Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Video Call


__ADS_3

"Jika di gosipkan artinya kamu populer, jika di rendahkan artinya kamu lebih tinggi, jika di musuhi artinya kamu lawan yang tangguh."


"Tidak tahu bun." Kevin mengangkat bahunya.


"Itu tandanya Tary membutuhkan figur seorang mama maka nya kamu menikah lagi, kamu boleh menikah dengan wanita mana saja terkecuali mantan. istri kamu." Bunda menyuruh Kevin untuk kembali menikah lagi tetapi perempuan terkecuali.


"Aku tidak ada keinginan menikah lagi."Kevin mengetahui bahwa putrinya membutuhkan seorang ibu, tetapi karena bunda melarang Kevin untuk menikahi Ry sehingga Kevin beralasan untuk belum ingin menikah.


Seminggu kemudian, Kevin di buat pusing oleh putri kesayangannya selama seminggu ini bertemu dengan mama. Kevin mengetahui bahwa mama yang di maksud dari putri nya yaitu mantan istrinya, Kevin merasa keberatan untuk mempertemukan putri kesayangan dengan mantan istrinya.


Hal itu di karenakan bunda Kevin melarang Kevin untuk bertemu dengan mantan istrinya. Bunda Kevin tidak menginginkan Kevin kembali menikah dengan Ry maka bunda Kevin melarang Kevin untuk bertemu dengan mantan istrinya.


Di dalam kamar yang bernuasa warna pink dinding yang bermotif kartun Dora. Tary yang sedang duduk di atas lantai sambil menangis tersedu-sedu.


Hiks hiks hiks


Jojo yang baru saja pulang dari sekolah, Joko sudah tiba di rungan tamu lalu dia mendengar suara tangis anak kecil. Jojo segera berjalan menghampiri kamar Tary.


Ceklek......... Ceklek


Pintu kamar Tary terbuka Jojo masuk ke dalam kamar melihat Tary sedang menangis.


"Cup cup, keponakan om yang cantik kenapa menangis?" Jojo langsung mengendong Tary, Jojo membujuk Ry untuk berhenti menangis.


"Mama."


"Mama kan sudah berada di surga, jadi keponakan om gak boleh nangis. Gimana kalau kita jajan ke Indomei?" Jojo menghapus air mata keponakan lalu dia mengajak keponakan ke Indomei.


"Mau om." Tary begitu antusias mendengar Jojo mengajaknya jajan di Indomei.


Mereka sudah berada di depan pintu Indomie, Jojo membuka pintu Indomei Tary berlari masuk ke dalam Indomei.


"Jangan lari nantik jatuh." Jojo masuk ke dalam Indomei lalu dia menutup kembali pintu indomei. Jojo segera berjalan terburu-buru untuk mengejar keponakan nya.


Tary sudah berdiri di depan di depan rak jajanan.


"Mau jajan yang mana?" Jojo sudah berdiri di samping Tary.


"Mau yang itu." Tary menujuk snack kentang yang berada di rak tersebut.


"Om ambil." Jojo mengambil sebungkus snack kentang.


"Om mau permen."


"Okey kita beli permen."

__ADS_1


Mereka sedang berdiri di depan meja kasir sambil mengantri. Akhirnya tiba giliran Jojo maka Jojo meletakkan semua barang belanjanya di atas meja kasir. Si kasir tersebut menghitung barang belanja Jojo satu persatu.


"Om mau ini." Tary mengambil kinderjoy yang berada di rak didepan meja kasir.


"Ya sudah. " Jojo mengambil kinderjoy dari tangan Ry lalu dia meletakkan di atas meja kasir.


"Total semuanya Rp 133.300,00," kata kasir.


"Aduh mana uangnya gak cukup lagi." Jojo mengeluarkan uang di dompet cuma ada selembar uang kertas berwarna merah dari saku baju nya.


"Gimana dek?" tanya si kasir tersebut.


"Mbak kurangi aja belanja nya, yang ini dan ini gak jadi." Jojo meletakkan kembali kinderjoy dan permen.


"Om kenapa kinderjoy dan permen di letakan di situ lagi?" Tary melihat Jojo meletakan kinderjoy ke tempat yang semula.


"Kinderjoy dan permen tidak jadi di beli, uang om gak cukup."


"Hiks hiks. Aku mau kinderjoy dan permen om. " Tary menangis tersedu-sedu, mendengar om tidak jadi membelikan kinderjoy dan permen.


