
"Jika di gosipkan artinya kamu populer, jika di rendahkan artinya kamu lebih tinggi, jika di musuhi artinya kamu adalah lawan yang tangguh."
Za melihat Ry yang sedang melambaikan tangan dari kaca jendela mobil bus tersebut. Setelah mobil bus tersebut sudah pergi menjauh dari loket bus. Ry berjalan ke arah motor yang terpakir di dekat loket tersebut.
Tiba-tiba saja ponsel Ry yang berada di dalam saku celana berbunyi.
Drrrtt................ Drrrtt
"Assalamu'alaikum." Ry mengangkat panggil telpon.
"Walaikumsalam, kamu tadi ngantarkan makan buat aku?" tanya Kevin.
"Iya, tadi mbah nyuruh Ry ngantar makanan buat Mase," jawab Ry.
"Kamu dimana sekarang?" tanya Kevin.
"Ry lagi di jalan nih," jawab Ry.
"Kamu mau kemana?" tanya Kevin.
"Mase Ry izin mau kerumah mbak Lia, bolehkan?" tanya Ry.
"Boleh," jawab Kevin.
"Makasih mase, udah dulu ya." Ry mematikan panggilan telepon dari Kevin.
Sesampainya Ry di halaman rumah Lia, Ry memakirkan motornya di halaman rumah Lia. Ry turun dari motor lalu dia berjalan ke arah rumah Lia.
Tok.............. Tok
"Assalamu'alaikum mbak." Ry mengetuk pintu rumah Lia.
"Walaikumsalam, tunggu sebentar." Lia berjalan ke arah pintu rumahnya.
"Iya mbak," kata Ry.
Ceklek............. Ceklek
"Tumben kesini ada apa?" Setelah pintu rumah Lia terbuka, Lia melihat ke arah Ry yang sudah berdiri di depan pintu rumah.
"Apa kabar mbak?" Ry menyalim punggung tangan Lia.
__ADS_1
"Seperti yang adek lihat, oh iya adek kesini ama siapa?" Lia melihat sekeliling rumahnya.
"Ry sendirian, Ry gak di suruh masuk nih mbak?" tanya Ry.
"Biasa juga langsung masuk aja, kenapa suami adek?" Lia mengeserkan badannya dari pintu rumah.
"Kerja, Eria mana mbak?"Ry berjalan melewati pintu rumah tersebut.
" Tidur, sebenarnya ada apa adek kesini?" Lia menutup pintu rumahnya lalu dia berjalan menghampiri Ry yang sudah duduk di sofa ruangan tamu rumah Lia.
"Ry ke sini mau nukar motor," jawab Lia.
"Motor adek di bawak ama aa Eril." Lia yang duduk di sofa yang berharapan dengan Ry.
"Tumben aa Eril bawa motor mbak?" tanya Ry.
"Lagi pengen bawa motor aa Eril, gimana rasanya menikah?" tanya Lia.
"Biasa aja mbak," jawab Ry.
"Apa adek bahagia menikah dengan dia?" Lia yang penasaran dengan pernikahan Ry akhirnya dia bertanya langsung kepada Ry.
"Apa adek cinta ama dia?" Lia menatap wajah Ry.
"Ntlah Ry gak tahu." Ry masih bingung dengan penasarannya terhadap Kevin.
"Apa adek belum move on dari Leo?" tanya Lia.
"Ah ngapain juga Ry mikirin suami orang mbak," jawab Ry.
"Mbak tahu kalau adek belum mencintai Kevin, tapi mbak harap adek bisa belajar mencintai Kevin." Lia menasehati Ry untuk belajar mencintai Kevin.
"Insyaallah," kata Ry.
"Lagian Kevin lebih ganteng dari pada Leo, Kevin mirip oppa Cha Eunwoo." Lia yang sedang membayangkan Kevin yang memakai seragam polisi.
"Biasanya cowok ganteng itu play boy mbak." Ry masih ingat kejadian saat di tinggal menikah oleh Leo yang berstatus pacar nya. Leo memiliki wajah yang tampan, selain itu pertama kali Ry merasakan jatuh cinta kepada lawan jenis. Leo merupakan cinta pertama yang membuat Ry patah hati sehingga Ry memutuskan untuk tidak akan lagi jatuh cinta.
