Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol
Membangunkan Kevin


__ADS_3

"Jangan pernah memberi Ry kenyamanan jika bukan Ry yang kamu inginkan."


"Tahu dari mana Jojo, kalau mas ada janji ama Asa?" tanya Kevin.


"Ternyata feeling aku benar, apa mas belum putus dari kakak Asa?" tanya Jojo.


"Belum, kenapa emang?" tanya Kevin.


"Apa mas mau membuat kakak Asa dapat sebutan pelakor? " tanya Jojo.


"Lah, kok Jojo ngomong gitu. Mas dan kakak Asa itu saling mencintai nah Tary lah menjadi orang ketiga dalam hubungan kita berdua." Kevin yang tidak suka mendengar Ucapan Jojo yang mengatakan Asa pelakor.


"Mas juga harus ingat bahwa mbak Ry itu sudah berstatus istri mas walaupun kalian cuma menikah secara agama. Tidak sepantas mas masih menjalani hubungan pacaran dengan kakak Asa." Jojo mencoba menasehati Kevin.


"Udah deh anak kecil tahu apa sih." Kevin yang tidak memperdulikan nasehat dari Jojo.


"Apa mas tidak mau mencari keberadaan mbak Ry?" tanya Jojo.


"Tunggu aku coba telpon dulu."Kevin menghubungi nomor ponsel Ry


y dengan mengunakan ponsel nya.


"Gimana mas?" Jojo yang penasaran melihat ke arah Kevin sedang menghubungi nomor ponsel Ry.


"Gak di angkat." Panggil telpon dari Kevin tidak di angkat oleh Ry.


"Coba telpon lagi." Jojo menyuruh Kevin untuk menghubunginya lagi.


"Baiklah." Panggil telpon yang pertama sudah terputus karena tidak mendapatkan jawaban lalu Kevin kembali menelpon nomor Ry kembali.


"Gak di angkat lagi ama mbak Ry?" tanya Jojo.


"Iya."Panggil telpon dari Kevin terputus lalu dia menghubungi kembali nomor ponsel Ry.


"Kemana lah mbak Ry?" Jojo yang wajahnya terlihat khawatir.


"Ntah mas gak tahu." Lagi-lagi panggil telpon dari Kevin tidak terjawab oleh Ry.


"Sebaiknya sekarang mas cari mbak Ry sebelum malam." Jojo menyuruh Kevin mencari keberadaan Ry.

__ADS_1


Ketika Kevin sudah berada di atas motor untuk pergi mencari keberadaan Ry. Kevin menyalakan motornya lalu seorang perempuan berjalan mulai mendekat ke arah halaman rumah orang tuanya Kevin. Kevin melihat ke arah si perempuan tersebut yang berjalan mendekat ke arah Kevin.


Kevin mematikan motor tersebut lalu dia segera turun dari motor.


"Kamu dari mana saja jam segini baru pulang?" Kevin segera berdiri sambil menghalangi jalan Ry.


"Bukan urusan mu." Ry berbicara dengan nada ketus kepada Kevin lalu dia berjalan sambil melewati Kevin dengan membawa dia buah kantong plastik.


"Aku ini suami kamu jadi aku berhak tahu, kamu itu dari mana saja jam segini baru pulang." Kevin memegang tangan Ry.


"Apa peduli mu pada Ry?" Ry menghentikan langkah kakinya lalu dia menepis tangan Kevin secara kasar dari tangannya.


Malam harinya Ry berjalan sambil membawa sebuah kantong plastik di tangan. Ry sudah berada di ruangan keluarga, lalu Ry melihat Jojo yang sedang duduk di atas tikar sambil mengejarkan prnya.


"Jojo lagi ngapain?" Ry berjongkok di hadapan Jojo.


"Aku lagi buat pr mbak." Jojo mengangkat wajahnya lalu dia melihat ke arah Ry.


"Pr apa?" tanya Ry.


"Matematika, apa mbak Ry mau bantuin aku ngerjain pr matematika?" tanya Jojo.


"Ini buat Jojo." Ry memberikan sebuah kantong plastik kepada Jojo.


"Cepatan ambil Jojo." Ry menyuruh Jojo mengambil kantong plastik yang berada di tangan Ry.


