Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Minta Tolong Bunda


__ADS_3

"Ry ingin belajar cuek, tapi gak bisa, karena Ry tahu rasanya di cuekin itu gak enak."


"Kevin," jawab ibuk-ibuk tersebut secara serentak.


"Apa?" Asa terkejut.


"Kevin mau nikah dengan siapa?"


"Buk, tolong geser sedikit." Asa meminta ibuk-ibuk tersebut untuk bergeser karena dia mau masuk ke dalam rumah.


Ibuk-ibuk tersebut sedikit bergeser supaya Asa bisa berjalan masuk ke dalam ruangan tamu. Sekarang Asa sudah berdiri di dalam ruangan tamu. Asa melihat Kevin yang berpakaian seperti pengantin. Kevin sedang duduk di hadapan seorang pria paruh baya sambil berjabat tangan.


"Ananda Kevin Adhitama, aku nikah dan kawin engkau dengan putri aku ________," kata si pria paruh baya tersebut.


"Saya, terima nikah dan kawinnya______," kata Kevin.


"Ke.....Kevin."Kantong plastik yang berada di tangan Asa terjatuh saat Asa mendengarkan Kevin mengucapkan ijab kabul.


"Kamu kenapa ada di sini?" Kevin yang belum selesai mengucapkan ijab kabul lalu dia segera menoleh ke arah sumber suara tersebut. Kevin melihat Asa yang sedang berdiri sambil menatap ke arah Kevin dengan tatapan tanya.


"Menangnya aku tidak boleh datang ke sini, apa ini alasan kamu meminta putus dengan aku?" tanya Asa.


"Iya."Kevin berbicara dengan nada tegas kepada Asa.


"Hiks hiks hiks, kenapa kamu tega melakukan ini kepada aku? apa salah aku?"Asa berjalan ke arah Kevin sambil menangis.


"Kamu gak ada salah apa-apa kepada aku. Lagian hubungan sudah berakhir." Kevin berdiri dari tempat duduk nya.


Bough...........Bough


"Hiks hiks hiks, kamu jahat jahat jahat." Asa sudah berdiri di hadapan Kevin lalu Asa menangis sambil memukul dada Kevin.


"Dimana letak jahatnya aku?" Awalnya Kevin menerima pukulan dari tangan Asa tapi lama kelamaan Kevin merasakan sakit di pukul Asa. Akhirnya Kevin memegang tangan Asa agar Asa tidak memukuli dadanya lagi.


"Kenapa kamu menikah dengan perempuan lain?" Asa berbicara sambil menagis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Menikah itu ibadah Sa, jadi aku ingin menyempurnakan ibadah aku dengan menikahi perempuan yang satu keyakinan dengan aku." Kevin menjelaskan kepada Asa alasan dia menikah.


"Lalu apa kamu mencintai perempuan itu?" Asa menujukan jarinya ke arah si perempuan yang masih duduk di membelakangi Asa.


"Menikahi perempuan yang aku cintai itu adalah harapan aku, tetapi mencintai perempuan yang sudah aku nikahi maka itu kewajiban aku. Aku akan belajar mencintai dia dan menghapus nama kamu di hati aku." Kevin berbicara dengan tegas kepada Asa.


"Ti....... dak, kamu tidak boleh menikah perempuan lain selain aku." Asa berterik-teriak sambil menagis histeris.


Pintu kamar Asa terbuka lalu mami berjalan masuk ke dalam kamar Asa.


"Sa bangun." Mami yang sudah duduk di pinggir tempat tidur sambil membangunkan Asa.


"Mami." Asa yang mendengarkan suara mami membangunkannya lalu Asa membuka kedua matanya. Setelah itu Asa segera bganun dari tidurnya, Asa memeluk badan mami ny.


"Sa mimpi buruk ya?" Mami membalas pelukan Asa lalu mami mengelus punggung badan Asa.


"Iya mami," jawab Asa.


"Mimpi apa?" Mami melepaskan pelukanntda dari Asa lalu mami melihat ke arah wajah Asa. Mami melihat wajah Asa basah seperti habis nangis.


"Mimpi Kevin nikah dengan perempuan." Asa yang menundukkan wajahnya.


"Gak mami," jawab Asa.


"Jadi kalian sudah putus?" tanya mami.


"Sudah mami," kata mami.