"Apa menurut adek papa kita juga play boy?" tanya Lia.
"Tidak, papa itu hanya mencintai mama. Papa mama saling mencintai maka walaupun udah jadi mbah tetap terlihat mesra." Ry merasa beruntung terlahir dari keluarga yang harmonis dan saling mencintai.
__ADS_1
"Tidak semua laki-laki itu play boy dek, coba lihat papa yang hanya mencintai mama seorang. Mbak yakin Kevin itu termasuk laki-laki yang hanya mencintai satu perempuan. Mbak yakin bahwa perempuan yang di cintai Kevin itu ialah adek." Lia mencoba menyakinkan Ry bahwa Kevin laki-laki yang hanya mencintai seorang perempuan. Lia juga yakin bahwa perempuan yang di cintai Kevin itu ialah Ry.
"Semoga saja dia tidak seperti Leo." Ry belum percaya sepenuh ama Kevin makanya Ry belum memberikan mahkotanya kepada Kevin. Ry akan menjaga mahkota kepada laki-laki yang akan menikahinya secara resmi.
"Aamiin, insyaallah tidak," kata Lia.
"Ry haus nih gak dibuatin minum gitu mbak?" Ry memegang tenggorokan karena merasa haus.
"Sana ambil saja sendiri di dapur." Lia menyuruh Ry mengambil minum ke dapur.
"Ya elah, dimana-mana tamu harus di muliakan," kata Ry.
" Heleh kalau tamunya adek sendiri mah gak perlu di muliakan," kata Lia.
"Ah benar-benar deh mbak aku yang satu ini." Ry berdiri dari sofa lalu dia berjalan ke arah dapur.
Setelah selesai minum Ry melihat ke membuka tudung saji yang ada di meja makan ternyata tudung saji tersebut kosong. Lia itu malas masak sehingga dia lebih suka gofood membeli makanan.
Ry merasa lapar tapi tidak ada makanan di tudung saji tersebut. Ry mencari keberadaan Lia, di semua ruangan di datangi untuk menemukan Lia. Akhirnya Ry menemukan Lia di dalam kamarnya. Ry berpamitan mau pulang ke rumahnya.
Ry yang merasa perutnya sudah lapar memutuskan untuk mampir ke ampera yang berada di dekat simpang geroga. Ry masuk ke dalam ampera tersebut lalu Ry mesan makanan dalam ampera tersebut. Setelah selesai makan Ry membayar makanan di meja kasir lalu setelah itu Ry mengendarai motor ke arah jalan raya.
Kevin dan Arlan yang berada di pos polisi mendapatkan perintah untuk segera ke jalan siak. Kevin dan Arlan segera ke arah jalan Siak. Mereka mengunakan motor patroli milik Kevin. Kevin yang mengendarai motor tersebut sedangkan Arlan berada di belakang Kevin.
Mereka sudah sampai di tempat lokasi ke jadian tersebut. Kevin segera memikirkan motor patrolinya di pinggir jalan raya. Arlan yang terlebih dahulu turun ke Tkp. Arlan yang melihat kondisi motor yang hancur di tabrak mobil trunk. Arlan melihat motor sport berwarna biru sama persis seperti motor yang di pakai oleh Ry.
Arlan memasang garis polisi di TKP, dia ingin Tkp seperti itu makannya dia segera memasang garis polisi di situ agar orang-orang tidak berani mendekati Tkp tersebut.
Kevin berjalan mendekati Tkp tersebut lalu dia yang sudah berada di Tkp melihat ke arah motor sport berwarna biru mirip dengan yang di pakai oleh Ry motor tersebut sudah tidak berbentuk lagi.
Deg ...........Deg
Jantung Kevin langsung berdetak dengan kencang saat melihat motor yang mirip dengan motor yang biasa Ry kendarai.
"Pak pengendara motor tersebut laki-laki atau perempuan?" Kevin menghampiri seorang pria yang menjadi saksi kecelakaan tersebut terjadi. Kevin yang sudah berdiri di hadapan si pria tersebut. .
"Perempuan," jawab Si pria tersebut.
Jedddaar........... Jedddaar
...~ Bersambung ~...
__ADS_1