"Iya, apa isi dalam kantong plastik ini mbak Ry?" Jojo yang sudah mengambil kantong plastik dari tangan Ry.


"Jojo buka aja." Ry menyuruh Jojo untuk membuka kantong plastik tersebut.


"Mbak tahu aja kalau ini buku yang aku inginkan." Jojo membuka kantong plastik tersebut, Jojo mengeluarkan isi dalam kantong plastik tersebut. Ternyata isi dari kantong plastik tersebut buku rumus matematika.


"Apa Jojo senang?" tanya Ry.


"Aku senang sekali, terimakasih mbak." Jojo memegang buku rumus matematika lalu Jojo memeluk buku tersebut karena merasa senang.


"Alhamdulillah kalau Jojo senang.Sama-sama Jojo, kalau begitu Jojo belajar yang rajin. Ry mau kekamar soalnya udah ngatuk." Setelah mengatakan itu Ry berjalan ke arah kamar.


Sesampainya Ry di dalam kamar, Ry segera membaringkan badannya di atas tempat tidur. Ry yang merasakan kantuk lalu segera tertidur dengan lelap. Kevin masuk ke dalam kamar dia melihat lampu kamar yang masih menyala lalu dia menoleh ke arah tempat tidur.

__ADS_1


Kevin melihat Ry sudah berbaring di atas tempat tidur. Ry berbaring dia atas tempat tidur tanpa memakai bantal di kepala, Ry juga tidak memakai selimut. Kevin berjalan ke arah tempat tidur, sesampainya Kevin di samping tempat tidur.


Kevin mengangkat badan Ry lalu Kevin membaringkan badan Ry secara berlahan di atas tempat tidur agar tidak terbangun. Kevin meletakkan kepala Ry berada di atas bantal. Setelah itu Kevin memakaikan selimut di badan Ry.


Pagi harinya hujan turun sehingga udara begitu sejuk sehingga membuat Kevin dan Ry masih betah berbaring di bawah selimut dengan posisi saling berpelukan untuk menghangatkan badan keduanya. Mereka berdua seperti engan bangun dari tidurnya karena merasa begitu nyaman saat tidur dengan posisi berpelukan.


Tok......... Tok


"Mas mbak." Jojo berdiri di depan pintu kamar Kevin sambil mengetuk pintu kamar Kevin.


"Bangun."


"Cepatan bangun,"


"Ini udah siang." Jojo berteriak.


Ry mendengar suara teriakan Jojo segera membuka kedua matanya secara berlahan-lahan. Saat kedua mata Ry sudah terbuka, Ry merasakan ada tangan yang melingkar di perutnya. Ry segera berusaha melepaskan tangan tersebut dari perutnya.


Setelah tangan tersebut terlepas dari perut Ry lalu Ry membalikkan badan melihat ke posisi Ry menghadap Kevin. Ry memperhatikan wajah Kevin yang masih tertidur dengan nyenyak. Ry yang lagi malas bebicara dengan Kevin karena kejadian kemarin.


Ry segera turun dari tempat tidur lalu Ry membuka pintu kamar Kevin.


"Mas mana? " Jojo yang melihat Ry berdiri di depan pintu kamar.


"Masih tidur," jawab Ry.


"Kalau begitu mbak Ry tolong bangunankan Mas." Jojo meminta Ry untuk membangunkan Kevin.


"Jojo bangunin aja sendiri soal mbak kebelet nih." Ry yang merasa kebelet mau pipis menyuruh Jojo untuk membangunkan Kevin. Ry berjalan pergi meninggalkan pintu kamar tersebut.


"Baiklah mbak." Setelah mendapatkan izin dari Ry maka Jojo segera berjalan masuk ke dalam kamar Kevin.


Jojo yang sudah berada di dalam kamar tersebut menghampiri Kevin yang masih berada di atas tempat tidur. Jojo yang sudah berada di samping tempat tidur lalu dia menarik selimut yang berada di badan Kevin.


"Mas bangun."


"Mas cepatan bangun."


"Ma ini udah siang."

__ADS_1


Jojo yang terus saja berusaha membangunkan Kevin yang masih terlihat engga untuk bangun dari tidur. Dengan cuaca yang seperti ini membuat Ry merasa kedinginan.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2