudah sana kamu mandi dulu. Nantik kamu juga bakal tahu tempat nya.


Bie dan Ry sudah berada di parkir mall terbesar di kota P.


"Ah, abang Bie kok gak bilang mau bawak Ry ke mall sih." Ry berbicara dengan wajah yang cemberut.


"Menang kenapa?" Bie tersenyum melihat wajah Ry yang tampak lucu mengemaskan saat cemberut bibirnya yang mengerut ingin sekali Bie menciumnya.


"Ry cuma bawa uang segini." Ry mengeluar dompet dari tas selempang nya lalu Ry membuka dompet nya yang berisi selembar uang kertas berwarna biru.


"Udah kamu tenang aja, kan aku yang ngajak kamu kesini jadi entar aku yang bayarin."


"Gak [mau ah, entar Ry di kirain cewek matre belanja di bayarin abang Bie." Ry menolak karena dia takut di anggap cewek matre.

__ADS_1


"Dengar ya kamu itu bukan cewek matre lagian aku yang udah ngajak kamu kesini maka nya aku yang bakal bayarin belanja kamu."


"Ry gak mau belanja. Ry cuma nemanin abang Bie aja." Ry bersikeras bahwa dia tidak akan berbelanja dia cuma menemani Bie berbelanja.


Bie dan Ry sudah berada di dalam mall, Bie sedang mendorong troly sambil memilih barang-barang yang mau dia beli sedangkan Ry berjalan di samping nya.


"Sebenarnya abang mau beli apa?"


"Mau beli bahan kebutuhan pokok."


"Berarti kita ke sebelah sana abang." Ry berjalan terlebih dahulu ke arah rak-rak tempat bahan kebutuhan pokok.


Mereka sudah berada di rak-rak tempat bahan kebutuhan pokok. Bie memasukkan beberapa barang kebutuhan pokok kedalam troly.


"Sebenarnya untuk apa sih abang belanja kebutuhan pokok seperti itu? kayak ibu rumah tangga aja." Ry terkekeh melihat barang belanjaan yang berada di dalam troly.


"Ada deh entar kamu juga tahu, Kira-kira apa lagi yang kurang?" Bie berhenti mendorong troly lalu dia melihat ke dalam troly tersebut sudah penuh dengan barang kebutuhan pokok.


"Kayak sih udah lengkap." Ry juga berhenti berjalan, Ry sudah berdiri di samping troly lalu Ry melihat troly yang sudah penuh dengan barang kebutuhan pokok.


"Masih kurang nih."


"Apa yang kurang?"


"Aku belum buah-buahan. Ayo kita ketempat buah-buahan!" Bie mengajak Ry untuk ketempat buah-buahan.


Bie dan Ry sudah berada di tempat rak-rak buah-buahan.


"Kamu suka buah apa?" Bie berjalan sambil mendorong troly


"Semangat, rambutan, durian, duku, pear, anggur, apel, mangga, jeruk, salak."


"Kayak kamu suka semua buah."


"Ry gak suka buah melon dan pepaya. Kalau abang Bie suka buah apa?"


"Buah dada." Bie keceplosan mengatakan itu, lalu dia segera menutup mulutnya mengunakan tangan.


"Ah buah apa?"


"Itu buah______."


"Habie."


...~ Bersambung ~...


Hbd To Me 🎂


13 Mei Hari Ultah Ry, dari tadi malam Ry nungguin dua orang readers ngucapin selamat ultah ke Ry.


Tapi belum juga Ry dapatin ucapan ultah barusan Ry dapat paket dari seorang readers.


__ADS_1


Terimakasih kue ultah Ry suka 😍, sebagai rasa terimakasih entar malam kita diner ya buat reader yang ngasih kue ultah.


__ADS_2