"Cup cup sudah jangan nangis natik kita ke sini lagi beli kinderjoy dan permennya." Jojo membujuk Tary agar tidak menangis.


"Hua hiks hiks, tidak mau." Tary tetap menangis.


Ry yang kebetulan berada di Indomei mendengar suara tangis seorang segera berjalan menghampiri suara tersebut. Ry sudah berada di depan meja kasir melihat si anak kecil dengan seorang laki-laki yang masih memakai baju seragam smu.


"Uang si laki-laki kurang maka dia memulangkan kembali kinderjoy dan permen untuk anak kecil itu. Si anak kecil yang tidak mau kinderjoy dan permennya di kambilkan akhirnya menangis." Jelas si kasir kepada Ry.


"Sudah sudah jangan nangis Kinderjoy dan permen jadi di beli." Ry meletakkan kinderjoy dan permen di atas meja kasir.


"Tapi uang aku tidak cukup." Jojo menududukan kepalanya karena merasa malu.


"Biar aku yang bayar semuanya."


"Mama."Tary menangkat wajah lalu dia melihat ke arah Ry yang berdiri di samping nya.


" Mbak Tary." Jojo yang mendengar Tary menyebut mama juga langsung menoleh ke arah perempuan yang berada di samping Tary, ternyata perempuan tersebut ialah mantan kak iparnya.


"Eh, ternyata kamu Jojo." Ry melihat ke arah si laki-laki tersebut ternyata Jojo.


"Mama kangen." Tary langsung memeluk paha Ry.


"Sama tante juga kangen." Ry mengangkat tubuh Tary lalu dia memeluk.


Malam harinya Ry baru saja selesai melakukan panggilan video call dengan Bie, hal itu di lakukan agar mengurangi rasa kangen Ry terhadap Bie yang merupakan calon suaminya. Ry tidak lupa menceritakan pertemuan dengan mantan suaminya dan anak nya, Bie dan Ry sudah berkomitmen akan saling terbuka, jujur dan mengerti satu sama lain agar di hubungan mereka tidak terjadi masalah.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel Ry berbunyi, Ry langsung mengangkat panggil telpon tersebut tanpa melihat si penelepon.


πŸ“ž"Assalamu'alaikum mama."


πŸ“ž"Walaikumsalam, kamu siapa?


πŸ“ž"Ini anak mama yang ketemu di indromei tadi."


πŸ“ž"Oh Tary, kenapa belum tidur?"


πŸ“ž"Aku kangen sama mama."


πŸ“ž"Kan tadi siang udah ketemu."


πŸ“ž"Mama aku mau video Call."


πŸ“ž"Iya tapi sebentar aja."


πŸ“ž"Mama di kamar sama siapa?" Tary sudah menganti panggil menjadi video call sehingga bisa melihat Ry yang sedang berbaring di atas tempat tidur.


πŸ“ž"Sendirian, kalau Tary sama siapa?"


πŸ“ž"Aku lagi sama papa." Tary mengeserkan kamera ke arah Kevin sedang Ry bisa melihat Kevin yang sedang berbaring di samping Tary.


πŸ“ž"Kalau mama mana?" Ry yang penasaran dengan Asa karena sudah lama tidak bertemu. Sehingga dia bertanya mengenai Asa kepada Tary.


πŸ“ž"Ini mama." Tary menujuk wajah Arya yang berada si ponsel nya.


πŸ“ž"Ini tante bukan mama."


πŸ“ž"Mama. Mama nyanyiin lagu buat aku."


πŸ“ž"Tante gak bisa nyanyi."


πŸ“ž"Mama nyanyi kalau tidak aku nangis nih."


Dengan terpaksa Ry pun menuruti keinginan Tary yaitu menyanyikan lagu anak-anak buat Tary. Kevin yang dari tadi berusaha menahan tawa saat mendengar Ry bernyanyi lalu Kevin melihat ponsel yang di pegang putrinya jatuh ke atas tempat tidur. Kevin mengambil ponsel tersebut lalu mereka saling melihat saat video call masih terhubung.


πŸ“ž"Terima kasih ya dia sudah tidur. Kamu belum tidur?"


πŸ“ž"Sama-sama, kalau gitu aku matiin dulu telpon nya." Ry berniat memutuskan panggil video call dengan Kevin.


πŸ“ž"Jangan, ada yang ingin aku bicarakan kepada kamu."


πŸ“ž"Mau bicara apa?".

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2