"Baguslah kalau kalian sudah putus, mulai sekarang kamu harus melupakan Kevin." Mami merasa bahagia mendengar hubungan Asa dengan Kevin sudah putus. Kedua orang tua Asa tidak menyetujui mereka menjalin hubungan berpacaran.Pertam Asa dan Kevin memiliki perbedaan keyakinan, kedua Asa dan Kevin juga memiliki perbedaan dari status sosial Asa anak orang kaya sedang Kevin hanya anak yatim bahkan bunda Kevin berjualan sarapan.


"Aku akan mencoba melupakan Kevin seperti yang mami katakan." Asa memutuskan untuk menuruti ucapan mami nya untuk melupakan Kevin.


Sehari dua hari tiga hari sampailah seminggu Asa sudah berusaha melupakan Kevin dengan menghabiskan waktu lebih banyak buat berkerja. Tetapi itu tidak berhasil seiring berjalannya waktu Asa semakin merindukan Kevin begitupun dengan rasa cinta Asa kepada Kevin semakin bertambah setiap harinya.


Asa tidak ingin mimpinya menjadi kenyataan, mimpi Kevin menikah dengan perempuan lain. Dalam mimpi saja Asa sudah histeris seperti itu bagaimana kalau kenyataannya Kevin menikah dengan perempuan lain. Yang pasti Asa akan frustasi kalau sampai Kevin menikahi perempuan lain.

__ADS_1


Hari ini Asa mengambil cuti di RS karena dia ingin menyelesaikan urusannya dengan Kevin. Asa menghubungi nomor ponsel bunda Kevin.


Tuuutt.......... Tuuutt


"Selamat pagi bunda,"


"Selamat pagi juga, apa kabar Sa?"


"Aku sehat, tapi hati aku gak sehat bunda."


"Kenapa dengan hati Sa?" Bunda penasaran.


"Emang Kevin gak cerita ama bunda?"


"Kevin tidak ada cerita apa-apa dengan bunda." Bunda merasa bingung karena Kevin tidak menceritakan bahwa hubungan nya dengan Asa sudah putus.


"Bunda Kevin mutusin aku, hiks hiks hiks."Asa mengatakan kepada bunda bahwa hubungan mereka sudah berakhir lalu Asa menagis tersedu-sedu.


"Apa Kevin mutusin Sa?" Bunda terkejut mengetahui bahwa hubungan Kevin dan Asa butus.


"Iya Bunda, padahal Asa gak mau putus dari Kevin karena Asa itu cinta dan sayang dengan Kevin." Asa memberitahukan kepada bunda bahwa dia tidak Terima di putuskan oleh Kevin secara sepihak.


"Apa alasan Kevin mutusin Asa?" Bunda merasa sedikit legah setelah mendengarkan ucapan Asa bahwa Asa cinta dan sayang dengan Kevin.


"Perbedaan keyakinan," jawab Asa.


"Kalau masalah itu bunda gak bisa bantu Sa, karena kalian emang berbeda keyakinan." Bunda merasa bukan hanya masalah beda keyakinan membuat Kevin mengambil keputusan buat mutusin Ry tetapi Kevin sudah mulai menerima Ry sebagai istri siri hnya makanya Kevin sudah memutuskan untuk putus dari Asa. Sebenarnya bunda tidak suka dengan keputusan Kevin yang tiba-tiba memutuskan Asa secara sepihak. Yang paling bunda inginkan itu Kevin menceraikan Ry istri sirih Kevin maka nya bunda selalu melakukan berbagai macam cara untuk membuat Ry tidak betah di rumah itu sehingga Ry meminta cerai kepada Kevin.


"Asa mohon bantu Asa bunda." Asa berbicara dengan suara yang memohon kepada bunda di telepon.


"Baiklah bunda akan bantu Asa. Sekarang Asa butuh bantuan apa dari bunda?" tanya bunda.


"Apa bunda bisa menyuruh Kevin untuk datang ke mesjid Agung?" tanya Asa.


"Emang ada apa di sana?" tanya Bunda.

__ADS_1


"Aku mau mengajak Kevin buat ketemu di sana, tapi kalau aku yang ngajak pasti Kevin gak mau makanya aku minta tolong bunda biar Kevin mau datang kesan. Bunda bisakan minta Kevin datang kesana?"


...~ Bersambung ~...


__ADS_2